Category: Pariwisata

Hujan, Kendala Utama Pembangunan Pondasi Plengsengan TMMD di Situbondo

PENAWARTA.COM – Pondasi pembangunan plengsengan sebagai penahan bahu jalan baru, sudah mulai dikerjakan dikerjakan oleh Satgas TMMD ke-107. Pembangunan sepanjang 395 meter dan tinggi 2,50 meter tersebut, baru bagian pondasinya yang dikerjakan, Sabtu, (28/3/2020).

Keterangan yang disampaikan Lettu Inf Sugiyono, selaku Komandan SSK TMMD ke-107 menjelaskan bahwa, saat ini baru bagian pondasi plengsengan yang dikerjakan, karena kendala utama yang dihadapi setiap siang hingga sore hari adalah turun hujan.

“Kendala pekerjaan yang utama cuaca adalah, setiap siang hingga sore turun hujan. Selain itu, pengiriman material seperti batu kali dan pasir hanya bisa dilakukan dengan kendaraan motor roda tiga. Otomatis, hal tersebut bisa menghambat pelaksanaan pekerjaan,” jelas Lettu Inf Sugiyono, selaku Komandan SSK TMMD.

Kartu Wisata Berlangganan Tahun Ini Diterbitkan Pemkab Sumenep

PENAWARTA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tahun ini menerbitkan kartu wisata berlangganan, sebagai upaya meningkatkan kunjungan dan mempermudah akses kunjungan wisata ke wilayah itu.

“Kartu wisata berlangganan ini kami terbitkan dengan bekerja sama dengan sejumlah bank,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Sumenep Bambang Irianto kepada wartawan, Jumat (6/3/2020).

Antara lain, Bank Jatim, BRI dan beberapa bank lain yang memiliki kantor cabang di Sumenep.

Melalui kartu wisata berlangganan ini, wisatawan yang hendak berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Sumenep, tidak perlu lagi mengeluarkan uang tunai.

“Mereka cukup memanfaatkan kartu wisata berlangganan tersebut, dan tagihannya oleh pihak bank,” kata Bambang.

Ia menuturkan, kebijakan Pemkab Sumenep membuat kartu wisata berlangganan tersebut, karena beberapa pertimbangan.

Selain karena menyesuaikan dengan kemajuan teknologi yang serba digital, juga karena kunjungan wisatawan dari berbagai manca negara ke kabupaten paling timur di Pulau Madura tersebut kian meningkat.

“Dan melalui kartu wisata berlangganan ini, para wisatawan akan lebih mudah untuk berbelanja di tempat-tempat wisata yanga ada di Sumenep,” katanya, menjelaskan.

Kepala Disparbud Sumenep ini lebih lanjut menuturkan, sejak program “Visit to Sumenep” diluncurkan, kunjungan wisatawan memang cenderung meningkat.

Awalnya hanya berjumlah ratusan, akan tetapi pada tahun 2019 meningkat menjadi ribuan.

“Catatan kami, untuk tahun 2019 mencapai seribu orang lebih, baik wisatawan domistik maupun asing,” katanya.

Kebanyakan, sambung Bambang, wisatawan yang datang ke Sumenep, karena tertarik dengan beragam kegiatan budaya yang digelar Pemkab Sumenep, selain keindahan alam berupa pulau-pulau yang ada di wilayah itu. (PW-012).

Pemkab Sumenep Kembangkan Ekonomi Rakyat melalui Pariwisata

PENAWARTA.COM – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sumenep, Jawa Timur Bambang Irianto menyatakan, Pemkab Sumenep mengembangkan ekonomi rakyat melalui pengembangan objek wisata.

“Sebab, jika pariwisata kita maju dan banyak warga yang berkunjung ke objek wisata tersebut, maka geliat ekonomi di sekitar objek wisata itu akan tumbuh,” katanya dalam dialog bertema “Pengembangan Pariwisata Madura” di Pamekasan, Kamis (5/3/2020).

Kabupaten Sumenep, kata Bambang merupakan kabupaten yang memiliki potensi wisata alam yang memadai, baik di daratan maupun di kepulauan.

Pilihan pengembangan objek wisata sebagai pendorong peningkatan ekonomi masyarakat, menurutnya merupakan pilihan yang realistis.

“Selain itu, dukungan dari masyarakat sekitar juga penting. Tanpa dukungan masyarakat tidak mungkin bisa terlaksana dengan baik,” katanya.

Bambang menuturkan, masyarakat dan kalangan pemuda di Sumenep kompak dan ikut berperan aktif dalam ikut memajukan sektor pariwisata.

“Untuk kalangan masyarakat sekitar, kami membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis),” katanya

Pemkab juga membentuk tim dari berbagai kalangan yang ada di Sumenep, seperti dari kalangan akademisi, penyelenggara kegiatan, kelompok pelaku usaha travel dan kalangan media.

Saat ini, sambung dia, Pemkab Sumenep juga mempersiapkan sarana penunjang, seperti lapangan golf.

“Ini kami lakukan, karena para pelancong yang datang adalah kelas ekonomi menengah keatas,” katanya.

Selain itu, dukungan anggaran dari pemerintah daerah dan pusat juga memadai, sehingga akses jalur lalu lintas menuju objek wisata di Kabupaten Sumenep juga sudah bagus.

“Dan Alhamdulillah berkat dukungan yang baik ini, juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar objek wisata,” katanya, menjelaskan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Sumenep ini merupakan satu dari dua narasumber yang diundang hadir dalam acara dialog pengembangan pariwisata Madura itu. Narasumber lainnya adalah Ketua Pemuda Muhammadiyah Pamekasan Hudan Nasyiin.

Dalam kesempatan itu, Hudan menyoroti kendala yang dihadapi Pamekasan, yakni masyarakat cenderung kurang terbuka, sehingga pengembangan wisata di Pamekasan lambat. (PW-012).

FKUB Pamekasan Sambut Kedatangan FKUB Probolinggo

PENAWARTA.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pamekasan menyambut kedatangan rombongan FKUB Kabupaten Probolinggo di Gedung PKK Ronggosukowati Pamekasan, Sabtu (29/06/2019).

Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka silaturrahim dan kunjungan kerja FKUB Kabupaten Probolinggo bersama FKUB Kabupaten.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Pamekasan, Syaifullah Farid Wadjdi mengucapkan permohonan maaf karena Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam tidak dapat menemui rombongan FKUB Kabupaten Probolinggo, dikarenakan ada agenda ke luar kota.

“Kami atas nama Bupati Pamekasan mengucapkan selamat datang, ahlam wa Sahlan bihudurikum. Selamat datang di Kabupaten Pamekasan yang mempunyai tiga julukan yakni kabupaten pendidikan, kabupaten batik dan kabupaten Gerbang Salam ini,” katanya saat sambutan mewakili Bupati Pamekasan.

Syaifullah Farid Wadjdi itu menjelaskan sekilas tentang Kabupaten Pamekasan kepada para rombongan FKUB Kabupaten Probolinggo.

“Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu kabupaten diantara empat kabupaten yang ada di Madura, dengan jumlah penduduk 800 ribu lebih, dan 13 kecamatan, 178 Desa dan 11 Kelurahan,” tutur Farid sapaan akrab Syaifullah Farid Wadjdi itu.

Kemudian, Farid mengungkapkan bahwa ada tempat peribadatan yang terkumpul menjadi satu wilayah yang bertempat di Vihara Avalokitesvara.

“Ini merupakan tempat ibadah yang unik dan terpadu, karena di dalamnya selain Vhihara, ada klenteng, ada mushollah, dan ada pura tempat peribadatan orang hindu. Masyarakat disana juga sangat baik dengan lingkungannya,” ucapnya menjelaskan.

Sementara Ketua FKUB Kabupaten Probolinggo, KH Idrus Ali, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kedatangannya ke Kabupaten Pamekasan untuk silaturahmi dan menimba ilmu bersama FKUB Kabupaten Pamekasan.

“Kedatangan kami kesini untuk silaturrahim dan kunjungan kerja balasan,” katanya.

Selanjutnya, ketua FKUB Kabupaten Probolinggo memperkenalkan satu persatu rombongannya.

Setelah itu, kedua belah pihak baik dari FKUB Kabupaten Pamekasan dan FKUB Kabupaten Probolinggo saling memaparkan program kerja yang sudah terealisasi untuk kemudian bertukar pendapat dan sebagai bahan evaluasi kinerja selanjutnya.

Diketahui, hadir dalam acara silaturahim tersebut, Kepala Kemenag Kabupaten Pamekasan, Kabag Kesra, Plt Kepala Bakesbangpol, dan Camat Kota Pamekasan, FKPSEDU serta pengurus FKPUB Kabupaten Pamekasan. PENAWARTA.COM)

Babinsa Tanjung Bantu Pengamanan di Objek Wisata Pantai Jumiang

PENAWARTA.COM – Tradisi masyarakat Pamekasan usai merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan memanfaatkan masa liburan mengajak keluarga ke tempat-tempat wisata yang ada dipamekasan bahkan keluar kota.

Hal ini sudah menjadi kebiasaan warga Pamekasan yang masih kental dengan halal bihalal sampai lebaran ke 7 atau warga Pamekan menyebut dengan istilah Lebaran Ketupat, sehingga tempat-tempat wisata yang ada di Pamekasan pengunjungnya melonjak.

Dengan melonjaknya pengujung seperti di tempat wisata Pantai Jumiang yang terletak di Kecamatan Pademawu Babinsa Tanjung Sertu Sufriadi bersama isntansi lain dan perangkat desa melakukan pemantauan dan pengamanan untuk mencegah timbulnya kerugian materi atau jiwa, Sabtu (08/06/2019).

Ali salah satu pengujung Pantai Jumiang saat ditemui mengaku sangat berterima kasih kepada aparat keamanan yang melakukan pengamanan.

“Dengan adanya pengamanan ini kami tidak perlu was was lagi akan terjadinya pencurian atau hal lain yang dapat merugikan pengunjung.” katanya. (PW3/TNI)

Kandang Sapi Milik Warga Tagangser Pamekasan Terbakar

PENAWARTA.COM – Sebuah Kandang sapi milik Abdul Jamin, warga Dusun Barat, Desa Tagangser Daya, kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (25/4/2019) malam terbakar.

Akibat musibah ini, seekor sapi yang ada di dalam kandang itu mati terbakar, dan 3 ekor sapi lainnya luka-luka.

“Api berhasil dipadamkan berkat bantuan warga setempat,” kata koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Budi Cahyono kepada media di Pamekasan, Kamis malam.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, dan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kecuali satu orang sapi yang mati dan tiga ekor lainnya luka-luka. (PENAWARTA.COM).

Koramil Larangan Bantu Evakuasi Bangkai Truk Yang Jatuh ke Jurang

PENAWARTA.COM – Beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kedaraan truk bermuatan pasir terguling hingga terperosok kedalam jurang dekat sungai di Desa Larangan Kecamatan Pamekasan.

Truk itu terguling akibat dugaan supir mengantuk dan tidak bisa mengendalikan kendaraaannya sehingga oleng dan jatuh ke jurang.

Akhirnya bangkai truk yang ditangani Satlantas Polres Pamekasan itu diangkat dengan menggunakan mesin katrol yang disewa pemilik truk asal Kalianget Sumenep tersebut.

Dalam proses evakuasi bangkai truk pihak Koramil 0826/05 Larangan mengerahkan anggotanya untuk membantu Satlantas Polres Pamekasan mulai pengamanan proses evakuasi dan mengatur arus lalulintas agar tidak terjadi macet akibat proses evakuasi tersebut, Kamis (24/01/2019).

Kapten Inf Yainaroh mengemukakan, beberapa anggota Koramil Larangan membantu dalam proses evakuasi bangkai truk yang terguling di desa Larangan.

“Bantuan itu dilakukan agar proses evakuasi cepat selesai dan tidak terjadi macet karena tempat evakuasi merupakan jalur utama kota Pamekasan menuju ke Sumenep sehingga aktifitas warga masyarakat diwilayah Larangan berjalan normal,” tegasnya. (PW3)

Kadin Diskusikan Pengembangan Pariwisata di Pamekasan

PENAWARTA.COM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pamekasan mendiskusikan pengembangan pariwisata di wilayah itu, sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sektor industri kreatif.

Sejumlah pembicara akan diundang hadir pada acara diskusi bertajuk “Mencari Solusi Pengembangan Pariwisata di Bumi Gerbang Salam Menuju Pamekasan Hebat” yang akan digelar di Pendopo Ronggosukowati Pemkab Pamekasan pada 14 Desember 2018 itu.

Masing-masjng Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Pamekasan Achmad Sjaifuddin, Sekretatis Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan Imam Santoso, Peneliti Budayawan Pamekasan Kadarisman Sastrodiwiryo, Ketua Asprim Madura Mukti Ali dan Deputi Perencanaan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) Agus Wahyudi.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam akan menjadi pembicara kunci pada kegiatan yang akan dimulai pukul 07.00 WIB itu.

Diskusi ini sebagai tindak lanjut dari diskusi yang digelar Kadin Pamekasan bersama komunitas grup diskusi whatshapp Kadin Pamekasan. (PN/Kadin).

Bupati Pamekasan Dukung Visit Madura

229af5098a254a0f9e84fb0aa4007c0a
PENAWARTA.COM – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mendukung program Visit Madura yang menjadi salah satu program bersama dari empat kabupaten yang ada di Pulau Madura yakni, Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan, Minggu (9/12/2018).
Baddrut Tamam menyampaikan bahwa, pihaknya terus berupaya merealisasikannya dalam bentuk nyata, baik untuk memasarkan potensi wisata ataupun potensi ekonomi yang ada di Pulau Madura.
“Kemarin, alhamdulillah kami sudah melakukan pameran bersama potensi ekonomi handicraft di Jakarta dari semua kabupaten di Madura,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, Kamis (6/13/3018).
Menurut RBT panggilan akrab Ra Baddrut Tamam, ini langkah kongkrit dari visit Madura, tinggal kemudian berharap ada roadmap yang lebih detail tentang bagaimana potensi wisata dan poteni ekonomi di Madura yang digarap bersama-sama
“Kalau ini bisa dilakukan, tentu semangat bermadura ini akan lebih bagus,” tuturnya.
Lebih lanjut, pemimpin muda itu berharap, agar dapat berdiskusi dengan bupati-bupati lainnya di Madura untuk mendiskusikan tentang langkah-langkah yang lebih nyata untuk mendorong kemakmuran di Madura.
“Harapan saya, kita ini bisa berdiskusi lebih dalam lagi dengan Bupati di Madura untuk mendiskusikan tentang langkah-langkah yang lebih nyata tentang bagaimana mendorong kemakmuran di Madura Bangkalan, Madura Sampang, Madura Pamekasan dan Madura Sumenep,” ujarnya menjelaskan.
“Kalau semangat itu sudah ketemu, saya yakin, Madura khususnya Pamekasan akan lebih berkemajuan,” tandas bupati berparas rupawan itu. (PENAWARTA 03)