Category: Nasional

LaNyalla Kenalkan Tagline DPD RI di Riau

PENAWARTA.COM -Tagline Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, ‘Dari Daerah Untuk Indonesia’ untuk pertama kalinya disebut di hadapan publik oleh Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Kota Pekanbaru, Riau. Hal itu disampaikan dalam acara ramah tamah dengan Gubernur dan Forkompinda Riau di Gedung Daerah Riau di Pekanbaru, Minggu (30/8/2020) malam.

Di hadapan Gubernur Syamsuar dan Wakilnya Edi Nasution, LaNyalla mengatakan agar para Senator di DPD RI semakin menjiwai tugas dan fungsinya sebagai wakil daerah, maka DPD RI secara resmi akan melaunching tagline itu pada peringatan kelahiran DPD RI ke-16 pada 1 Oktober mendatang. “Jadi akan menjadi mindset kami semua, bahwa kami para Senator wajib memperjuangkan kepentingan daerah dengan tujuan akhir, Daerah Maju, Indonesia Maju dan Daerah Makmur, Indonesia Makmur,” tandasnya.

Senator asal Jawa Timur itu juga meminta Gubernur Syamsuar untuk berkomunikasi secara intensif dengan empat Senator asal Riau yang juga hadir dalam pertemuan itu. Masing-masing Instiawati Ayus, Edwin Pratama Putra, Dr Misharti dan Muhammad Gazali Lc. “Mereka ini harus menjadi ujung tombak untuk Riau. Karena itu saya minta pak Gubernur untuk aktif berkoordinasi dengan mereka. Insya Allah persoalan-persoalan yang dihadapi Riau dapat kita urai satu per satu,” ungkapnya.

Sebab, tambahnya, sudah menjadi tekad DPD RI di periode ini, untuk berusaha secara cepat dan tanggap membawa persoalan di daerah ke pusat, untuk mendapat perhatian dan penyelesaian dari eksekutif. “Terutama hari ini, dimana Riau dan semua provinsi di Indonesia merasakan pelambatan ekonomi dan penurunan pertumbuhan ekonomi akibat dampak langsung dan tidak langsung dari pandemi Covid-19,” ujarnya.

Namun di tengah badai Covid-19, mantan ketua umum Kadin Jawa Timur itu memuji roadmap yang ditempuh Pemprov Riau dengan menyiapkan lahan puluhan ribu hektare untuk program ketahanan pangan dan cadangan strategis pangan, yang didukung Kementan dan Kemenhan. Selain juga inventarisasi lahan-lahan eks perusahaan (HPH dan HGU) untuk pengembangan tanaman padi dan jagung.

“Dan saya juga berterima kasih, teman-teman pengusaha di Kadin Provinsi Riau yang telah merintis, mengembangkan dan memperkuat industri hilir komoditas kelapa di Tembilahan, dengan output minyak kelapa dan turunannya. Ini juga sudah benar. Karena terus terang sektor yang masih bisa tumbuh saat ini adalah pertanian, kehutanan dan perikanan,” urainya.

LaNyalla juga menyinggung hasil riset LIPI tentang dunia usaha di 34 provinsi, yang menyebutkan 57,1 persen usahanya tetap berjalan, namun mengalami penurunan pendapatan. Sementara 39,4 persen berhenti total. “Artinya harus ada Langkah extraordinary dari pemerintah daerah dengan berpikir out of the box. Dan kalangan dunia usaha juga harus mengubah model bisnisnya.

Sebelum menghadiri acara ramah tamah dengan Gubernur dan Forkompinda, sebelumnya LaNyalla dan rombongan meninjau Lembaga Pendidikan Yayasan Masmur di Pekanbaru. Yayasan yang dirintis oleh orang tua kandung Senator asal Riau Dr Misharti, almarhumah Hj. Maimanah Umar tersebut, memang dikenal fokus bergerak di bidang pendidikan dan aktivitas sosial lainnya. Selain kegiatan keolahragaan, baik beladiri maupun cabang olahraga lainnya.

Selain didampingi empat Senator asal Riau, tampak pula sejumlah Senator dari provinsi lain. Di antaranya Fachrul Razi (Senator asal Aceh), Bustami Zainudin (Senator asal Lampung), Alirman Sori (Senator asal Sumatera Barat), Dharma Setiawan (Senator asal Kepulauan Riau), Alexander Fransiscus dan Zuhri M Syazali (keduanya Senator asal Bangka Belitung). Hadir pula sejunmlah tamu dalam ramah tamah tersebut, seperti pengurus Kadin Riau, Pemuda Pancasila Riau dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Riau. (Siaran Pers)

Gladi Posko Kodim Pamekasan, matangkan kesiap-siagaan tanggap bencana

PENAWARTA.COM – Pamekasan,Kodim 0826/Pamekasan menggelar Latihan Gladi Posko 1 Tahun 2020 selama 3 hari di Makodim 0826 Jl.Letnan Maksum No.12 Pamekasan, Kamis (27/08/2020).

Dalam kegiatan itu disamping melibatkan seluruh Personil Kodim 0826 juga melibatkan personil dari Pemkab Pamekasan, Polres, Satpol PP dan FKPPI se Kabupaten Pamekasan

Dalam simulasi latihan, Komandan Kodim (Dandim) Letkol Inf Tejo Baskoro memimpin pelaksanaan operasi kemanusiaan memberikan bantuan kepada Pemkab Pamekasan dalam penanganaan bencana banjir yang terjadi diwilayah Kecamatan Kota dan Pademawu.

Dandim mengatakan, latihan dalam Gladi Posko ini dilakukan untuk mengetahui dan meningkatkan pola komunikasi antara komandan satuan dengan staf. Terutama dalam penanganan bantuan dan bencana yang akan terjadi.

Selain itu untuk meningkatkan kapasitas personil, dalam rangka kesiap siagaan pelaksanaan operasi kemanusiaan penanganan bencana banjir.

“Sebagai satuan kewilayahan, Kodim 0826/Pamekasan akan selalu bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat dan relawan, terutama dalam kesiapsiagaan bencana,” tutupnya. (Pw3)

Evaluasi Data 10 Kota Besar di Indonesia terkait COVID-19

PENAWARTA.COM – Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah mengapresiasi Kota Denpasar sebagai kota yang konsisten dalam menekan laju kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19.

Hal ini disampaikan Dewi saat memaparkan data jumlah kumulatif kematian dan angka kematian per 100 ribu penduduk di peringkat nasional. Terdata Kota Surabaya berada di peringkat pertama nasional, disusul oleh Kota Semarang pada peringkat ke-2, dan Jakarta Pusat di peringkat ke-3 pada dua analisis angka kematian tersebut. Berbeda dengan Kota Denpasar, Kota Denpasar menempati posisi terendah dari 10 kota besar yang telah dianalisis baik berdasarkan jumlah kumulatif kematian dan angka kematian per 100 ribu penduduk.

Sedangkan, dari jumlah total 514 kabupaten/kota di Indonesia, Kota Denpasar berada di peringkat ke-63 jumlah kumulatif kematian, dan peringkat ke-77 pada analisis angka kematian per 100 ribu penduduk.

“Ini Denpasar kita juga melihat angka kematiannya kecil. Meskipun jumlah kasus banyak, tetapi Denpasar berada di peringkat 63 untuk jumlah angka kematian. Kemudian kita melihat kematian per 100 ribu penduduk mulai berubah lagi urutannya,” ucap Dewi dalam dialog di Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Jakarta, Rabu (19/8).

Selanjutnya, Dewi menyampaikan persentase kasus aktif dari 10 kota besar yang telah dianalisis. Hasil analisis tersebut menunjukkan Kota Denpasar memiliki angka persentase kasus aktif terendah, yaitu 6,84 persen kasus aktif.

“Ini yang hebat dan membuat saya senang itu Kota Denpasar, kasus aktifnya tinggal 6,84 persen. Ini contoh sebuah kota yang pasti penduduknya lebih banyak, lebih padat, aktivitas tinggi, dan masuk ke 20 besar jumlah kasus yang tertinggi di Indonesia. Tapi ternyata ketika dilihat angka kasus aktifnya tinggal 6,84 persen. Itu dapat diartikan sudah bisa menghambat laju kasus baru,” tutur Dewi.

Lebih lanjut, Dewi memaparkan bahwa persentase angka kematian Kota Denpasar berada di angka 1,03 persen dan hal ini menandakan bahwa pelayanan kesehatan di Kota Denpasar sudah cukup baik.

“Kota Denpasar ini konsisten. Kasus aktifnya tinggal sedikit, kematiannya juga kecil, 1,03 persen. Jadi ini adalah hal yang cukup baik. Kita lihat kasusnya banyak, tapi yang meninggal ditekan, berarti pelayanan kesehatannya cukup baik,” ungkap Dewi.

Pada persentase angka kesembuhan dari 10 kota besar yang telah dianalisis, Dewi menyampaikan bahwa Kota Denpasar menempati posisi kesembuhan tertinggi, yaitu sebesar 92,13 persen dan disusul oleh Kota Surabaya di posisi kedua dengan persentase sebesar 74,68 persen. Namun, Dewi menegaskan di samping penanganan COVID-19 yang sudah baik, seluruh kota harus tetap waspada dan harus tetap berupaya untuk memutus rantai penularan COVID-19.

Jumlah kasus kumulatif tertinggi di Indonesia pada analisis mingguan periode 16 Agustus 2020 didominasi oleh kota-kota besar. Hal ini menjadi evaluasi dan perhatian khusus bagi masyarakat di kota besar untuk tetap waspada akan persebaran COVID-19 di daerahnya.

Berkaitan dengan perkembangan jumlah kasus kumulatif tertinggi COVID-19 di Indonesia, Dewi menyampaikan hasil analisis mingguan pada 10 kota besar di Indonesia, diantaranya adalah Kota Surabaya, Jakarta Pusat, Kota Semarang, Kota Makassar, Kota Medan, Kota Banjarmasin, Kota Palembang, Kota Jayapura, Kota Depok, dan Kota Denpasar.

Berikut merupakan data jumlah kasus kumulatif pada 10 kota besar tersebut di peringkat nasional:

  • Kota Surabaya 10.800 kasus, peringkat ke-1.
  • Jakarta Pusat 7.535 kasus, peringkat ke-2.
  • Kota Semarang 6.351 kasus, peringkat ke-3.
  • Kota Makassar 5.938 kasus, peringkat ke-4.
  • Kota Medan 3.172 kasus, peringkat ke-10.
  • Kota Banjarmasin 2.374 kasus, peringkat ke-11.
  • Kota Palembang 2.188 kasus, peringkat ke-13.
  • Kota Jayapura 1.814 kasus, peringkat ke-14.
  • Kota Depok 1.496 kasus, peringkat ke-15.
  • Kota Denpasar 1.462 kasus, peringkat ke-16.

Namun, jika perkembangan angka kasus positif COVID-19 dianalisis berdasarkan insiden kumulatif per 100 ribu penduduk, Jakarta Pusat menempati peringkat pertama nasional, disusul oleh Kota Jayapura di peringkat ke-2, Kota Makassar peringkat ke-3, Kota Semarang peringkat ke-4, Kota Surabaya peringkat ke-5, Kota Banjarmasin peringkat ke-6, Kota Denpasar peringkat ke-13, Kota Palembang peringkat ke-40, Kota Medan peringkat ke-43 dan terakhir, Kota Depok pada peringkat ke-68.

Selanjutnya, Dewi menjelaskan kecepatan laju insidensi kasus per 100 ribu penduduk di 10 kota besar yang telah dianalisis. Terdata Jakarta Pusat menempati posisi pertama, disusul oleh Kota Semarang, Kota Surabaya, Kota Makassar, Kota Medan, Kota Jayapura, Kota Banjarmasin, Kota Depok, Kota Denpasar, dan pada posisi terakhir yaitu Kota Palembang.

Terakhir, Dewi memberikan tiga imbauan kepada masyarakat Indonesia terutama yang berada di perkotaan. Pertama, pahami bahwa kota merupakan poros segala aktivitas.

“Masyarakat harus tetap menjaga kota mereka agar tetap dapat produktif dan aman dari COVID-19 dengan disiplin mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Dewi.

Kedua, waspada penularan di kota besar. Masyarakat harus berhati-hati dan pemerintah daerah harus adaptif dan memiliki kapasitas yang baik untuk merespons.

“Terakhir dan paling penting, tetap patuhi protokol kesehatan dengan tetap waspada dan disiplin menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun karena hal ini jadi kunci kekuatan kita dalam melawan COVID-19,” tutup Dewi.

(Tim Komunikasi Publik Satgas Penanganan COVID-19).

Pemerintan Akan Melaunching BLT Karyawan Swasta 25 Agustus

PENAWARTA.COM – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menyerahkan dan melaunching langsung program bantuan langsung tunai (BLT) bagi karyawan swasta pada 25 Agustus 2020.

Ia menjelaskan, yang mendapatkan bantuan ini adalah karyawan swasta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan bergaji di bawah Rp5 juta.

Ida Fauziyah mengumumkan bantuan akan diserahkan secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada tanggal ini.

Program bantuan langsung tunai (BLT) Rp600 ribu untuk pekerja bergaji di bawah Rp5 juta akan cair akhir Agustus 2020.

“Untuk subsidi bulan September dan Oktober kita berikan pada akhir Agustus ini,” kata Ida Fauziyah di kantor BP2MI, Jakarta Selatan, Minggu (16/8/2020).

Ida Fauziyah mengatakan bantuan akan diberikan 2 bulan sekali selama 4 bulan.

Bantuan diberikan dalam bentuk transfer langsung terhadap rekening penerima atau pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan begitu pada akhir Agustus pekerja yang masuk dalam kriteria penerima bantuan sosial tersebut akan ditransfer bantuan sebesar Rp1,2 juta.

Ida menjelaskan bantuan diberikan dalam rangka upaya pemerintah meningkatkan daya beli di masyarakat.

“Bantuan Rp 600 ribu tersebut diharapkan daya beli temen-temen pekerja meningkat,” kata Ida.

Pemerintah berharap dengan subsidi gaji pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik.

Hal tersebut dikarenakan pada kuartal kedua tahun ini, ekonomi Indonesia mengalami penurunan hingga minus 5 persen akibat dampak pandemi covid-19.

“Kalau kemarin kita minus lima, sekarang dengan kita menggelontorkan ini, membantu dengan memberikan subsidi. Mudah-mudahan daya beli naik, konsumsi keluarga naik,” kata Ida.

Setelah bantuan diberikan yang diiringi dengan meningkatnya daya beli maupun konsumsi masyarakat, diharapkan pada kuartal ketiga ekonomi Indonesia dapat kembali normal atau kembali positif.

“Mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi kita pada kuartal 3 kembali normal atau positif,” katanya. (Tribunnews.Com, 17 Agustus 2020)

Dandim 0826 Jadi Irup AKRS di TMP Panglegur Pamekasan

suasana renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Panglegur

PENAWARTA.COM – Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) ini, merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020.

Ditemui selesai kegiatan Dandim menyampaikan Kegiatan AKRS ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-75 Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Forkopimda kabupaten Pamekasan di lokasi TMP saat renungan Suci di HUT ke 75 RI 2020

Ada beberapa kegiatan dalam rangkaian HUT Ke-75 RI di Kabupaten Pamekasan ini diantaranya upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang baru saja kita laksanakan.

Komandan Kodim 0826/Pamekasan Letkol Inf Tejo Baskoro menjadi Inspektur Upacara pada Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) di TMP Jl.Panglegur Pamekasan, Jawa Timur. Senin (17/08/2020) MalaDitemui selesai kegiatan Dandim menyampaikan Kegiatan AKRS ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-75 Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Banyak hal penting dalam pelaksanaan upacara AKRS, yaitu kita bersama-sama menghormati dan menghargai para pahlawan yang telah berjuang bertaruh nyawa mengusir para penjajah demi kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Hadir dalam kegiatan upacara Apel Kehormatandan Renungan Cuci (AKRS) di TMP Panglegur : Bupati Pamekasan H. Badrut Tamam S.Psi, Kapolres Pamekasan ( AKBP Djoko Lestari ), Kajari Pamekasan Mukhlis, SH, Raje’i (Wabup Pamekasan), Wakil Ketua DPRD Hermanto, Ka PN pamekasan Wadji Pramono, Kepala OPD Pemkab pamekasan, Sekda pamekasan Ir. Totok Suhartono, Achmad Musleh (Kemenag).

BABINSA IKUT SERTA DALAM MELAKSANAKAN PENJAGAAN DI PERBATASAN ANTAR KOTA

PENAWARTA.COM -Penjagaan Tetap Harus Ketat, Babinsa Koramil 02/Telanakan Kodim 0826/ Pamekasan Jaga Pos Covid-19 di Perbatasan antar kota.

Untuk memutuskan penyebaran Virus Corona (Covid-19) dengan cara pemeriksaan setiap warga yang baru masuk atau keluar wilayah binaan, dengan kegiatan Koramil 02/Telanakan Kodim 0826/Pamekasan Serda didik melaksanakan Jaga Pos Covid-19 yang dilaksanakan bertempat di Perbatasan kota Pamekasan.

Dalam pelaksanaan pengecekan dan apel pagi diambil oleh Pak Camat Telanakan yang dilaksanakan bertempat di Pos Jaga Covid-19.

Kegiatan Jaga Pos Covid-19 tersebut juga ikut serta dari Bhabinkamtibmas 1 orang, Tim Kes 2 orang, Dishub 2 orang, Pol PP 2 orang, BPBD 2 orang.

Pada penjagaan Pos Covid-19 tersebut yang dilakukan dengan kegiatan pengecekan suhu tubuh dan pembagian masker kepada masyarakat yang melintas di pos covid 19, selama pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan lancar. (pw3/tni)

Babinsa Kodim Pamekasan Koramil 05/Larangan Cek Ternak Sapi di desa Binaan

PENAWARTA.COM – Babinsa Koramil 05/Larangan sertu Moh Fauzi mengecek Ternak Sapi Di Desa Binaan, Bersamaan dengan program ketahanan pangan yang di dengungkan pemerintah, para babinsa juga diperintahkan agar melaksanakan pendataan ternak sapi di Desa binaan masing-masing.

Hal ini sesuai dengan semangat pemerintah yaitu mewujudkan swasembada pangan,termasuk daging sapi, karena kebutuhan daging sapi di Indonesia bertepatan dengan hari Besar ke agamaan cukup tinggi namun tingginya permintaan di imbangi juga dengan tingginya harga di pasar.

Sertu moh Fauzi menyampaikan, begitu dirinya mendapat perintah melaksanakan pendataan tentang ternak sapi di wilyah binaan, langsung melaksanakan pendataan di desa.

“Karena di wilayah kami peternak besar tidak ada,cuma para petani yang nyambi atau sambilan memelihara ternak sapi di kandang kecil bahkan ada yang di rumah tempat tinggal mereka dibagi dua,untuk tempat tinggal dan sebagai kandang.” Katanya.

Anggota Satgas TMMD ke – 107 Kodim Pamekasan Kembali ke Induk Pasukan

PENAWARTA.COM – Selama 1 (satu) bulan anggota Satgas melaksanakan tugas TMMD Ke – 107 Kodim 0826 Pamekasan di desa Rek Kerrek Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan dengan sasaran yang meliputi: Pembuatan Bronjong Vol T 3 M x 83 M yang terletak di Dusun Daajuh Laok, Pembuatan Embung/waduk Vol 15 M x 40 M x T 2.5M yang terletak di Dusun Rek Kerrek Laok, Pembuatan Sumur Bor 3 unit di Rek Kerrek Laok I, G. Nangis dan Daajuh Laok, Pembuatan Tandon air bertempat di Dusun Rek kerrek Laok, Pembuatan Gorong gorong di Dusun Rek Kerrek I, Rehab Rutilahu 10 Unit Vol 4 M x 6 M dan berakhir Selasa (14/04/2020).

Hari ini Selasa tgl 14 April 2020 TMMD ke – 107 Kodim 0826/Pamekasan ditutup dan dinyatakan selesai, mereka Anggota Satgas harus kembali ke Markas masing masing untuk melaksanakan tugas selanjutnya.

”Berat rasanya meninggalkan Desa Rek Kerrek karena mereka sudah seperti keluarga sendiri,” kata Lettu Arh Nanang Wijayanto yang menjadi Komandan SSK dari Anggota Satgas TMMD ke – 107.

Anggota Satgas TMMD ke – 107 mengemas perlengkapan pribadi maupun satuan yang mereka bawa dari Home Base (Markas/Batalyon ke mobil truk yang telah standby dari batalyon masing masing. Semoga mereka selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul dengan keluarga dan rekan sejawat. (TMMD)

Cara Mengecek Listrik Gratis atau tidak

PENAWARTA.COM – Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan kebijakan mengenai keringanan biaya listrik di tengah pandemi virus corona pada Selasa (31/3/2020).

Kebijakan tersebut adalah pembebasan tarif listrik bagi konsumen rumah tangga 450 volt ampere (VA) dan diskon 50 persen bagi konsumen rumah tangga bersubsidi 900 VA.

Keputusan itu akan berlaku selama tiga bulan yakni pada April, Mei, dan Juni 2020 bagi pelanggan 450 VA yang jumlahnya sekitar 24 juta dan 7 juta pelanggan golongan 900 VA subsidi.

Berikut rincian pelanggan listrik yang dapat gratis atau diskon:

R1/450 VA (gratis)
R1T/450 VA (gratis)
R1/900 VA (diskon)
R1T/900 VA (diskon)

Sementara untuk pelanggan lisrik yang tidak mendapat diskon adalah:

R1M/900 VA
R1MT/900 VA

Namun, banyak masyarakat yang tak mengetahui apakah listrik yang mereka gunakan termasuk kategori subsidi atau tidak.

Cek di struk pembayaran
Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengatakan, pengecekan tersebut bisa dilakukan melalui rekening pembayaran listrik.

“Jadi kalau ada pertanyaan ‘Saya dapat diskon gak?’, jawabannya adalah ‘Silakan dicek di struk pembayaran rekening terakhir atau pembelian pulsa terakhir’,” kata Suprateka saat dihubungi, Jumat (3/4/2020).

Menurutnya, kode M (mampu) dalam R1 M menandakan kategori listrik tersebut adalah pasca bayar dan tidak bersubsidi. Sementara kode R1MT berarti listrik pra-bayar.

Sehingga apabila setelah struk pembayaran rekening dicek, ternyata berkode R1M dan R1MT berarti tidak mendapat bantuan dari pemerintah.

Untuk kode R1 dan R1T merupakan kategori pelanggan listrik yang mendapat bantuan dari pemerintah.

Cara Mendapatkannya
Untuk pengambilan token gratis bagi pelanggan rumah tanggah golongan 450 VA dan diskon 50 persen bagi golongan 900 VA bersubsidi, bisa dilakukan melalui dua cara.

Pertama, melalui web dengan langkah berikut:

Buka alamat www. pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus Covid-19.

Masukkan ID pelanggan/nomor meter. Kemudian token gratis akan ditampilkan di layar.

Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID pelanggan.

Kedua melalui WhatsApp ke nomor 08122-123-123 dengan langkah berikut:

Buka aplikasi WhatsApp.
Chat WhatsApp ke 08122-123-123, ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID pelanggan.

Token gratis akan muncul.
Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID pelanggan.

Namun, untuk klaim listrik melalui WhatsApp baru bisa dilakukan pada Senin (6/4/2020) mendatang.

Dengan ID pelanggan tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir. (PW-0112)