Bupati Pastikan Pelaksanaan MTQ ke – 29 Provinsi Jatim Dilaksanakan dengan Prokes Ketat

Protokoler kesehatan Ketat: Bupati Baddrut Tamam saat memberikan sambutan pada pelepasan kafilah MTQ ke 29 tingkat provinsi Jawa Timur (penawarta-arifin)

Penawarta.com – Pamekasan, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memastikan, pelaksanaan MTQ ke 29 tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan berlangsung di Pamekasan mulai 2-11 November 2021 diberlakukan protokol kesehatan Covid-19. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus corona klaster baru.

“Kami pastikan, semua khafilah wajib bersertifikat vaksin minimal dosis pertama, kecuali bagi khafilah dibawah usia 12 tahun. Jadi mereka harus melalui proses ketat dan membawa keterangan rapit antigen dengan hasil negatif,” ujar Bupati Baddrut, saat melepas para kafilah di Mandhapa Agung Ronggo Sukowati, Senin (25/10/21).

Bupati menegaskan, pelaksanaan MTQ di kabupaten Pamekasan harus sukses empat hal, yakni sukses pelaksanaan dan prestasi, sukses protokol kesehatan, sukses ekonomi dan sukses menanamkan nilai-nilai qur’ani.

Selain itu, Mas Taman sapaan akrab bupati muda tersebut juga memastikan, di masing-masing lokasi venue terdapat petugas gabungan, mulai dari tenaga medis, screening para kafilah untuk memastikan tak ada yang positif Covid 19.

“Di lokasi perlombaan sudah disiapkan protokoler kesehatan, nanti peserta yang masuk ke ruangan akan dites suhu, menunjukkan hasil Swab Antigen negatif dan juga disiapkan aplikasi PeduliLindungi berbarcode guna memastikan peserta telah divaksin,” ujarnya, menambahkan.

Disamping itu, Bupati Baddrut juga meminta para tamu yang akan hadir ke Pamekasan untuk mematuhi peraturan perundang-undangan kesehatan dan Prokes demi mencegah penyebaran Covid-19.

Bahkan, setiap 2 hari sekali, Pemkab Pamekasan sebagai tuan rumah juga mewajibkan dan memfasilitasi rapit antigen gratis bagi para kafilah dan pendamping.

“Peserta wajib per 2 hari sekali dirapit antigen, dan setiap sebelum pelaksanaan lomba dan selesai lomba, di masing-masing lokasi disterilkan dengan penyemprotan disinfektan,” lanjut mantan anggota DPRD provinsi Jawa Timur.

Tak hanya itu, bila nanti ternyata terdapat peserta yang terinfeksi virus corona, maka akan diisolasi di ditempat yang telah disiapkan Pemkab dengan pemantauan langsung petugas medis.

Untuk diketahui, Pemkab Pamekasan melepas para kafilah lomba MTQ ke-29 tingkat provinsi Jawa Timur dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. setiap peserta dan para undangan yang meliputi pendamping, LO MTQ dan sejumlah kepala OPD dilakukan screening untuk memasuki Mandhapa Agung Ronggo Sukowati. Sementara, untuk menimbulkan kerumunan, para camat dan perangkatnya mengikuti pelepasan secara virtual melalui aplikasi zoom metting. (Arifin/PW3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *