Pemkab Pamekasan Alokasikan Fasilitas CSR untuk Wirausaha Baru

Pemkab Pamekasan Alokasikan Fasilitas CSR untuk Wirausaha Baru

PENAWARTA.COM, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengalokasikan fasilitas bantuan dari program corporate social responsibility (CSR) dari lembaga keuangan yang dikelola Badan Usaha Milik Negara, yakni BTN untuk pengembangan program wiusaha baru (WUB).

Menurut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, wirausaha baru yang dicanangkan Pemkab Pamekasan merupakan salah satu program prioritas dan bertujuan untuk menciptakan sedikitnya 10 ribu pengusaha baru yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan.

“Dukungan BTN yang menyalurkan CSR-nya melalui Pemkab Pamekasan guna membantu program pengembangan usaha masyarakat ini sangat berarti bagi pemkab dan rakyat Pamekasan,” katanya, saat acara serah terima CSR di Ruang Peringgitan Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Senin.

Sekecil apapun dukungan yang disampaikan dalam rangka mensukseskan program baik ini, sambung dia, akan memiliki nilai manfaat baik bagi masyarakat pengembangan ekonomi masyarakat di masa-masa yang akan datang.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menerima perwakilan BTN di Ruang Pertemuan Peringgitan Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Senin (28/6/2021).
Bupati Pamekasan menyampaikan, pemerintah daerah dan perbankan atau instansi lainnya harus bisa bergandengan tangan memajukan daerahnya. Sebab, di tengah pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia menuntut untuk bekerja keras, dan cepat demi menjaga stabilitas ekonomi.

“CSR ini sangat membantu program WUB, makanya kita perlu untuk selalu bergandengan tangan memajukan kabupaten ini,” ujar bupati.

Mantan anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, tugas besar pemerintah daerah dan perbankan dengan melakukan lompatan besar di bidang ekonomi masyarakat.

Sejauh ini, sambung dia, segala kebutuhan masyarakat Pamekasan tidak ada yang diproduksi oleh masyarakat Pamekasan sendiri, melainkan harus mendatangkan dari luar daerah. Misalnya, sandal, sepatu, songkok, tas sekolah dan kebutuhan lannya.

Oleh karena itu, melalui program WUB telah banyak masyarakat yang bisa memproduksi sandal, songkok, sarung, dan beberapa kebutuhan lainnya setelah mendapat fasilitasi dari pemerintah kabupaten.

Sehingga, program tersebut harus mendapat dukungan dari semua pihak agar perputaran uang masyarakat terjadi di Pamekasan.

“Apa yang mau saya sampaikan, mari bergandengan tangan membangun pertumbuhan ekonomi dari desa. Syukur jika nanti ada istilah kampung sepatu, kampung sandal, kampung hasil pertanian dan lain-lain. Sehingga BTN nanti bisa melakukan kemitraan dengan WUB-WUB itu,” tandasnya.

Sementara, Kepala BTN Madura Raya Helmi menyatakan, kerja sama saling menguntungkan dengan semua pihak penting dalam mendukung suksesnya program yang dicanangkan.

Dukungan BTN pada program WUB, karena program tersebut dinilai memiliki nilai manfaat bagi generasi muda di Pamekasan dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat secara mandiri dan merata dari desa hingga ke kota.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Pamekasan, utamanya kepada Bapak Bupati atas sumbangsihnya kepada Bank BTN selama ini,” kata Helmi.

CSR dalam bentuk alat yang diserahkan secara simbolis kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam itu timbangan digital, timbangan duduk, pisau dan telenan, blender dan alat pemotong kripik. (A1/427/ Ekonomi/ Program Prioritas Pamekasan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *