Kasdim Pamekasan ajak Tokoh Agama bersinergi Tangkal Radikalisme dan Terorisme

PENAWARTA.COM, Pamekasan – Kasdim 0826 Pamekasan menjadi salah satu nara sumber utama dalam acara Penyuluh Agama Islam yang diselenggarakan oleh kantor Kementerian Agama Kabupaten pamekasan yang di selenggarakan di pondok PP. Nurul Jadid di desa Panglegur kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan, Selasa (15/06/2021).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “pembinaan moderasi beragama pada penyuluh agama dan tokoh agama” angkatan III ini memaparkan tentang ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

“Beberapa ancaman yang nyata dan dapat berimbas pada masyarakat secara luas diantaranya, radikalisme dan terorisme, merebaknya Intoleransi, penyalahgunaan Narkoba dan kejahatan berbasis IT.” ungkap kasdim 0826 Pamekasan dihadapan para peserta.

Kasdim Mayor Inf Imam Suyoso menambahkan, keseluruhan ancaman tersebut diatas sebagian besar memanfaatkan platform media sosial maupun media daring untuk melancarkan aksinya dengan membuat konten-konten yang kemudian di unggah secara masif.

Menurutnya, maka tak heran jika saat ini di Media sosial banyak ditemukan konten-konten provokatif yang bertendensi adu domba dan memecah belah bangsa.

“Konten yang dibuat berupa Hoax, ujaran kebencian, saling hujat satu sama lain.” Imbuhnya

Guna mengatasi hal tersebut, khususnya yang terkait dengan paham radikalisme, Kasdim Pamekasan mengatakan, pihaknya berharap penyuluh agama Islam sebagai garda terdepan dapat lebih mengoptimalkan perannya dalam hal menangkal radikalisme di wilayah Kabupaten pamekasan.

“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan petugas penyuluh demi dan untuk membangun pamekasan meroket yang aman, damai dan kondusif,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *