Usai dibentuk, P2KD Desa Tanjung Pademawu Resmi dilantik

Usai dibentuk, P2KD Desa Tanjung Pademawu Resmi dilantik

PENAWARTA.COM, PAMEKASAN – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tanjung Kecamatan Pademawu resmi melantik 55 panitia pemilihan kepala desa (P2KD) setempat di balai Desa Tanjung Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan, Kamis (03/06/2021).

Pelantikan dan pengambilan sumpah bagi 55 orang P2KD tersebut disaksikan oleh Camat Pademawu Ahmad Farid beserta Forkopimka dan sejumlah tamu undangan.

Sebelum dilantik, dari 55 panitia mewakili 9 dusun itu dilaksanakan pemilihan ketua, Sekretaris dan bendahara panitia secara musyawarah mufakat dengan mengusulkan nama-mama masing-masing dusun melalui pemilihan secara demokratis dan terbuka.

Proses pembelajaran dan pemilihan ketua P2KD desa Tanjung di balai desa Tanjung

Jumlah panitia yang semuanya 55 orang itu, merupakan perwakilan sebanyak empat orang dari masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) yang nantinya akan tersebar di sembilan dusun di Desa Tanjung, yakni Dusun Kotasek, Jumiang, Duko, Sumber Wulan, Arombasan, Jambul, Tanjung Selatan, Tanjung Tengah dan Tanjung Utara.

usai terbentuk ketua, sekretaris dan bendahara panitia P2KD, selanjutnya ditetapkan oleh ketua BPD Desa Tanjung dengan mengeluarkan surat keputusan pembentukan yang dibacakan oleh Sekretaris BPD.

Masing-masing Abdul Qodir Jailani dari unsur Lembaga Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) sebagai Ketua, Hairus Soleh sebagai sekretaris dari unsur perangkat desa, dan Bendaha H. Marwi dari unsur tokoh masyarakat desa.

Pembentukan Panitia P2KD desa Tanjung Kecamatan Pademawu telah mengacu pada peraturan bupati (Perbup) No. 48 tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa.

Pada Pasal 5 Perbup Nomor 48 Tahun 2021 itu dijelaskan, bahwa rapat pembentukan panitia pilkades diinisiasi oleh BPD dengan pihak dari unsur perangkat desa, tokoh masyarakat desa dan lembaga kemasyarakat desa (LKD).

“Selanjutnya panitia pilkades yang telah terpilih berdasarkan musyawarah tadi, kita tetapkan melalui Surat Keputusan yang nantinya akan kami sampaikan ke pihak kecamatan,” kata Zaini

Menurut Zaini, pemilihan pemimpin desa yang pelaksanaannya akan digelar pada 20 September 2021 ini diperkirakan akan digelar di 13 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di sembilan dusun di desa itu dengan total jumlah pemilih sebanyak 5.457 orang. Masing-masing TPS maksimal sebanyak 500 orang.

Jumlah ini mengacu kepada jumlah daftar pemilih tetap pada Pilpres 2019 dan kemungkinan masih berubah, karena panitia terbentuk nantinya masih akan melakukan verifikasi vaktual ke lapangan, mendata satu-satu persatu warga calon pemilih yang ada di desa itu.

“total ada 13 TPS dari 9 dusun yang ada, sebab ketentuannya harus dibagi ketika di salah satu dusun terdapat DPT lebih 500, sehingga setelah dianalisis ketemulah 55 panitia P2KD yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan ditetapkannya 55 Panitia P2KD desa Tanjung kecamatan Pademawu, semua panitia bisa menjalankan amanahnya dengan penuh tanggung jawab dan menciptakan Pilkades desa tersebut berjalan lancar, aman, sukses dan melahirkan pimpinan yang berkemajuan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *