Berikan Wasbang Diklat Bela Negara, Kasdim Pamekasan Ingatkan Proxy War

oleh -

PENAWARTA.COM – Usai dibuka oleh Komandan Kodim Pamekasan, Letkol Inf M. Effendi kegiatan ‘Diklat Pembentukan Kader Bela Negara’ bagi siswa-siswi SLTA atau Sederajat di Makodim 0826 Pamekasan terus menerima materi dari beberapa pemateri.

Peserta Diklat Pembentukan Kader Bela Negara itu diikuti oleh 100 orang yang Terdiri dari 80 siswa dan 20 siswi, mereka merupakan perwakilan dari SMA 1, SMA 2, SMA 3, SMA 4 dan SMA 5, perwakilan dari SMK 1, SMK 2 dan SMK 3 serta perwakilan dari dua MA yang berada di wilayah Kabupaten Pamekasan pagi ini menerima materi dari Kasdim 0826 Mayor Inf Imam Suyoso S.Ag.

Pada kesempatan itu kasdim dalam materinya menjelaskan pengertian tentang Wawasan Kebangsaan sebagai upaya meningkatkan rasa cinta tanah air, rela  berkorban dan nasionalisme. Minggu (10/11/2019).

Selain itu Mayor jebolan pondok pesantren itu juga memberikan gambaran ancaman bangsa kedepan, dimana sudah tidak zaman lagi berperang dengan konvensional.

“Ancaman kedepan kita akan menghadapi perang Proxy War, yaitu peperangan yang menggunakan pihak ketiga sebagai dalang non State tapi dikendalikan State dengan berbagai cara dan bentuk untuk menguasai negara sasaran, salah satunya melalui media sosial maupun pemberitaan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa”.

Untuk itu para pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus bijak dalam bermedsos.

“Mari kita bijak, cerdas dalam menyikapi berita atau informasi yang sifat kebenarannya belum diketahui secara pasti sehingga tidak salah dalam mengambil sikap dan keputusan,” ujarnya.

Hafidatul Qamariyah perwakilan dari SMA 1 Pamekasan mengaku sangat bangga mendapat kesempatan untuk mengikuti diklat bela negara di kodim Pamekasan.

“Kami baru menyadari bahwa medsos berdampak besar terhadap stabilitas keamanan negara kita,” katanya.