Wabup Pamekasan Minta HMI Komitmen pada Misi Perjuangan

PENAWARTA.COM – Wakil Bupati Pamekasan Raja’e meminta agar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tetap komitmen pada misi perjuangan organisasi itu, yakni pada keummatan dan kebangsaan.

Wabup Pamekasan Raja’e saat menyampaikan sambutan dalam acara “HMI Pamekasan Bershalawat” dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) malam.

“Ada dua hal yang mendasari HMI didirikan yang menjadi misi perjuangan HMI, yakni keummatan dan kebangsaan,” kata Raja’e saat menyampaikan sambutan dalam acara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bershalawat dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Jumat (7/12/2018) malam.

Raja’e menyatakan, dirinya berbahagia karena bisa hadir dalam kesempatan itu. Selaku alumni HMI, ia juga merasa bangsa, karena nilai-nilai ke-Islam-an tetap terbangun dan terjaga di organisasi yang didirikan oleh Lafran Pane pada 5 Februari 1947 ini.

Komitmen ke-Islam-an HMI ini, menurutnya merupakan satu dari komitmen yang ditanamkan HMI sejak dirikan, yakni ke-Islam-an dan ke-Indonesia-an, sesuai dengan tujuan awal HMI didirikan, yakni mempertahankan kemerdekaan RI dan menyebarluaskan ajaran agama Islam.

“Makanya apa yang dilakukan HMI malam ini, sebagai implementasi dari mjsi ke-Islam-an HMI,” ujar wabup.

Mantan Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, bahwa gerakan Pamekasan bershalawat telah gencar dilakukan di Pamekasan. Bahkan pemkab juga melakukan roadshow ke sejumlah kecamatan di Pamekasan, untuk menggelorakan shalawat.

HMI Pamekasan Bershalawat di area Monumen Arek Lancor Pamekasan bersama majelis Al Makmur

HMI Bershalawat di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan itu bersama Majelis Al Makmur dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurut Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan Moh Hokim, peringatan Maulid Nabi yang digelar HMI itu, sebagai bentuk realisasi dari pola ke-Islam-an HMI di Kabupaten Pamekasan.

HMI merupakan organisasi mahasiswa milik umat Islam, dan anggota organisasi yang tergabung dalam wadah ini dari berbagai kelompok Islam, seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyah dan berbagai kelompok ke-Islam-an yang lain. (PENAWARTA.COM)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.