PENAWARTA.COM – PAMEKASAN, Para Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 103 tahun 2018 sedang menyusun berbagai kegiatan yang akan dilakukan menjelang penutupan gelaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang akan dilaksanakan di lapangan Balai Desa Pasanggar Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan, pekan depan.
Komandan SSK TMMD Kapten Cba Guntur mengatakan dengan ditutupnya kegiatan TMMD ini, banyak suka maupun duka yang dirasakan oleh TNI Satgas TMMD bersama warga, hal tersebut tidak lepas dari kebersamaan mereka selama sebulan di kegiatan TMMD.
“Karena selama ini para satgas selalu bersama-sama dalam kegiatan bersama warga, baik makan bersama, sholat berjemaah bersama maupun bersama dalam gotong royong mengerjakan program TMMD.” Ujar Guntur. Minggu (11/11/2018).
Guntur juga menambahkan, selama tinggal dilokasi TMMD, para anggota Satgas merasa sangat senang. Pasalnya, warga Desa Pasanggar sudah menganggap anggota Satgas TMMD seperti keluarga sendiri. Mungkin hal inilah yang menjadi sesuatu yang tak bisa terlupakan.
“Sulit rasanya meninggalkan warga, karena selama satu bulan penuh selalu bersama. Tapi apa mau dikata, bagi TNI tugas lain sudah menunggu. Dengan berat hati, setelah penutupan TMMD nanti kami harus meninggalkan mereka,” pungkasnya.
Senada dengan Abdul Hadi Kepala Desa Pasanggar saat dikonfirmasi mengatakan sangat berat rasanya harus berpisah dengan prajurit TNI yang sudah sebulan kumpul bersama membangun Desa Pasanggar. Warga Desa Pasanggar jelas sedih karena prajurit TNI yang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri oleh masyarakat Pasanggar.
“Tanpa program TMMD yang dilakukan oleh TNI tidak mungkin Desa kami maju seperti sekarang ini, kami hanya berterima kasih, semoga TNI dimanapun bertugas semoga selalu sukses.” tutur Hadi. (PENAWARTA-03).

Jelang Penutupan, Silaturahmi Satgas TMMD Dengan Warga Terus Ditingkatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *