Dansatgas; TMMD Salah Satu Program Pengentasan Kemiskinan

PENAWARTA.COM – PAMEKASAN, Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 103 telah resmi dibuka pada Senin (15/10/2018) kemarin dibuka oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.
Dansatgas TMMD ke-103, Letkol Inf Nuryanto mengatakan keberadaan TMMD menjadi pendukung pengentasan  kemiskinan di Jawa Timur, khususnya Pamekasan.
“Tentu ini akan segera disinergikan dengan program Desa maupun program pembangunan lainnya” kata Dansatgas TMMD yang juga Dandim Pamekasan, Rabu (17/10/2018) pagi saat memberikan pengarahan terhadap anggota di Desa Pasangger Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan.
Menurutnya, TMMD didorong menjadi pendukung penurunan kemiskinan di wilayah Pamekasan. “Tentu ini bergerak simultan sinergi dan selalu terintegrasi dengan program yang sedang dan akan dilakukan dengan dana desa maupun kegiatan pembangunan desa lainnya,”
“Ayo bareng-bareng lan kroyo’an bangun desa agar maju dan sejahtera.” kata Letkol Inf Nuryanto.
Dirinya menegaskan, TMMD akan terus konsisten dalam pemberdayaan ekonomi rumah tangga, agar maju dan berdaya saing serta mendorong pemanfaatan tanah pekarangan untuk kemandirian pangan. Termasuk perhatian pada pemberdayaan kaum perempuan dan kaum disabilitas.
“Melalui TMMD, berdayakan, kuatkan dan berikan perlindungan kaum perempuan dan anak serta ciptakan suasana ramah bagi penyandang disabilitas. Spiritnya adalah bagaimana agar desa mampu memberikan pelayanan terbaik bagi warganya,” paparnya panjang lebar.
Selain itu, Letkol Inf Nuryanto selaku Dansatgas TMMD ke 103 itu mengajak desa untuk berinovasi, dengan potensi yang ada. Inovasi pelayanan, yang murah meriah, dan pelayanan yang cepat bagi semua kelompok masyarakat juga sangat penting dilakukan di era teknologi seperti sekarang ini.
“Saya ingin ada sebuah aplikasi yang bisa memudahkan warga dalam administrasi dalam surat menyurat, agar pelayanan terhadap warga Desa bisa memanfaatkan teknologi untuk memberikan pelayanan murah meriah dan cepat kepada semua kelompok masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Dansatgas juga mendorong, di Desa Pasangger lahir sebuah inovasi yang mampu membangun dari pinggiran. Selain membangun infrastruktur, dan memberikan edukasi akan nilai – nilai Pancasila, TMMD juga mempunyai semangat untuk memperkuat benteng terhadap aksi yang mengancam kedaulatan NKRI. Seperti aksi radikalisme, terorisme dan peredaran narkoba.
“Tentu saya mendorong lahirnya inovasi ditingkat desa lainnya yang akan mampu membangun desa dari pinggiran. Satu hal lain yang terus membuat saya selalu bangga, bahwa TMMD sangat intens mengedukasi masyarakat akan nilai pancasila. Saya menangkap semangat dari desa untuk siap memperkuat benteng perlindungan aksi yang mengancam NKRI. Seperti aksi radikalisme, terorisme dan narkotika. Semangat yang harus bisa dirawat dan viralkan terhadap seluruh warga dan bangsa Indonesia,” harapnya. (PENAWARTA-03)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.