Tradisi Lomba Kelereng Meriahkan HUT RI, Babinsa Jalmak Berikan Semangat Kepada Warga

IMG-20180805-WA0046

PENAWARTA.COM – PAMEKASAN, Dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73 tahun 2018 diberbagai daerah selalu dihiasi dengan mengadakan beragam perlombaan. Perlombaan yang dibuat ada banyak jenisnya yang salah satunya adalah dengan bermain lari kelereng. Permainan lari kelereng merupakan salah satu jenis permainan tradisional yang selalu dimainkan pada saat mengadakan perlombaan 17 Agustus-an.

Seperti kegiatan lomba lari kelereng yang dilaksanakan di depan Balai Desa Jalmak Kecamatan Pamekasan yang diikuti oleh warga masyarakat desa setempat.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Desa Jalmak Serda Haniri Zaparoa hadir bersama Kepala Desa Jalmak H. Akh. Kusriyadi menyaksikan jalannya pertandingan.

Menurut Haniri, kegiatan perlombaan lomba lari kelereng sudah menjadi tradisi dari sekian jenis perlombaan yang dipertandingkan, “ini rutin dilaksanakan setiap tahun dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 73.

“Kehadirannya bersama Kepala Desa untuk memberikan support dan semangat kepada warga masyarakat yang telah hadir untuk memeriahkan kegiatan ini,” ujarnya

Sudah menjadi kewajiban kami sebagai babinsa untuk hadir ditengah-tengah masyarakat memberikan rasa aman dan nyaman, “apalagi ada kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Dijelaskan oleh Babinsa, “Permainan lari kelereng adalah permainan yang sifatnya lomba lari tapi dengan membawa kelereng yang ditaruhkan di atas sendok makan sambil menggigit bagian pangkalnya.

Para peserta dinyatakan kalah ataupun gugur bila pemain lain telah sampai digaris akhir atau finish yang telah ditentukan. Jika dalam berjalan kelereng yang ada pada sendok terjatuh maka otomatis peserta yang bersangkutan dinyatakan gugur atau kalah.

Di samping itu juga, dalam membawa kelereng yang di taruh di atas sendok para pemainnya dilarang untuk memegang apalagi hanya sekedar menyentuhnya. Untuk itu dalam permainan lari kelereng ini sangat dibutuhkan konsentrasi dari para pemainnya untuk tetap berhati-hati dalam membawa sendok yang berisikan kelereng agar jangan sampai terjatuh sebelum melewati garis finis,” pungkasnya. (PENAWARTA-03)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s