200 Guru SD Se-Kecamatan Pakong Ikuti Pembekalan Wasbang di Makodim Pamekasan

PENAWARTA.COM – PAMEKASAN, Sebanyak 200 orang guru SD se-Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan menerima pembekalan Wawasan Kebangsaan dalam acara Pemantapan Pengetahuan Wawasan Kebangsaan Bagi Tenaga Pendidik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pamekasan bertempat di Aula Makodim 0826/Pamekasan Jl Letnan Maksum No.12 Kelurahan Lawangan Daya penyelenggara Kesbangpol Kabupaten setempat, Rabu (18/07/18).

Hadir dalam kegiatan di antaranya, Alwalid, SH Kepala Bakesbangpol Pamekasan, Letkol Inf Nuryanto Dandim 0826/Pamekasan, Faridi, MSI Dosen IAIN Pamekasan, Muhammad, SH, MH Dosen UNIRA Pamekasan serta Zainal Fatah Koordinator guru se-Kecamatan Pakong.

Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Nuryanto sebagai narasumber dalam pembekalan Wawasan Kebangsaan mengatakan, pemahaman tentang wawasan kebangsaan menjadi sesuatu hal yang sangat penting saat ini.

Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dan sikap bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa.

Untuk itu, menjadi tenaga pendidik diharapkan dapat benar-benar memahami dan menindak-lanjuti arti penting dan makna wawasan kebangsaan. Guru SD sebagai ujung tombak untuk mencetak karakter generasi muda, guru mampu mendidik dan mencetak siswa dengan wawasan kebangsaan yang kuat.

“Bagaimana untuk mendidik anak yang jujur dan pintar, kita harus bekerja keras dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang baik dan kuat,” terang Letkol Inf Nuryanto.

“Jangan membudayakan ketidakjujuran, sifat fanatik terhadap kelompok yang tidak jelas, kita harus memiliki karakter sopan santun, tata krama, disiplin, semangat dalam bekerja dan memiliki sifat toleransi yang tinggi dan harus tertanam jiwa patriotisme,” sambung pria asal Jawa Tengah itu.

Bangsa yang maju tidak semata mata di sebabkan oleh kekayaan alam bangsanya.

“Sekarang saatnya kembali pada karakter warisan luhur untuk membangun bangsa ini yang berlandasan Pancasila dan harus saling menghormati antar sesama,” imbuh Dandim 0826 Pamekasan.

Menurutnya, kita harus memiliki kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk memahami serta menerima budaya daerah atau kearifan lokal, dan memiliki sifat keberpihakan dalam merumuskan dan mengimplementasikannya demi kepentingan bersama. (PENAWARTA-03)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s