Panwaslu Ingatkan ASN dan Kades Bersikap Netral Di Pilkada Pamekasan

oleh -
Ketua Panwaslu Pamekasan, Abdullah Saidi saat memberikan keterangan pers di Kantornya, jl. Abdul Aziz (09/12/2017).

Dokumen : Ketua Panwaslu Pamekasan, Abdullah Saidi saat memberikan keterangan pers di Kantornya, jl. Abdul Aziz (09/12/2017).

PENAWARTA.COM – PAMEKASAN, Panitia Pangawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pamekasan, memberikan peringatan keras terhadap semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa untuk bersikap netral dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada)  yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang.

Peringatan tersebut disampaikan Ketua Panwaslu Pamekasan Abdullah Saidi.

Menurutnya, Panwaslu mencium adanya keterlibatan sejumlah kades dan ASN yang ikut saat proses pendaftaran bakal calon ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan beberapa hari lalu.

“Kami sudah mengimbau kepada semua ASN sampai ke tingkat paling rendah yakni kepala desa agar bersikap netral dan tidak ikut dalam politik praktis,” tegas Saidi, Jum’at (26/01/2018).

Dia mengatakan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, seluruh pegawai negeri sipil, dilarang terlibat dalam kegiatan kampanye, baik menjadi anggota ataupun terlibat di dalamnya.

Selain itu para ASN tidak diperkenankan menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye serta tidak diperbolehkan mengganggu jalannya kampanye calon pimpinan daerah.

Pihaknya sudah sejak lama, memberikan imbauan juga memperingatkan melalui surat kepada semua ASN agar bersikap netral dalam pilkada.

“Saya sendiri mengimbau dari kemarin bahkan menyurati kepada semua ASN termasuk kepala desa itu harus netral, dan tidak ikut semacam kampanye maupun yang lainnya dalam pilkada ini,” akunya, menjelaskan.

Jika memang ada bukti keterlibatan ASN dalam hal pilkada, pihaknya menegaskan tidak akan segan-segan untuk memanggil yang bersangkutan guna dimintai keterangan.

“Kalau memang terbukti ada ASN maupun kepala desa yang ikut mendukung salah satu pasangan calon (paslon) pasti akan saya mintai keterangan dan akan saya sampaikan ke pihak yang bertanggungjawab termasuk instansi di atasnya,” tandasnya. (HB/PENAWARTA-03)