Babinsa Blumbungan Dampingi Imunisasi Difteri dan DPT HIB Pada Posyandu


PENAWARTA.COM – PAMEKASAN, Difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat memengaruhi kulit. Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa.

Langkah pencegahan paling efektif untuk penyakit ini adalah dengan vaksin. Pencegahan difteri tergabung dalam vaksin DTP. Vaksin ini meliputi difteri, tetanus, dan pertusis atau batuk rejan.

Vaksin DTP termasuk dalam imunisasi wajib bagi anak-anak di Indonesia. Pemberian vaksin ini dilakukan 5 kali pada saat anak berusia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, satu setengah tahun, dan lima tahun. Selanjutnya dapat diberikan booster dengan vaksin sejenis (Tdap/Td) pada usia 10 tahun dan 18 tahun. Vaksin Td dapat diulangi setiap 10 tahun untuk memberikan perlindungan yang optimal.

Apabila imunisasi DTP terlambat diberikan, imunisasi kejaran yang diberikan tidak akan mengulang dari awal. Bagi anak di bawah usia 7 tahun yang belum melakukan imunisasi DTP atau melakukan imunisasi yang tidak lengkap, masih dapat diberikan imunisasi kejaran dengan jadwal sesuai anjuran dokter anak.

Namun bagi mereka yang sudah berusia 7 tahun dan belum lengkap melakukan vaksin DTP, terdapat vaksin sejenis yang bernama Tdap untuk diberikan. Perlindungan tersebut umumnya dapat melindungi anak terhadap difteri seumur hidup.

Dalam rangka mencegah wabah penyakit difteri pada balita, Babinsa Desa Blumbungan Koramil 0826/05 Larangan Kopka Syaiful Bahri dan Kopda Sayadi Abdullah melaksanakan pendampingan pelaksanaan imunisasi Difteri dan DPT HIB pada kegiatan Posyandu di Dusun Pandian dan Dusun Polay Desa Blumbungan Kecamatan Larangan, Selasa ( 9/1/18).

Pelaksanaan imunisasi Difteri dan DPT HIB di Dusun Pandian dilaksanakan oleh Bidan Ima dibantu kader posyandu dengan sasaran imunisasi kepada 43 anak balita dari 126 jumlah anak balita yang hadir. Sedangkan di
Dusun Polay dilaksanakan oleh Bidan Ita dibantu kader posyandu dengan sasaran imunisasi 49 anak balita dari 65 anak balita yang hadir.

“Kegiatan imunisasi ini dalam rangka mencegah wabah penyakit Difteri pada anak-anak. Tujuan diberikannya vaksin difteri agar menambah kekebalan maupun daya tahan tubuh yang dapat menangkal segala penyakit yang bisa menyerang pada tubuh balita,” kata Kopka Syaiful Bahri

Imunisasi Difteri sangat penting dan banyak manfa’atnya dengan imunisasi ini diharapkan anak-anak mempunyai daya tahan tubuh yang bagus sehingah tidak mudah di serang penyakit serta dapat menjadi generasi yang sehat dan dapat berguna bagi bangsa, negara serta agama,” imbuhnya

Sementara itu pihak Posyandu Desa Blumbungan mengucapkan trimakasih atas partisipasi dari pihak Puskesmas Larangan, Koramil Larangan dan para Bidan Desa, yang senantiasa memperhatikan kesehatan masyarakat khususnya warga Desa Blumbungan.

“Kegiatan penyuntikan vaksin difteri di sambut antusias oleh warga masyarakat, dan sesuai harapan semoga anak-anak terhindar dari segala penyakit, khususnya Difteri,” haramnya.  (PENAWARTA-03)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s