Dandim 0826 dan Kapolres Pamekasan beri Wawasan Kebangsaan Kepada 537 Mahasiswa UIM

Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf. Nuryanto saat mengisi materi Wasbang di UIM Pamekasan

PENAWARTA.COM – Mahasiswa Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan menerima Wawasan kebangsaan oleh Dandim 0826 dan Kepala Kepolisian (Kapolres) kabupaten setempat saat senat UIM menggelar rapat terbuka pada tahun akademik 2017/2018, Sabtu (9/9/2017) di Aula kampus UIM, Bedet.

Kegiatan rapat terbuka itu dilaksanakan dalam rangka “Ta’aruf Studi kampus dan wawasan kebangsaan dengan tema internalisasi nilai Aswaja dan bersinergi melawan Radikalisme yang diikuti 537 mahasiswa dari berbagai jurusan.

Hadir dalam kesempatan itu Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Nuryanto, Kapolres pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugroho SH SIK dan KH Rahbini Ketua MUI Pamekasan

Dikesempata itu, Kapolres Nowo memberikan arahan kepada mahasiswa UIM, menurutnya, perolehan hasil didik selama kuliah di UIM harus bermanfaat bagi masyarakat, Bangsa dan Negara karena peran pemuda sangat diperlukan .

“Peran pemuda tidak bisa dipisahkan dalam proses pembangunan yang nantinya bisa tercapai kesejahtraan yang baik, Peran ulama sangat diperlukan untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur,” ucapnya.

“Awal dari kehancuran suatu manusia adalah jika Narkoba masuk ke dalam tubuh kita, yang akhirnya akal dan pikiran kita rusak sehingga mudah melakukan kegiatan yang melanggar hukum,” katanya menjelaskan.

Pria asal Jepara Jawa tengah ini menuturkan, masuknya Narkoba ke Indonesia bisa dilakukan oleh siapa saja. “kami mengajak kpd para Mahasiswa untuk menjahui Narkoba,” tambah AKBP Nowo

“Terorisme dan Radikalisme melalui Dunia Maya kita sebagai generasi penerus jgn sampai lengah dan jangan mudah terpengaruh demi terciptanya situasi di Kabupaten Pamekasan yang aman,” katanya lagi.

Selain itu, pria pecinta sepak bola ini mengajak kepada mahasiswa agar mewaspadai Berita Hoak berita yang cendrung menyesatkan dan alamatnya tidak jelas.

Sementara, Dandim Letkol Inf. Nuryanto menyampaikan, tanpa adanya pertahanan Negara maka tidak akan ada seperti saat ini.

“saat ini anda bisa kuliah bisa menikmati kehidupan yg aman dan nyaman,” katanya.

Pancasila sebagai Ideologi Negara kata dia, untuk mengajak kepada seluruh calon Mahasiswa agar selalu siap untuk menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI serta selalu menjaga keimanan dan Ketaqwaan Kepada Tuhan YME.

“Saya mengajak kepada Generasi penerus bangsa agar mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa indonesia dan kita wajib untuk melanjutkan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia,” ajaknya kepada mahasiswa.

Dilanjutkan, tantangan Pertahanan Keamanan kedepan sangatlah komplek dirinya juga mengajak mahasiswa tetap waspada dan selalu mempunyai jiwa Patriotisme demi menjaga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

” Perang modern adalah perang dgn cara menggunakan tangan ketiga yaitu bisa dgn cara melalui perang Ekonomi dan Politik,” terangnya

Dikatakan, terjadinya konflik di dunia rata-rata pada negara yang mempunyai penghasilan minyak yang cukup tinggi. contohnya, seperti di Irak, dan Suriah.

diperkirakan pada tahun 2043 minyak dunia akan habis tetapi untuk bangsa Indonesia jangan kwatir karena Bangsa Indonesia masih memiliki ketersediaan sumber daya alam sebagai penghasil kelapa sawit terbesar di dunia yang nantinya bisa digunakan sebagai penggantinya.

“Ayo seluruh mahasiswa mulai dari sekarang untuk menanamkan jiwa Cinta Tanah Air dan selalu menjaga NKRI karena NKRI adalah Harga Mati,” tandasnya. (PENAWARTA-03)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s