Nadi Mulyadi Manajer Baru Persepam, Gantikan Said Abdullah

PENAWARTA.COM – Persepam kini melakukan revolusi manajemen, menyusul posisi klub yang sering kalah dan kini terancam degradasi ke liga 3 Indonesia, Manajer klub diganti, dari sebelumnya MH Said Abdullah, ke Nadi Mulyadi

Hal itu diakui Manajer baru Persepam Nadi Mulyadi saat menemui suporter yang berunjuk rasa di halaman Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Sabtu (29/7/2017).

Sebelumnya, Nadi Mulyadi merupakan Asisten Manajer klub berjuluk “Laskar Sape Ngamok” itu.

Kendali sementara Persepam, menurut dia, oleh dirinya dan Haji Mukid, yang sebelumnya juga masuk dalam jajaran manajemen.

Tidak hanya manajer, perubahan juga terjadi pada pelatih. Sebelumnya Rudy William Keljtes, kini diganti M Syafi’i, sedangkan pelatih fisik tetap, yakni Sofie Imam Faisal.

Tapi Nadi saat menemui supoerter yang berunjuk rasa itu, tidak menjelaskan secara detail apakah perubahan manajemen itu sekaligus merubah Perseroan Terbatas (PT) yang mengelola klub sepak bola itu.

Sementara, pada laga lanjutan liga 2 saat Persepam Madura Utama menjamu Persinga Ngawi, panitia memang telah merilis bahwa Manajer Persepam Madura Utama adalah Nadi Mulyadi, bukan Said Abdullah, dan pelatih klub bernama M Syafi’i.

Tapi saat itu, pelatih kepala seperti yang tertuang dalam rilis nama-nama pemain kedua kesebelasan, ofisial dan manajemen klub, pelatih yang ada di lapangan hanya pelatih fisik.

Sebelumnya, pasa Sabtu (29/7) saat menemui suporter yang berunjuk rasa menuntut revolusi manajemen, agar Persepam tidak terdegradasi di halaman Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Nadi menjelaskan, revolusi manajemen seperti tuntutan suporter memang telah dilakukan.

“Terhitung tadi malam, sekitar pukul 21.00 WIB, manajemen Persepam Madura dibubarkan,” katanya Nadi menerangkan.

Menurutnya, langkah itu dilakukan sebagai bentuk perjuangan, sekaligus penyelamatan Persepam dari jurang degradasi.

“Jadi, kami berdua bersama Haji Mukid ingin membentuk kembali manajemen agar tidak hanya dinilai ‘mulut basi’. Kita ingin bersama-sama mulai detik ini terus berjuang,” ujarnya, kala itu.

Pada kompetisi liga 2 Indonesia kali ini, Persepam masuk di grup 5 bersama Persebaya Surabaya, Martapura FC, PSIM Yogyakarta, Persatu Tuban, Persinga Ngawi, Madiun Putra FC, dan PSBI Blitar.

Klub sepak bola yang pernah berlaga Indonesia Super League/ISL (saat ini liga 1) pada 2012 tersebut, kini berada di klasemen urutan kelima, yakni dibawah Persatu Tuban dan diatasnya Persinga Ngawi, dengan perolehan 10 poin dari 9 kali pertandingan. (PENAWARTA.COM-1)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s