Intan Saka Raih Penghargaan Program Inovatif

oleh -
Bupati Pamekasan Achmad Syafii
Bupati Pamekasan Achmad Syafii
Bupati Pamekasan Achmad Syafii

PENAWARTA.COM – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, menerima penghargaan sebagai kabupaten inovatif dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) di Jakarta, Kamis (26/5/2016), berkat program Intan Saka (Inseminasi Buatan, Satu Tahun Satu Kelahiran).

“Saya yang hadir langsung dalam acara penyerahan penghargaan itu,” kata Bupati Pamekasan Achmad Syafii di Pamekasan, Jumat (27/5/2016)

Bupati menjelaskan, Pamekasan masuk dalam 35 besar dari berbagai lembaga negara yang ada di Indonesia, mulai dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Program itu dinilai oleh tim penilai Kemenpan-RB merupakan inovasi yang bagus.

Selain mampu meningkatkan perekonomian peternak sapi, juga mendukung program pemerintah pusat tentang swasembada daging nasional.

“Itu menjadi poin bagi Pemkab Pamekasan hingga masuk nominasi dalam 35 besar,” kata Achmad Syafii.

Selanjutnya ke-35 lembaga negara dan instansi pemerintahan yang masuk nominasi 35 besar itu akan diverifikasi lagi untuk ajang inovatif tingkat internasional.

“Pamekasan tentunya berharap tidak tidak hanya di tingkat nasional,” kata Achmad Syafii.

Mantan anggota DPR RI ini juga menjelaskan, di tingkat lokal Pamekasan, pihaknya telah memulai dengan menggelar lomba program inovatif untuk masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Tahun 2017 nanti, kita anggarkan program invatif ke semua instansi pemerintahan, mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga di tingkat desa,” katanya.

Ia menjelaskan, program inovatif yang dicanangkan Kemenpan-RB itu dimaksudkan untuk saling memacu prestasi agar menjadi lebih dan profesional dalam bertugas.

“Kami yakin, nanti akan banyak daerah yang berdatangan ke Pamekasan untuk belajar program pengembangan Intansaka bidang peternakan sapi ini. Kami juga sama, sering datang ke kabupaten lain di Indonesia ini yang memiliki program inovatif,” katanya, menjelaskan. (PW/Humas Pamekasan)