Dandim-Kapolres Harapkan PWI Jaga Citra Insan Pers

oleh -

HPN-2016-DANDIMPENAWARTA.COM  – Komandan Dandim 0826 dan Kapolres Pamekasan berharap agar PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) menjadi pelopor dalam menjaga komitmen dan citra insan pers, sebagai salah satu elemen terpenting bangsa.

“Dalam sejarah perjuangan, tepatnya saat serangan 1 Maret, yang direbut pertama kali adalah RRI. Ini sebagai refresentasi bila media sangat penting,” kata Dandim Letkol Arm Mawardi saat menghadiri tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) Ke-70 yang digelar di kantor PWI di Jalan Panglima Sudirman, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (8/2/2016) malam.

Saat itu, kata Dandim, penjajah sudah menegaskan bila bangsa Indonesia sudah mereka kuasai dan tidak ada lagi pejuang TNI yang akan mempertahankan kedaualatan bangsa. “Melalui media inilah, disebarkan kabar bila tentara masih ada,” ungkapanya.

“Media massa sangat berperan penting dalam kehidupan masyarakat dan mendukung pembangunan di Indonesia,” tegasnya.

Ia berharap, para awak media bersikap bijak dalam mengatasi berbagai persoalan dan sebisa mungkin bisa membantu menyelesaikan persoalan yang ada.

“Peran media bisa menggiring opini masyarakat, sehingga penting untuk mendukung ketertiban dan keamanan,” imbuhnya.

“Terus maju PWI Pamekasan, ini awal untuk mengabdikan kepada bangsa dan negara, khususnya Pamekasan. Tetap konsisten sesuai konsistensinya saebagai media,” ucap Mawardi.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Pamekasan AKBP Sugeng Muntaha.

Ia meminta agar awak media menyampaikan informasi berdasar fakta. “Karena apa yang ditulis bisa mempengaruhi opini publik,” katanya.

Selain itu, kapolres juga menegaskan peran penting media dalam pembangunan. Seperti ungkapan menguasai informasi bisa menguasai dunia. “Jadi kami minta informasi selalu up to date, yang tidak jelas menjadi jelas, yang sulit menjadi mudah. Bukan justru sebaliknya,” tegasnya.

Bahkan Sugeng juga meminta agar media bisa memberikan pencerahan kepada publik, termasuk bagi insatansi yang dipimpinnya. “Semoga lebih bermanfaat bagi masyarakat, dan menjadi pencerahan,” pungkasnya. (PWI Pamekasan)