Jurnal STAIN Pamekasan Dibaca 33 Negara

by -

JURNAL-STAINPENAWARTA.COM – Jurnal Okara, yakni jurnal bahasa dan sastra di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan dibaca oleh masyarakat di 33 negara di dunia.

Jurnal Bahasa dan sastra di Perguruan Tinggi Islam itu, merupakan satu dari 7 jurnal yang diterbitkan oleh STAIN Pamekasan.

“Tapi jurnal ini memfokuskan pada kajian kebahasaan, baik itu bahasa sebagai sebuah ilmu (linguistik), pembelajaran bahasa, maupun kesusastraan,” kata Wakil Ketua II STAIN Pamekasan Achmad Muhlis kepada wartawan Pamekasan, Kamis (21/12016).

Hingga kini, jurnal Okara STAIN itu telah mempublikasikan kurang lebih 100 artikel baik hasil penelitian mapun kajian-kajian pemikiran, yang ditulis oleh kalangan akademisi baik dari lingkungan STAIN Pamekasan sendiri maupun dari kontributor/penulis dari beberapa Universitas di tanah air.

Jurnal itu terbit dengan dua versi, baik versi cetak maupun online [http://ejournal.stainpamekasan.ac.id/index.php/okara].

Jurnal ini, juga terindek oleh 17 lembaga pengindex dunia, yang sampai saat ini masih terdapat beberapa jaringan pengindek jurnal yang masih melakukan review atau memberikan penilaian terhadap jurnal Okara.

Disamping itu juga tercatat beberaa reviewer mancanegara, diantaranya Republik Sudan, Suleyman Demirel Universitesi, Isparta, Turkey, Al Azhar University of Cairo, Egypt,  University of Malaya, Malaysia, serta beberapa editor dari beberapa kampus negeri di Indonesia.

Keberadaan jurnal ilmiah merupakan wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk menyampaikan gagasan ilmiah, baik hasil penelitian maupun kajian akademik lainnya, dapat berupa artikel, baik turunan skripsi, thesis, dan atau disertasi, maupun hasil telaah yang dipresentasikan dalam kegiatan seminar.

Dalam publikasi ilmiah ini terdapat 3 jenis karya ilmiah yang dapat ditampilkan, yaitu berupa prosiding, jurnal, dan antologi.

Jurnal ilmiah ini juga merupakan media yang disediakan oleh lembaga utnuk memfasilitasi pemuatan artikel ilmiah dosen.

Artikel yang dimuat di jurnal ini dapat digunakan untuk kebutuhan fungsional dosen sebagai tenaga edukatif, juga sebagai wadah bagi para guru yang mempublikasikan karya-karyanya. (STAIN/Sukma)