Kementerian Pariwisata Kucurkan Dana Hibah Rp36 Miliar

by -
Penyerahan Bantuan Dana Hibah untuk pengembangan seni budaya di lembaga pendidikan dan pondok pesantren di Jawa Timur.

 

Penyerahan Bantuan Dana Hibah untuk pengembangan seni budaya di lembaga pendidikan dan pondok pesantren di Jawa Timur.
Penyerahan Bantuan Dana Hibah untuk pengembangan seni budaya di lembaga pendidikan dan pondok pesantren di Jawa Timur.

PENAWARTA.COM – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengucurkan dana hibah sebesar Rp36 miliar, guna membantu mengembangkan potensi seni budaya di wilayah itu.

Agar tepat sasaran, dalam penyaluran dana hibah ini, kementerian mengandeng beberapa lembaga seni budaya dan perfilman, diantaranya, Karyawan Film dan Televisi (KFT), Badan Pembinaan Seni Tradisional dan Modern(BPSTM) Indonesia dan Yayasan Sentral Global Jaya Bahana Bangsa (YSGJBB).

“Dana hibah Rp36 miliar ini masih diverifikasi sesuai kebutuhan lembaga di daerah,” kata Staf Ahli Kementerian Pariwisata RI, Febriyan Aditya, di sela-sela sambutan pada penyerahan perangkat drumben kepada 28 sekolah dan yayasan se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Darul Hikam, Desa Langkap Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Selasa (1/12/2015).

Ia menjelaskan, dana hibah seni budaya ini, adalah hasil dari kelebihan pajak perfilman di Indonesia, sehingga pemerintah memandang perlu untuk membina dan mengembangkan budaya seni di daerah.

“Pada tahun 2011, pajak perfilman berlebihan, nah kelebihan ini pemerintah bingung mau disalurkan kemana? akhirnya dengan usulan dari lembaga perfilman seni budaya, dana ini dibuat program rintisan pariwisata,” terangnya.

Namanya rintisan, lanjut Briyan, Kementrian mencoba merintis beberapa program diantaranya lagu promosi wisata, film promosi wisata, televisi promosi wisata, TV lokal muatan nasional, villa wisata, wisata sungai danau dan laut dan abrasi pantai wisata.

Dan untuk program lagu promosi wisata ini, kementerian memberikan bantuan satu set perangkat musik drum band kepada 28 yayasan pesantren dan sekolah di Jawa Timur. Sedangkan lembaga yang paling banyak mendapatkan bantuan ada di Madura.

“Jadi perset alat musik drumband ini, nilainya Rp136 juta, semoga bisa bermanfaat bagi anak didik dan lembaga,” pintanya.

Selain itu alat drum band, dana hibah ini, juga di peruntukkan pembinaan sanggar seni teater di setiap sekolah. Masing-masing sangar teater akan mendapatkan dana pembinaan Rp13 juta per enam bulan.

“Tidak hanya itu, kita juga akan membuat film di Bangkalan, dan menanggung biaya 40 persen dari total anggaran film. Dengan pemain 70 persen daerah, 30 persen dari pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Bangkalan Kholifi menyatakan, sangat berterima kasih dengan program dari Kementerian Pariwisata. Tentunya bantuan ini, sangat bermanfaat bagi masyarakt di daerah, terutama lembaga pendidikan pesantren.

“Kedepan, lembaga pesantren harus lebih diperhatikan, karen pesantren adalah perintis para pejuang di negeri ini,” katanya. (PW/HS/ Rilis)