PWI Jadi Media Partner Pemilihan Guru Teladan

oleh -
Bupati Pamekasan Achmad Syafii saat menyampaikan sambutan dalam ajang pemilihan guru teladan Pamekasan 2015.
Bupati Pamekasan Achmad Syafii saat menyampaikan sambutan dalam ajang pemilihan guru teladan Pamekasan 2015.

PAMEKASAN (PENAWARTA.COM) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan menjadi media partner dalam ajang pemilihan guru teladan yang digelar Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang digelar mulai tanggal 18 hingga 27 November 2015.

PWI menjadi media partner bersama sejumlah media lainnya, antara lain Koran Harian Koran Madura, portal berita online mediamadura.com dan radio Ada FM.

Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz mengatakan, PWI bersedia menjadi media partner dalam ajang pemilihan guru teladan yang digelar dalam rangka menyambut hari guru itu, karena organisasi ini memang berkomitmen untuk ikut andil dalam memajukan dunia pendidikan.

“Selain itu, visi dan misi kepengurusan PWI Pamekasan saat ini juga sama, yakni ingin menjadikan guru melek media,” katanya.

Penyerahan piaga pemhargaan oleh panitia penyelenggara pemilihan guru teladan 2015 kepada PWI Pamekasan dan media partner lainnya.
Penyerahan piaga pemhargaan oleh panitia penyelenggara pemilihan guru teladan 2015 kepada PWI Pamekasan dan media partner lainnya.

Sebanyak 306 guru di Kabupaten Pamekasan, bersaing mengikuti pemilihan guru teladan itu.

“Ke-306 guru yang mengikuti pemilihan guru teladan kali ini, merupakan perwakilan guru dari berbagai tingkatan, yakni mulai dari guru SD/MI, MTs/SMP, hingga guru SMA/SMK dan MA,” kata Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Ahmad Faridi.

Ke-306 guru itu masing-masing terdiri dari, guru tingkat SD/MI sebanyak 111 orang, SMP/MTs sebanyak 99 orang dan guru tingkat SMA dan yang sederajat sebanyak 96 orang.

Bupati Pamekasan Achmad Syafii dalam sambutannya menyatakan, pemilihan guru teladan yang digelar kali ini merupakan wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas keilmuan guru secara terintegratif, karena tidak hanya oleh Dinas Pendidikan, akan tetapi juga oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan.

“Ini luar biasa, dan dengan digelarnya kegiatan ini, semoga komitmen dan kinerja para guru akan lebih baik lagi,” katanya.

Seleksi peserta pada pemilihan guru teladan yang digelar pemkab dan Kemenag Pamekasan, serta PGRI, dan PWI Pamekasan, serta beberapa media lokal Madura seperti Koran Harian Koran Madura, Media Madura dan Radio Ada FM Pamekasan ini diawali dengan tes tulis dan akan berlangsung selama beberapa hari kedepan.

Dari masing-masing tingkatan, yakni mulai dari tingkat SD/MI hingga SMA dan yang sederajat, nantinya akan dipilih sebanyak 5 orang peserta terbaik.

Selain kemampuan akademik, panitia juga akan melakukan survei lapangan kepada guru yang lolos verifikasi tahap awal.

“Survei lapangan itu, nantinya akan menggali informasi tentang potensi guru, kepribadian dan pola komunikasi sosial guru, baik di lingkungan sekolah dan masyarakat,” kata Kepala Disdik Pamekasan Moh Yusuf Suhartono.

Hasil perpaduan antara nilai akademik melalui tes tulis dan survei lapangan, serta tes wawancara kepada yang bersangkutan itulah yang akan menentukan juara di masing-masing tingkatan.

Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pembelaan Wartawan PWI Pamekasan Muchsin mengatakan, kerja sama dalam pelaksanaan pemilihan guru teladan antara PWI dengan pemkab dan kemenag dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan itu, sebagai wujud komitmen PWI dalam upaya ikut memajukan dunia pendidikan melalui seleksi guru teladan.

“Kami berpendapat bahwa kemajuan dalam banyak hal bisa dicapai, salah satunya melalui jalur pendidikan,” katanya.

Oleh karenanya, sambung wartawan Harian Surya ini, sejak kepengurusan PWI Pamekasan 2015-2016 dilantik pada 20 Agustus 2015 PWI Pamekasan langsung membuat kontrak kerja sama dengan perguruan tinggi di Pamekasan, saling membantu sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

Hingga November 2015 ini, PWI Pamekasan telah membuat kontrak kerja sama dengan dua perguruan tinggi, yakni STAIN Pamekasan dan Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan.

Penobatan Guru Teladan

Tiga orang guru dari tingkat SD/MI hingga SMA/SMK dan MA yang dinobatkan sebagai guru teladan Pamekasan 2015.
Tiga orang guru dari tingkat SD/MI hingga SMA/SMK dan MA yang dinobatkan sebagai guru teladan Pamekasan 2015.

Berdasarkan hasil seleksi yang digelar panitia, ada tiga orang guru di yang mendapatkan anugerah guru teladan setelah panitia melakukan seleksi mulai tanggal 18 hingga 26 November 2015.

Ketiga orang guru yang mendapatkan Anugerah Guru Teladan adalah guru MI Nurul Islamiyah, Tlanakan, Subkhiatin Noor; guru SMP Negeri 2 Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Yudi Pertiwi dan guru SMA Negeri I Kecamatan Pakong, Nurrahim Bambang Solihen.

ā€œPemberian Anugerah guru teladan ini berdasarkan seleksi yang digelar panitia dalam beberapa hari ini,ā€ kata Ketua Panitia Pelaksana Moh Faridi.

Tiga guru yang ditetapkan sebagai guru teladan itu, merupakan bagian dari 15 orang yang masuk nominasi sebagai guru teladan dan mereka juga mendapatkan penghargaan dari panitia pelaksana.

Ke-15 guru yang masuk nominasi itu, masing-masing:

Guru Tingkat SD/MI:
1. Yadia Pertiwi (SDN Gladak Anyar Pamekasan)
2. Yesi Martiningsih (SDN Pakong III)
3. Latifah Rahmi (SDN Panaguan II)
4. Eri Iswanti (SDN Jungcang I)
5. Subkhiatin Noor (MI Islamiyah Ambat)

Finalis Tingkat SMP/MTs :
1. Yudia Pertiwi (SMPN II Pegantenan)
2. Munarwi (SMPN I Proppo)
3. Anita Eka Widaryanti (SMPN I Kadur)
4. Nurul Hayati (SMPN I Batumarmar)
5. Rini Rahmatillah (MTsN Parteker)

Finalis Tingkat SMA/MA/SMK :
1. Nurrahim Bambang (SMAN I Pakong)
2. Nenda Nurjanah (SMAN I Pakong)
3. Ahmad Sugianto (SMAN I Pakong)
4. Nurul Kamariyah (SMAN 4 Pamekasan)
5. Sulistiana (SMKN I Tlanakan) (Rilis PWI/PW/*)