306 Guru Ikuti Pemilihan Guru Teladan

oleh -

GURU-TELADAN-AntPAMEKASAN (PENAWARTA.COM) Sebanyak 306 guru di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mengikuti pemilihan guru teladan yang digelar Dinas Pendidikan bekerja sama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat di aula kampus STAIN Pamekasan, Rabu (18/11).

“Ke-306 guru yang mengikuti pemilihan guru teladan kali ini, merupakan perwakilan guru dari berbagai tingkatan, yakni mulai dari guru SD/MI, MTs/SMP, hingga guru SMA/SMK dan MA,” kata Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Ahmad Faridi, seperti dilansir situs beritasatu.com, Rabu (18/11/2015).

Ke-306 guru itu masing-masing terdiri dari, guru tingkat SD/MI sebanyak 111 orang, SMP/MTs sebanyak 99 orang dan guru tingkat SMA dan yang sederajat sebanyak 96 orang.

Bupati Pamekasan Achmad Syafii dalam sambutannya menyatakan, pemilihan guru teladan yang digelar kali ini merupakan wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas keilmuan guru secara terintegratif, karena tidak hanya oleh Dinas Pendidikan, akan tetapi juga oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan.

“Ini luar biasa, dan dengan digelarnya kegiatan ini, semoga komitmen dan kinerja para guru akan lebih baik lagi,” katanya.

Seleksi peserta pada pemilihan guru teladan yang digelar pemkab dan Kemenag Pamekasan, serta PGRI, dan PWI Pamekasan, serta beberapa media lokal Madura seperti Koran Harian Koran Madura, Media Madura dan Radio Ada FM Pamekasan ini diawali dengan tes tulis dan akan berlangsung selama beberapa hari kedepan.

Dari masing-masing tingkatan, yakni mulai dari tingkat SD/MI hingga SMA dan yang sederajat, nantinya akan dipilih sebanyak 5 orang peserta terbaik.

Selain kemampuan akademik, panitia juga akan melakukan survei lapangan kepada guru yang lolos verifikasi tahap awal.

“Survei lapangan itu, nantinya akan menggali informasi tentang potensi guru, kepribadian dan pola komunikasi sosial guru, baik di lingkungan sekolah dan masyarakat,” kata Kepala Disdik Pamekasan Moh Yusuf Suhartono.

Hasil perpaduan antara nilai akademik melalui tes tulis dan survei lapangan, serta tes wawancara kepada yang bersangkutan itulah yang akan menentukan juara di masing-masing tingkatan.

Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pembelaan Wartawan PWI Pamekasan Muchsin mengatakan, kerja sama dalam pelaksanaan pemilihan guru teladan antara PWI dengan pemkab dan kemenag dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan itu, sebagai wujud komitmen PWI dalam upaya ikut memajukan dunia pendidikan melalui seleksi guru teladan.

“Kami berpendapat bahwa kemajuan dalam banyak hal bisa dicapai, salah satunya melalui jalur pendidikan,” katanya.

Oleh karenanya, sambung wartawan Harian Surya ini, sejak kepengurusan PWI Pamekasan 2015-2016 dilantik pada 20 Agustus 2015 PWI Pamekasan langsung membuat kontrak kerja sama dengan perguruan tinggi di Pamekasan, saling membantu sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

Hingga November 2015 ini, PWI Pamekasan telah membuat kontrak kerja sama dengan dua perguruan tinggi, yakni STAIN Pamekasan dan Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan. (PW/BS/*)