UIM Pamekasan Wisuda 582 Mahasiswa

by -

UIM PAMEKASANPAMEKASAN (PENAWARTA.COM) – Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (28/11) mewisuda sebanyak 582 mahasiswa dari berbagai fakultas di kampus itu.

Menurut Rektor UIM Pamekasan Ahmad Asir, M.Ag, pelaksanaan wisuda dikonsep berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, yakni dengan memanfaatkan fasilitas kampus.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya wisuda UIM selalu digelar di gedung, tapi pada pelaksanaan wisada kali ini di halaman kampus,” katanya dalam keterangan persnya yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Jumat (27/11/2015).

Selain memperkenalkan bangunan kampus yang baru, pelaksanaan wisuda di halaman kampus hijau ini dimaksudkan sebagai salah satu bentuk kesederhanaan dan penghematan biaya.

Ia menjelaskan, ke-582 mahasiswa yang diwisuda Sabtu (28/11/2015) itu tersebar di tujuh fakultas dan atau di 12 program studi.

Pihaknya berharap, pelaksanaan wisuda sesuai dengan rencana dan tanpa kendala apapun, sehingga pelaksanaannya memuaskan bagi mahasiswa dan orang tuanya.

Para mahasiswa yang diwisuda itu terdiri dari Fakultas Agama Islam (FAI) sebanyak 44 orang, Fakultas Teknik (FT) 278 orang, Fakultas Ekonomi (FE) 47 orang, Fakultas MIPA 30 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 113 orang dan Fakultas Pertanian sebanyak 20 orang.

Selain itu, UIM Pamekasan juga mewisuda sebanyak dari Fakultas Kesehatan Program Studi DIII Kebidanan sebanyak 50 orang.

Jumlah mahasiswa yang diwisuda tahun ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, yakni 2014. Sebab, saat itu, jumlah mahasiswa yang diwisuda sebanyak 615 orang.

Perinciannya, mahasiswa dari D2/PGSD-MI sebanyak 508 orang. Wisudawan dari PAI (Pendidikan Agama Islam) 45 orang, dan AS (Ahwalus Syakhshiyah) 6 orang.

Selain itu, wisudawan asal F-MIPA sebanyak 9 orang (matematika) dan ilmu komputer (3 orang). Di Fakultas Teknik Informatika 18 orang dan di Pertanian 13 orang (10 orang dari sosek pertanian dan 3 sosek perikanan). Sedangkan di Fakultas Ekonomi sarjana yang diwisuda 15 orang. Rinciannya, 14 orang (akuntansi) dan 1 orang dari manajemen perdagangan.

Tentang UIM
Universitas Islam Madura (UIM) merupakan perubahan bentuk dan pengembangan kelembagaan dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas Islam Madura pada tahun 2000 berdasarkan SK Yayasan No. 46/SK/YUIM/V/2000 tertanggal 20 Mei 2000 dan kemudian mendapatkan ijin pendirian dari Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 59/D/O/2002 .

UIM senantiasa konsisten terhadap tujuan awalnya yang telah dirancang oleh para pendirinya untuk mencetak sarjana muslim yang paripurna, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, professional sekaligus beriman dan bertaqwa serta berakhlakul karimah.

UIM sebagai lembaga tinggi yang berada dilingkungan pesantren mengembangkan misi ganda yaitu: membangun tradisi akademik dan spiritual keIslaman secara integratif. Kiprah maupun dinamikanya harus konsisten pada pertumbuhan, perubahan dan pembaharuan (growth, change and reform) yang memiliki dua makna sekaligus yaikni makna materiil dan makna spiritual. Untuk meraih makna spiritual perlu dikembangkan rasa keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.

Integrasi keilmuan antara ilmu pengetahuan, teknologi dan ilmu pengetahuan agama diharapkan menjadi solusi terhadap ragam keinginan masyarakat untuk menjadi ahli atau pakar di segala displin kelimuan.

Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah pesantren diharapkan dapat mencetak ilmuan muslim sejati atau teknokrat yang qur’ani. Dengan berbagai fasilitas dan sistem layanan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, serta terus dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan para mahasiswa dalam mengembangkan dirinya dalam suasana yang kondusif dan menyenangkan. (PW/UIM)