Seminar STAIN Pamekasan Datangkan Pembicara Jerman

oleh -
Seminar Internasional di Kampus STAIN Pamekasan, Kamis (10/9/2015)
Seminar Internasional di Kampus STAIN Pamekasan, Kamis (10/9/2015)

Pamekasan (PWINews) – Pusat pengembangan bahasa STAIN Pamekasan Kamis, 10 September 2015 menggelar seminar internasional bertema “Motivating Young Learners Through Meaningfull Activities/ Motivasi Pelajar Muda Melalui Aktivitas yang Menyenangkan”.

Kegiatan ini bertempat di ruangan Multi Centre STAIN Pamekasan dan dibuka oleh wakil ketua I STAIN Ahmad Mulyadi, M.Ag mewakili Ketua STAIN Dr Taufiqurrahman, M.Pd.

Narasumber atau pembicara kunci dalam kegiatan ini didatangkan dari Jerman, yakni bernama Andrea Bossecker yang memang sudah ahli dalam memberikan materi sesuai dengan tema itu.

Ini bisa dilihat dari pengalaman belajarnya di beberapa kampus diantara University of Education Freiburg, Philipps-Universität Marburg, Art History and Educational Sciences, Elementary School Stadtschule Bad Vilbel, Study abroad program at California State University San Bernardino, CA, United States dan pengalaman lainnya dalam pertukaran pelajar internastional.

Pada acara seminar international ini Andrea Bossecker menjelaskan dua poin penting. Pertama tentang materi seminar, kedua, tentang culture in Germany.

Pada poin pertama, Andrea menjelaskan pentingnya pemahaman tentang teori-teori pendidikan oleh semua guru sesuai dengan jenjangnya dalam sebuah proses perkuliahan. Setelah pemahaman tentang teori selanjut dilanjutkan dengan praktik-praktik sesuai dengan teori yang sudah didapatkan secara konsisten dan terus menerus. Artinya teori yang diberikan harus segera di praktekkan agar terinternalisasi kepada semua siswa dan mahasiswa.

Andrea menekankan bahwa semua orang harus meningkatkan kompetensinya sesuai dengan disiplin keilmuan yang dikuasi selama proses pendidikan. Selain itu factor perhatian Negara terhadap pendidikan menjadi salah satu point yang tidak bisa dihilangkan.

Poin kedua, tentang budaya masyarakat Jerman yang membuat negaranya menjadi maju. Diantaranya mereka selalu tepat waktu dan menghargai waktu secara professional. Masyarakat Jerman menghargai dan menjaga tradisi mereka dan mencoba meneruskan apa yang telah di capai oleh orang terdahulunya mulai albert Einstein hingga angela merkel yang sekarang menjabat sebagai perdana menteri Jerman.

Dalam konteks kuliner andrea yang sangat menyukai nasi pecel ini menyatakan bahwa dalam konteks budaya sangat kagum dengan semua tradisi bangsa Indonesia yang sangat beragam serta panora alamnya yang sangat indah. Hal ini dirasakan andrea ketika berkunjung ke pulau gili labak sumenep dengan tim change of culture nya minggu lalu.

Akhirnya acara yang ini diakhiri dengan penyerahan cindera mata yang diberikan langsung oleh ketua pusat pengembangan bahasa Abd Ghofur. M.Pd. selanjutnya tim panitia pelaksana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselengaranya acara seminar internasional ini.(Rilis Tim Panitia Pelaksana Seminar International STAIN Pamekasan)