Perlu Usulan Anggarkan Perluasan Jaringan Irigasi Pertanian

by -
Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Iskandar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Iskandar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pamekasan (PWINews) – Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Iskandar meminta dinas (Dinas PU Pengairan) mengajukan alokasi anggaran untuk perluasan jaringan irigasi pertanian guna meningkatkan produksi hasil pertanian di Kabupaten Pamekasan.

Dinas diminta melakukan survei lapangan, atas temuan tim gabungan dari Babinsa, penyuluh pertanian, dan keluhan dari kelompok tani di Kecamatan Pakong, beberapa hari lalu.

“Temuan di Kecamatan Pakong itu harus ditindak lanjuti, karena ini menyangkut upaya peningkatan produksi hasil pertanian dan ketahanan pangan untuk masyarakat Pamekasan,” kata Iskandar Iskandar dalam rilis yang disampaikan kepada PWI Pamekasan.

Berdasarkan hasil survei tim gabungan yang digelar beberapa hari lalu di Kecamatan Pakong, terdapat dua lokasi yang memungkinkan dioptimalkan sebagai irigasi pertanian. Yakni, Sumber Rajeh yang berlokasi di Dusun Panabber, Desa Bicorong dan Sumber Laras di Dusun Laras Desa Bajang.

Air yang berasal dari Sumber Rajeh, dimanfaatkan oleh Kelompok Tani (Poktan) Yazro’ di Dusun Sawah Desa Bicorong, panjang irigasi 250 meter dan lebar 60 cm dengan tinggi 70 cm.

Dan, apabila di lokasi tersebut dibangun irigasi, maka akan bisa mengairi sawah kurang lebih 20 hektare, dengan peluang tanam padi bisa hingga 3 kali dalam setahun.

Sementara, terkait air di Sumber Laras diperkirakan akan berpeluang bisa ditanami padi dua kali dan jagung 1 kali dalam setahun dengan perkiraan kebutuhan panjang irigasi sekitar 200 meter, lebar 60 cm dan tinggi 70 cm.

Dengan adanya perluasan jaringan irigasi itu, para kelompok tani di wilayah ini memperkirakan, nantinya akan bisa mengairi sekitar 10 hektare tahan pertanian warga pada musim kemarau.

Menurut Iskandar, peluang untuk mengajukan alokasi anggaran untuk perluasan jaringan irigasi pertanian, saat ini masih memungkinkan, mengingat anggaran berjalan 2015 masih hingga satu semester.

“Anggarannya, nanti kan bisa dialokasikan untuk program 2016, khusus untuk perluasan jaringan irigasi pertanian itu,” katanya menjelaskan. (Lihat: Rilis Kodim Pamekasan, 30 Juli 2015)

Sawah di sebagian wilayah Kecamatan Pakong ini merupakan satu dari enam kawasan sawah irigasi yang ada di Kabupaten Pamekasan selain di Tlanakan, Proppo, Pegantenan, Kecamatan Batumarmar dan Kecamatan Pasean.

Secara keseluruhan, kawasan sawah untuk pertanian di Kabupaten Pamekasan, terdiri dan sawah irigasi, sawah drainase, dan sawah tadah hujan.

Sawah tadah hujan merupakan area yang paling luas diantara area sawah yang lain yaitu sebesar 8.569,00 hektare, kemudian sawah semi irigasi seluas 5.213,03 hektare dan sawah irigasi seluas 1.386,00 hektare. (Rilis Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, 1 Agustus 2015)