Tag: Pamekasan Hebat

KIM Se-Indonesia Digerakkan Sosialisasikan Pencegahan COVID-19

PENAWARTA.COM – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia memberdayakan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di masing-masing daerah guna mensosialisasikan pencegahan dan memberikan pendidikan publik tentang virus corona (COVID-19) yang kini mewabah di negeri ini.

“Saat ini KIM di seluruh Indonesia telah membentuk grup whatshapp sebagai media koordinasi antarsesama pengurus KIM,” kata Sekretaris KIM Pamekasan Hebat Fathor Arifin dalam keterangan persnya kepada media di Pamekasan, Sabtu (25/4/2020) malam.

Grup whatshapp yang diberima nama “Satgas KIM COVID-19” yang dibentuk oleh Analis Kebijakan pada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Annisa Nur Muslimah K itu, untuk mengkoordinasikan dan mengkomunikasi program pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona itu.

Satgas KIM COVID-19 ini sengaja dibentuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Ditjend Tata Kelola Kemitraan Publik Kemenkominfo RI (TKKKP), Seksi Kemitraan Komunikasi Sosial sebagai akselerasi diseminasi konten COVID-19 dari Gugus Tugas Pusat, Kemenkominfo dan Kementerian terkait lainnya.

Diseminasi konten resmi terkait COVID-19 yang disampaikan melalui grup WA itu, agar para pegiat KIM bisa meneruskan informasi tersebut lebih luas ke komunitas melalui media yang dikelolanya, seperti media sosial, dan blog oleh masing-masing KIM.

Selain menyampaikan informasi terkait pencegahan penyebaran COVID-19, Satgas KIM COVID-19 bentukan Kemenkominfo itu juga menyampaikan klarifikasi berita bohong yang beredar di sejumlah media sosial.

“Selain itu, kami juga bermitra dengan Satgas COVID-19 kabupaten berkaitan dengan kegiatan pencegah COVID-19 yang dilakukan,” kata Arif.

KIM Pamekasan Hebat merupakan salah satu kelompok informasi masyarakat yang menjadi binaan organisasi profesi wartawan yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, sebagai upaya mewujudkan cita ideal tatanan masyarakat melek media, serta meningkatkan peran masyarakat dalam bidang jurnalistik (citizen journalistic).

Keterbukaan informasi publik melalui pemanfaatan media blog berbasis konten lokal, yang mendidik dan mencerahkan, merupakan salah satu missi yang hendak diwujudkan melalui kelompok informasi.

Tujuan pembentukan KIM ini, antara lain, meningkatkan pengetahuan, kecerdasan, keterampilan dan keaktifan masyarakat tentang informasi yang benar, serta mampu menyaring informasi yang valid dan mencerahkan.

Maraknya, penyebaran informasi bohong di berbagai media sosial, juga menjadi alasan kelompok informasi masyarakat ini, membentuk wadah organisasi untuk bergerak di bidang penyebaran informasi berbasis blog.

“Saat ini, kami juga bergabung dengan komunitas wartawan di Pamekasan membentuk posko informasi COVID-19,” kata Sekretaris KIM Pamekasan Hebat Fathol Arif, menjelaskan. (PW-29)

Bupati Pamekasan Kukuhkan 107 Kepala Sekolah SD dan SMP, Komitmen Pemerintahan Bersih dan Profesional

PENAWARTA.COM – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, mengukuhkan sebanyak 107 kepala sekolah (kepsek), baik tingka sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Jum’at (17/1/2020) pagi.

Pengukuhan sebanyak 107 kepala sekolah Itu meliputi 98 kepala sekolah dasar (SD), dan 9 orang kepala sekolah menengah pertama (SMP) yang diselenggarakan di Aula Disdik Pamekasan jalan raya Proppo.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi atas dikukuhkannya para pucuk pimpinan yang ada di lembaga pendidikan tersebut.

“Dalam pelaksanaan pengelolaan pendidikan tidak boleh main-main, termasuk dalam rekrutmen tenaga kependidikan, tidak boleh ada jual beli jabatan,” ingatnya, menegaskan.

Bahkan, di masa kepemimpinannya, pihaknya bersama Wabup Raja’e berkomitmen untuk menjadi pemerintahan bersih, profesional serta proporsional.

“Di periode saya dan wabup tidak boleh ada lagi jual beli jabatan. Mari kita bersama-sama bergandengan tangan, bersama-sama menjadikan kabupaten ini di sektor pendidikannya terus berkemajuan dan berdaya saing,” ucap bupati muda itu.

Bupati Baddrut mengatakan, Pemkab Pamekasan menginginkan kepala sekolah menjadi promotor penggerak dalam menggeser kebiasan lama, berubah dengan inovasi baru yang lebih kompetetitif.

“Guru yang baik selalu mengajarkan senyum dan syukur kepada muridnya, dan karena itu maka atmosfer edukasi di sekolah akan positif akan konstruktif,” lanjutnya.

Dirinya menegaskan, roadmap pendidikan masa depan di Pamekasan sudah harus jelas. Dia mengaku lebih memilih integritas lebih utama dari kemampuan pendidikan atau pembelajaran. Sebab baginya, pendidikan merupakan salah satu dari lima program prioritas yang menjadi fokus dalam kepemimpinannya.

Dengam demikian, dirinya menginginkan guru harus menjadi teladan yang baik dalam budaya pendidikan yang berkemajuan, serta menanamkan pada anak didik jika keteladanan itu lebih kuat dari perkataan.

“Menjadi guru dan kepala sekolah itu berat sekali, karena harus menciptakan atmosfer syukur bahagia dan riang gembira dalam proses mengajar di sekolah masing-masing,” tukasnya. (Adv/PW3)

Presidium MD KAHMI : Kami Berharap HMI – Kelompok Cipayung Bersinergi Wujudkan Pamekasan Hebat

Presidium Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI HMI) Pamekasan, Khalifaturrahman berharap seluruh elemen organisasi kepemudaan yang tergabung dalam kelompok Cipayung (HMI, PMII, GMNI, IMM) maupun lainnya bisa bersinergi untuk ikut mewujudkan pembangunan Pamekasan menjadi Kabupaten hebat, Rajjha, Bhajjra dan Parjhuga.

“Saya berharap HMI maupun kelompok yang tergabung dalam Cipayung bisa bersinergi untuk ikut membangun satu kabupaten seperti apa yang dicita-citakan oleh bapak Bupati, yaitu Kabupaten hebat, Rajjha, Bhajjra dan Parjhuga,” ungkap Mamang sapaan akrab khalifaturrahman saat memberi sambutan di acara Youtl Talks Badko HMI Jatim di pendopo Ronggosukowati, Kamis (4/7/2019).

Menurut Khalifaturrahman yang juga Kabid Pariwisata Disparbud itu, peran pemuda sangat penting bagi pembangunan bangsa Indonesia. Termasuk HMI yang bergerak di bidang intelektual, yaitu pemikiran ide dan gagasan.

“Jadi peran HMI sudah jelas dalam tujuannya, bergerak di bidang intelektual, yakni memberikan ide gagasan dan pemikiran dalam berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara,” ungkapnya.

Mamang mengatakan, elemen kepemudaan itu tidak bisa dilepaskan dalam mengantarkan kemajuan bangsa ini. Sebab, peran pemuda menurutnya sangat besar dalam memberikan ide gagasan untuk keberlangsungan pemerintahan di Republik Indonesia.

Apalagi, melalui diskusi tentang pembangunan ditinjau dari perspektif pemuda, pasti akan melahirkan pemikiran ideologis yang berdampak terhadap proses pembangunan suatu daerah.

“Secara subtansif, kegiatan ini harus kita didukung, karena ini proses pembelajaran baik bagi adik – adik HMI maupun kelompok Cipayung lainnya. Gubernur Jawa Timur ibu Khofifah mempunyai program yang sama, yaitu menciptakan Jawa Timur yang harmoni,” imbuh Khalifaturrahman.

Badko HMI Jatim kata Mamang harus bersinergi dengan OKP lainya agar tidak melepaskan peran eksternalnya disamping menjalankan tugas pokok perkaderan yang menjadi agenda rutin.

“Kami Presidium KAHMI berharap kepada adik-adik HMI bersama organisasi lainnya bisa bersama – sama dalam mengawal pembangunan bangsa ini kedepan. Itu cita-cita yang tentunya ingin kita wujudkan,” harapnya. (PW3)

Plt Kepala Bappedda Pamekasan Borong Ganci Pamekasan Hebat

PENAWARTA.COM – Pelaksana tugas Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappedda) Kabupaten Pamekasan memborong gantungan kunci (Ganci) Pamekasan Hebat, Senin (11/02/2019) sore.

Gantungan kunci pamekasan hebat tersebut merupakan hasil ide kreatif sekumpulan pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pamekasan Membaca (KOMPAK).

“Ini bagus, dan saya sangat mengapresiasi kreatifitas adik-adik di komunitas Kompak,” katanya.

Menurutnya, pemuda-pemudi di Kabupaten Pamekasan dapat mengembangkan ide-ide kreatifnya, sehingga menghasilkan sebuah karya yang memiliki nilai ekonomi.

“Tentunya pemuda-pemudi di Pamekasan harus mampu melihat peluang seperti adik-adik Kompak ini,” tutur mantan Kabag LPSI itu.

Ia berharap, ide-ide semacam ini terus lahir dari pemuda mandiri di Kabupaten Pamekasan untuk kemudian menjadi nilai usaha mikro kecil dan menengah (Umkm), sehingga dapat berdampak terhadap penghasilan ekonomi. (PW04)
 

“Pamekasan Hebat” Fasilitasi Ulama Berdakwah Melalui Media

PENAWARTA.COM – Kelompok Informasi Masyarakat Pamekasan Hebat memfasilitasi para dai dan ulama berdakwah melalui media dalam bentuk tulisan berupa artikel dan opini.

“Ayo Berdakwah Melalui Tulisan”. Demikian ajakan yang diposting di funpage facebook “Pamekasan Hebat”.

Ada beberapa hal yang menjadi ketentuan kelompok informasi masyarakat ini terkait dengan tema tulisan. Masing-masing 1). Kesra dan Layanan Publik, 2). Pendidikan, dan Kesehatan, serta 3). Kewirausahaan.

Ketentuan Tulisan meliputi, 1). tulisan minimal 700 kata, maksimal 1.000 kata, dan mengacu kepada kaidah penulisan dalam ejaan yang disempurnakan (bahasa yang baik dan benar),

2). tulisan berupa gagasan atau pemikiran cerdas tentang cita ideal Pamekasan Hebat dan memperhatian IN dan 3E (Nasionalism, Educating, Empowerment, dan Enlightening),

3). Kritik harus disetai tawaran pemikiran solutif dan mengutamakan hal-hal aktual yang sedang berkembang di media saat ini, tentang Pamekasan dan tidak memojokkan salah satu pihak manapun. (diskriptif, analitis dan solutif).

4). tulisan yang dianggap layak akan dimuat di website pamekasanhebat.com pada menu SPEKTRUM dan wujud partisipasi aktif, penulis dalam ikut memberikan kontribusi pemikiran positif membangun Pamekasan lebih baik. 5). Hendaknya disertai foto minimal 2 lembar, yakni foto penulis, dan foto pendukung sesuai tema tulis (1200×700/ landscap) dan tulisan dikirim ke alamat email pamekasanhebat612@gmail.com, disertai nomor kontak (hp) penulis.

Komunitas ini juga menjelaskan, bahwa ajakan kepada ulama dan dai untuk berdakwah melalui tulisan itu, juga sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan peran aktif warganet dan masyarakat Pamekasan melalui jalur ilmiah dengan isi tulisan yang kreatif, inovatif, kritik dengan solusi, dan ini juga sebagai implementasi dari praktik jurnalisne warga (citizen jurnalism). (PW/PH/28/1/2019)