Category: Seni Budaya

Beri Semangat, SSK Satgas TMMD 106 Kodim Malang Suapi Anggotanya

PENAWARTA.COM – Serma La Ode Batih SSK Satgas TMMD 106 Kodim 0818 dari Armed 1 Kostrad suapi anggotanya sambil bercanda untuk lepaskan penat hal ini merupakan bukti bahwa menjadi seorang pemimpin tidak perlu menjaga gengsi karena kedekatan dari seorang pemimpin yang dekat dengan anggota.
Meski capek dan penat yang juga dirasakan dengan ditemani ubi rebus yang baru direbus oleh sang tuan rumah bercanda tertawa lepas bersama anggotanya menjadi perhatian tim Publikasi TMMD 106.

“Hal ini yang membuat saya kagum kepada TNI meski capek setelah seharian membantu kami saat merenovasi rumah mereka tetap bercanda dan tertawa lepas semoga apa yang dikerjakan oleh bapak –bapak TNI saat bertugas TMMD 106 menjadi ladang pahala,” pungkas Ibu Lila sang tuan rumah. (PW3/Pendim)

Wakili Kodim Pamekasan, Siswi SMA 2 Sabet Juara 1 Lomba Lukis Tingkat Kodam

PENAWARTA.COM – Kodim Pamekasan sabet juara 1 lomba melukis tingkat Kodam V/Brawijaya dengan tema ” TNI Profesional Kebanggan Rakyat” yang diselengrakan dalam rangka HUT ke-74 TNI di Aula Spresdam Surabaya. Selasa (08/10/2019).

Sebagai perwakilan yang membawa nama Kodim Pamekasan, Megawati Febriyani siswi kelas 12 SMA Negeri Pamekasan itu dapat bersaing dengan seluruh perwakilan Kodim-Kodim se Jawa Timur hingga mendapat gelar juara 1.

Kapten Inf Bambang selaku Pasiter Kodim Pamekasan menyampaikan terima kasih kepada Megawati Febriyani, orang tua dan pihak sekolah SMA Negeri 2 Pamekasan yang sudah mendukung kegiatan ini.

Selanjutnya, nanti Megawati Febriyani akan mewakili Kodam V/Brawijaya dalam lomba melukis di tingkat pusat yang akan dilaksanakan di Pusjarah TNI tanggal 16 Oktober mendatang.

Elisa Patiran sebagai bapak dari Megawati Febriyani menyampaikan terima kasih kepada Kodim Pamekasan yang telah memfasilitasi bakat putrinya hingga bisa berprestasi di tingkat Kodam V/Brawijaya.

“Semoga pelaksanaan lomba ditingkat nasional nantinya, putri kami juga bisa bersaing se Indonesia dan dapat gelar juara 1 kembali.” harapnya. (PW3/TNI)

Ikatan Putra-putri Batik & APBTN Kutuk Pembakaran Batik “Sekar Jagad”, Tuntut Pelaku Minta Maaf

Ikatan Putra-Putri Batik Pamekasan mengutuk keras terhadap para pelaku kasus pembakaran baju batik tulis motif Sekar Jagad, Minggu (22/9/2019).

PENAWARTA.COM – peguyuban batik tulis Pamekasan yang tergabung dalam organisasi Asosiasi Profesi Batik dan Tenun Nusantara (APBTN) Buana Pamekasan, dan Ikatan Putra-Putri Batik Pamekasan mengutuk keras atas pembakaran batik tulis motif “Sekar Jagad” yang dilakukan oleh sekelompok warga saat berunjuk rasa pada 18 September 2019 di Pamekasan, Jawa Timur.

Aksi protes atas pembakaran batik tulis itu hingga kini masih terus berlanjut. Sebelumnya protes atas aksi pembakaran batik tulis khas Pamekasan itu hanya dilakukan perorangan.

Aksi yang digelar Minggu, oleh dua komunitas ini di dua lokasi berbeda. APBTN Buana di Pasar Batik Tulis di Kelurahan Bugih, Pamekasan, sedangkan aksi oleh Ikatan Putra-Putri Batik Pamekasan di rumah batik Larangan Badung, Pamekasan.

“Aksi ini kami gelar sebagai bentuk keprihatinan atas kasus pembakaran batik tulis Pamekasan oleh sekelompok orang saat berunjuk rasa beberapa hari lalu,” kata Ketua Harian Ikatan Putra-Putri Batik Pamekasan Desy Dwi Amitha.

Desy dan puluhan putra-putri Pamekasan lainnya mengaku, aksi pembakaran batik tulis itu merupakan bentuk pelecehan terhadap hasil karya seni para perajin batik tulis di Kabupaten Pamekasan.

Apalagi, sambung dia, motif batik tulis yang dibakar para pengunjuk rasa tersebut merupakan motif batik yang menjadi kebanggaan para perajin dan masyarakat Pamekasan.

“Sungguh kami sangat kecewa atas kejadian itu, dan terus terang kami sangat kecewa atas aksi pembakaran batik tulis itu,” lantang Desy.

Putra-putri Batik Pamekasan yang berjumlah sekitar 20 orang ini selanjutnya meminta agar para pembakar batik tulis “Sekar Jagad” itu meminta maaf kepada publik dan para perajin batik di Kabupaten Pamekasan agar tidak memancing amarah warga.

Selain putra-putri batik Pamekasan, protes atas kasus pembakaran batik tulis “Sekar Jagad” juga disampaikan oleh Asosiasi Profesi Batik dan Tenun Nusantara (APBTN) Buana Pamekasan.

Menurut Ketua APBTN Buana Mohammad Kuddah, para perajin batik tulis Pamekasan merasa terpukul dan merasa dilecehkan dengan aksi pembakaran oleh sekelompok orang saat berunjuk rasa di kantor Pemkab Pamekasan pada 18 September 2019.

Sebab, menurut dia, batik merupakan hasil karya seni, dan pembakaran pada motif batik “Sekar Jagad” itu, disatu sisi juga merupakan pelecehan terhadap hasil karya seni perajin batik tulis di Pamekasan.

Aksi protes atas pembakaran batik tulis motif “Sekar Jagad” Oleh APBTN Pamekasan di pasar 17 Agustus 1945, Minggu (22/9) siang.

“Yang sangat kami sesalkan kenapa mereka berunjuk rasa menuntut kenaikan harga tembakau, tapi kok malah batik tulis Pamekasan yang dibakar, apalagi batik ‘Sekar Jagad’ yang memang merupakan motif batik tulis asli Pamekasan,” kata Kuddah.

Sebelumnya pelaku pembakaran batik tulis “Sekar Jagad” itu, Zaini dan Abdussalam sempat menjelaskan, pembakaran itu dimaksudkan sebagai bentuk kekecewaan atas kinerja Bupati Pamekasan dan Wakil Bupati Raja’e karena keduanya memakai seragam batik itu saat mencalonkan diri sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan pada pilkada 2018.

Namun Mohammad Kuddah dan para pengurus APBTN Buana lainnya Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakilnya Raja’e hanya tokoh yang memanfaatkan momentum pilkada dengan menggunakan seragam batik tulis.

“Jadi motif batik ‘Sekar Jagad’ ini bukan ada saat Pak Baddrut mencalonkan diri, tapi sudah lama. Ini yang membuat kami, para perajin batik di Pamekasan merasa terpukul dan dilecehkan oleh aksi bakar batik itu,” katanya.

Menurut Mohammad Kuddah, motif batik ‘Sekar Jagad’ ini menjadi kebangkaan masyarakat dan para perajin batik tulis di Pamekasan, karena motif ini juga pernah digunakan oleh Presiden Kedua Republik Indonesia yakni Soeharto, dan pernah dipopulerkan juga oleh Gubernur Jawa Timur saat dijabat oleh Basofi Sudirman.

“Saat pak Baddrut mencalonkan diri dan menjadi Bupati Pamekasan motif batik ‘Sekar Jagad’ ini kembali populer dan kami para perajin serta pedagang batik merasakan manisnya dari kebijakan pak Baddrut Tamam,” kata Mohammad Kuddah, menjelaskan.

Oleh karenanya, sambung dia, pihaknya meminta agar para pembakar batik tulis “Sekar Jagad” hendaknya segera meminta maaf kepada publik, agar tidak membuat suasana semakin gaduh dan memanas.

“Jika permintaan maaf tidak juga dilakukan, maka tentu akan menempuh jalur hukum, karena bagi kami, ini adalah pelecehan atas hasil karya seni para perajin batik tulis di Pamekasan ini. Apalagi saat ini batik telah diakui dunia sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia,” pengurus APBTN Buana lainnya Amin Hosni.

Sebelumnya, akademisi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura Abd Hannan menyatakan, konflik antara perajin batik dengan pengunjuk rasa berpotensi akan memanas tidak segera diselesaikan, karena menyangkut gengsi, yakni batik sebagai karya seni dan kepentingan ekonomi disisi lain.

“Para pihak perlu segera turun tangan untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari kasus ini, karena faktor ketersinggungan sangat dirasakan para perajin batik dari kasus pembakaran tersebut,” kata dosen Sosiologi ini, menjelaskan. (PW3)

TNI di Pamekasan Ikut World Clean Up Day 2019

PENAWARTA.COM – Puluhan anggota TNI dari Kodim Pamekasan bersama dengan Kelompok Peduli Mangrove Madura, Polres pamekasan dan dinas DLH melakukan Gerakan bersih sampah dunia yang dilaksanakan di pantai Desa Tlanakan Kec. Tlanakan Kabupaten Pamekasan, Sabtu (21/09/2019).

Kegiatan yang dihadiri Wabup Pamekasan H. Rajaie itu melakukan penanaman pohon mangrove dan melalukan pembersihan sepanjang pantai Tlanakan

Dalam sambutannya wabub pamekasan menyampaikan gerakan bersih sampah dunia sangatlah bermanfaat khususnya bagi masyarakat Pamekasan.

“Dengan adanya kegiatan ini semoga semakin dapat membawa kesadaran dan membantu masyarakat untuk tidak mencemari lingkungan,” harapnya.

Danramil tlanakan Kapten Inf Heru saat ditemui juga menyampaikan pihaknya akan selalu mendukung kegiatan yang sangat baik itu.

“Apalagi dalam kepentingan strategis hutan bakau atau mangrove ini sangat dibutuhkan oleh TNI,” ucapnya. (PW3/TNI)

Babinsa Nyala Laok Ajak warga Jaga Kerukunan

PENAWARTA.COM – Babinsa Nyalabu Laok  Koramil 0826/01 kota Sertu Dedy melakukan komsos dengan warga binaannya. Rabu (18/09/2019).

Dalam melakukan komonikasi sosial dengan warganya sertu dedy mengajak agar warga masyarakat jaga kerukunan sesama dan jangan percaya adanya hoax yang dapat mengadu domba.

Slamet warga dusun Temor Oro menyampaikan dengan adanya komonikasi dengan babinsa seolah menjadi rujukan untuk mengadukan apabila ada permasalan.

“Terima kasih babinsa atas perhatian dana dedi kasihnya sehingga warga penglegur akan selalu berkoordinasi dan laporan apabila permasalahan,” Katanya.

Babinsa Lesong Laok Komsos Himbau Warga Waspada Kebakaran

PENAWARTA.COM – Babinsa Lesong laok serda Suryadi melaksanakan anjangsana/komsos dengan keluarga sunarwi warga dusun gowa desa lesong laok. Rabu (04/09/2019).

Dalam komsos itu Serda Suryadi menyampaikan agar dimusim kemarau ini dalam membakar sampah harus berhati-hati agar tidak terjadi kebakaran.

“Kalau bakar sampah agar dijaga karena sering terjadi kebakaran dan kesulitan untuk memadamkannya karena terkendala angin dan kekurangan air,” katanya.

Sunarwi mengaku berterima kasih kepada babinsa Lesong Laok yang sangat peduli terhadap warganya.

Peringati 1 Muharram 1441 H, Babinsa Bulangan Haji Kerja Bhakti bersama Warga

PENAWARTA.COM – Peringatan 1 Muharram 1441 merupakan peristiwa bersejarah umat Islam yang selalu diperingati setiap tahun sebagai hari besar.

Berbeda dengan kebiasaan masyarakat pada umumnya dengan mengisi kegiatan keagamanan, Babinsa Bulangan Haji Sertu Hozain bersama warga dusun srangsang desa bulangan haji kecamatan pagantenan melakukan kerja bhakti membersihkan lingkungan. Minggu (01/09/2019).

Ditemui usai kegiatan Sertu Hozain mengemukakan ia selaku Babinsa Bulangan Haji akan selalu mensuprot kegiatan kemasyarakatan.

Kali ini warga dusun srangsang seperti yang sudah direncanakan sebelumnya dalam moment memperingati perayaan 1 muharram dengan berbuat kebaikan melakukan kerja bhakti pembersihan lingkungan.

“Hal ini sangat baik karena peduli terhadap kebersihan itu juga sesuai dengan perintah agama islam, semoga kedepan kegiatan seperti ini akan terus terjaga dan dilaksanakan oleh warga masyarakat,”harapnya. (PW3/TNI)

Ikuti Pawai Budaya HUT ke-74 Kemerdekaan RI, Danramil Pakong Berkostum Sakera

PENAWARTA.COM – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 kemerdekaan RI pemerintah kecamatan pakong melaksanakan kegiatan pawai budaya, Senin (19/08/2019).

Sebagai satuan kewilayahan Koramil 0826/09 pakong ikut serta dalam kegiatan karnaval bersama unsur pemerintah lainnya dan semua lapisan masyarakat.

Berbeda dengan biasanya, Danramil Pakong kapten inf yainaroh bersama unsur muspika menggunakan pakaian adat madura “sakera” dan ikut berjalan kaki mulai garis start di lapangan pakong dan finish di puskesmas Pakong.

Usai kegiatan saat ditemui Danramil pakong menyampaikan bahwa bagi generasi sekarang makna kemerdekaan mungkin tidak sama dengan generasi sebelumnya, tetapi bukan berarti generasi sekarang tidak dapat memaknai kemerdekaan. Meskipun bukan menghadapi ‘musuh’ yang sama, setiap generasi punya perjuangannya sendiri dalam memaknai kemerdekaan ini.

“Sekarang kita tinggal mengisi hasil kemerdekaan salah satunya dengan merayakan hut ke-74 kemerdekaan bangsa Indonesia. Kita harus bersyukur atas nikmat ini dan berterima kasih kepada para pejuang kemerdekaan karena berkat jasa jasa para pahlawan kita bisa menikmati kehidupan dan pembangunan serta kemajuan bangsa indonesia,” tambahnya. (PW3/TNI)

Koramil Kota Pamekasan Borong Piala Ajang Lomba Komsos Kreatif

PENAWARTA.COM – Koramil 0826/01 Kota Pamekasan meraih sekaligus juara 2 dan juara 3 lomba komsos kreatif yang diselenggarakan kodim pamekasan di Aula makodim Jl.Letnan Maksum No.12 kelurahan lawangan daya kecamatan pademawu. Minggu (18/08/2019).

Lomba tari dan lomba fotografi tingkat slta dan sederajat se-kabupaten pamekasan itu merupakan program kodim pamekasan triwulan III tahun 2019 yang mengambil tema “melalui komsos kreatif kita tingkatkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan kesadaran berbangsa dan bernegara dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI”.

Kapten Inf Darminto S.H selaku Danramil 0826/01 Pamekasan menyampaikan banyak terima kasih kepada pemuda binaannya yang berasal dari SMKN 3 pamekasan sehingga bisa langsung memborong juara 2 dan juara 3 dalam lomba fotografi dengan tema kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Kami akan terus melakukan pembinaan kepada para pemuda/pemudi terutama yang mempunyai bakat dan talenta sehingga bakat itu akan selalu terasah dan bisa menjuara lomba di event-event lainya,” tambah Kapten Darminto. (PW3/TNI)