Category: Press Rilis

KIM Se-Indonesia Digerakkan Sosialisasikan Pencegahan COVID-19

PENAWARTA.COM – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia memberdayakan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di masing-masing daerah guna mensosialisasikan pencegahan dan memberikan pendidikan publik tentang virus corona (COVID-19) yang kini mewabah di negeri ini.

“Saat ini KIM di seluruh Indonesia telah membentuk grup whatshapp sebagai media koordinasi antarsesama pengurus KIM,” kata Sekretaris KIM Pamekasan Hebat Fathor Arifin dalam keterangan persnya kepada media di Pamekasan, Sabtu (25/4/2020) malam.

Grup whatshapp yang diberima nama “Satgas KIM COVID-19” yang dibentuk oleh Analis Kebijakan pada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Annisa Nur Muslimah K itu, untuk mengkoordinasikan dan mengkomunikasi program pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona itu.

Satgas KIM COVID-19 ini sengaja dibentuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Ditjend Tata Kelola Kemitraan Publik Kemenkominfo RI (TKKKP), Seksi Kemitraan Komunikasi Sosial sebagai akselerasi diseminasi konten COVID-19 dari Gugus Tugas Pusat, Kemenkominfo dan Kementerian terkait lainnya.

Diseminasi konten resmi terkait COVID-19 yang disampaikan melalui grup WA itu, agar para pegiat KIM bisa meneruskan informasi tersebut lebih luas ke komunitas melalui media yang dikelolanya, seperti media sosial, dan blog oleh masing-masing KIM.

Selain menyampaikan informasi terkait pencegahan penyebaran COVID-19, Satgas KIM COVID-19 bentukan Kemenkominfo itu juga menyampaikan klarifikasi berita bohong yang beredar di sejumlah media sosial.

“Selain itu, kami juga bermitra dengan Satgas COVID-19 kabupaten berkaitan dengan kegiatan pencegah COVID-19 yang dilakukan,” kata Arif.

KIM Pamekasan Hebat merupakan salah satu kelompok informasi masyarakat yang menjadi binaan organisasi profesi wartawan yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, sebagai upaya mewujudkan cita ideal tatanan masyarakat melek media, serta meningkatkan peran masyarakat dalam bidang jurnalistik (citizen journalistic).

Keterbukaan informasi publik melalui pemanfaatan media blog berbasis konten lokal, yang mendidik dan mencerahkan, merupakan salah satu missi yang hendak diwujudkan melalui kelompok informasi.

Tujuan pembentukan KIM ini, antara lain, meningkatkan pengetahuan, kecerdasan, keterampilan dan keaktifan masyarakat tentang informasi yang benar, serta mampu menyaring informasi yang valid dan mencerahkan.

Maraknya, penyebaran informasi bohong di berbagai media sosial, juga menjadi alasan kelompok informasi masyarakat ini, membentuk wadah organisasi untuk bergerak di bidang penyebaran informasi berbasis blog.

“Saat ini, kami juga bergabung dengan komunitas wartawan di Pamekasan membentuk posko informasi COVID-19,” kata Sekretaris KIM Pamekasan Hebat Fathol Arif, menjelaskan. (PW-29)

Rumah Rakyat Pamekasan lakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga

PENAWARTA.COM – Organisasi Masyarakat (Ormas) Rumah Rakyat Pamekasan, Jawa Timur, Senin (30/3/2020) melakukan penyemprotan disinfektan sekaligus ribuan masker guna mencegah penyebaran wabah virus corona.

“Aksi yang kami lakukan ini sebagai bentuk respon atas peningkatan status Kabupaten Pamekasan dari zona hijau ke zona merah, setelah adanya warga yang dinyatakan positif corona,” kata Pembina Ormas Rumah Rakyat Pamekasan, Achmad Iskandar.

Selain menyemprotkan cairan disinfektan, Ormas Rumah Rakyat ini juga menyampaikan sosialisasi secara langsung kepada warga akan pentingnya menjaga pola hidup sehat. Seperti sering mencuci tangan, mengurangi keluar rumah dan tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Yang menjadi sasaran aksi penyemprotan disinfektan ormas Rumah Rakyat ini adalah rumah-rumah warga yang belum tersentuh aksi penyemprotan yang dilakukan oleh aparat setempat.

Menurut Iskandar, penanggulangan penyebaran virus corona ini menjadi tanggung jawab semua pihak, dan bukan hanya pemerintah.

“Jadi, kegiatan yang kami lakukan ini sekaligus sebagai bentuk kampanye kepada semua elemen masyarakat di Pamekasan secara khusus dan Jawa Timur pada umumnya, agar mereka bisa melakukan kegiatan serupa,” katanya.

Iskandar yang juga anggota DPRD Jawa Timur ini lebih lanjut menjelaskan, selain melakukan penyemprotan secara langsung dengan melibatkan puluhan relawan, pihaknya juga mendistribusikan sebanyak 100 buah alat semprot dan bahan disinfektan.

“Jumlah masker yang kami bagikan melalui kegiatan ini sebanyak 3 ribu buah masker,” ungkap pria yang menjabat sebagai anggota DPRD Jatim Dapil XI Madura.

Sementara pelaksana kegiatan aksi sosial penyemprotan disinfektan dan pembagian masker Rumah Rakyat Pamekasan, Heri Boediono menyampaikan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian dan respon cepat terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di kabupaten Pamekasan.

“Penyemprotan disinfektan dan bagi-bagi masker gratis ini merupakan wujud kepedulian dalam merespon kebutuhan masyarakat, khususnya terkait keberadaan masker yang sangat langka di kabupaten Pamekasan,” kata Heri Boediono.

Sementara itu, Kabupaten Pamekasan tercatat sebagai kabupaten yang penyebaran virus coronanya tertinggi di Pulau Madura, karena sudah ada seorang warga yang positif COVID-19.

Data dari Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan menyebutkan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 115 orang, dan orang dalam risiko sebanyak 2.447, dengan jumlah warga positif corona sebanyak 1 orang. (PW-012)

Lapas Pamekasan Cegah Corona dengan Bilik Disinfektan

PENAWARTA.COM – Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Klas IIA Pamekasan, Jawa Timur membuat bilik disinfektan guna mencegah penularan virus corona (COVID-19) di lembaga itu.

“Bilik disinfektan atau ruang sterilisasi ini sengaja kami buat agar Lapas steril dari virus corona, serta sebagai upaya untuk memberi nyaman bagi para petugas dan penghuni Lapas,” kata Humas Lapas Klas IIA Pamekasan Hernowo di Pamekasan, Kamis (26/3/2020).

Seseorang yang masuk dan keluar dari ruang sterilisasi ini diharapkan telah terbebas dari berbagai jenis kuman dan virus sehingga tidak akan menular atau menyebarkan pada sekitarnya.

“Jadi, ini lebih sempurna ketimbang cuci tangan. Kalau cuci tangan kan hanya membersihkan virus dan kuman yang ada di tangan, tapi kalau seperti ini kan bisa seluruh badan,” katanya, menjelaskan.

Bilik Sterilisasi ini dilengkapi sprayer yang bisa mengeluarkan cairan disinfektan secara otomatis ketika ada obyek, yakni manusia masuk di bilik itu.

Disinfektan yang menyemprot tubuh tersebut diharapkan bisa mematikan virus yang menempel dalam pakaian maupun anggota tubuh lainnya.

“Kami mengharuskan petugas maupun tamu masuk ke dalam bilik sterilisasi. Sebelum masuk ke dalam Lapas Narkotika Pamekasan, dan juga di cek suhu tubuh menggunakan thermonal terlebih dahulu,” ujar Hernowo.

Selain itu, sambung dia, Lapas Pamekasan juga menyediakan tempat cuci tangan sebelum memasuki bilik sterilisasi, dan hand sanitizer sebelum dilakukan pengecekkan suhu tubuh.

Sementara itu, di Kabupaten Pamekasan jumlah warga yang diketahui rentan terserang virus corona dan berstatus orang dalam pemantauan (ODP) hingga Kamis siang terdata sebanyak 78 orang dengan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) satu orang.

“Di Pamekasan ini memang belum ada yang positif terserang corona, namun peningkatan kewaspadaan termasuk berbagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona harus terus dilakukan oleh semua pihak,” kata Ketua Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan dr Marsuki. (PW-012).

Tentang Spektrum PWI Pamekasan dan JTV Madura

PENAWARTA.COM – Spektrum adalah program kerja sama antara PWI Pamekasan dengan JTV Madura dalam bentuk siaran live berdurasi selama kurang lebih 1 jam setiap hari Kamis sore. Program ini juga disiarkan di Radio Ralita FM di frekwensi 89,1 sebagai media mitra PWI Pamekasan dalam program spektrum ini.

Program ini ditayangkan di JTV Madura live di TV analog UHF 37, youtobe JTV Madura dan beberapa media sosial. Isi dialog kemudian dinarasikan menjadi berita di beberapa media massa, apabila memang dinilai layak menjadi kontens berita media massa.

Di samping itu, program ini juga mengandeng Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk penyebaran konten berita dari program spektrum tersebut, yakni di situs kim.pamekasanhebat.com/ pamekasanhebat.com, dan media massa online penawarta.com dengan tag #spektrum.

Program kerja sama antara PWI Pamekasan dengan JTV Madura pada tahun 2020 ini tidak hanya menyasar Pamekasan saja, akan tetapi juga dua kabupaten lain di Madura, yakni Sampang dan Sumenep, atas permintaan masyarakat dan pemkab di dua kabupaten ini.

Permintaan semakin meluas, setelah awal Januari 2020, program ini menjadi mitra klub sepakbola Madura United FC dalam acara ulang tahun klub yang membahas tentang evaluasi dan proyeksi klub di musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2020.

Pola pembahasan solutif yang dipandu oleh Sekretaris PWI Pamekasan Esa Arif AS (Direktur Mediamadura.com) juga dinilai masyarakat dan narasumber sebagai ruang efektif untuk menyampaikan sosialisasi dan kepentingan institusi yang efektif.

Program Spektrum 2020
Mengingat kian antusiasnya masyarakat dalam program yang tersaji hasil kerja sama PWI dengan JTV Madura ini, maka pada tahun 2020 ini, tim spektrum juga menambah beberapa program khusus yang diberi nama “Spektrum Khusus”

Bentuk program ini berupa siaran tunda dengan menggali potensi dan membangun optimisme melalui pemberitaan media.

Beberapa program yang telah ditetapkan tim meliputi:
1). Spektrum Goes to Campus. Tim spektrum datang ke kampus-kampus tertentu di Madura (Pamekasan, Sumenep, Sampang dan Bangkalan) dan di sana membahas persoalan2 aktual yang berkembang di masyarakat, sekaligus sebagai sarana pendidikan melek media bagi insan kampus.

2). “30 Menit Lebih Dekat”. Program ini dipandu oleh host khusus, mewawancarai dan mengekplorasi potensi personel yang dinilai berprestasi dan patut dijadikan panutan publik.

3). Spektrum Goes to Village. Program ini dalam rangka mengekplorasi, berbagai potensi dan keunggulan di masing-masing desa yang ada di Kabupaten Pamekasan, sekaligus sebagai bentuk pendidikan melek media bagi masyarakat desa. Tim masih merancang agar agar khusus program goes to village ini bisa live dari balai desa. (PW-012)

PWI Dialogkan Penanganan Corona bersama JTV Madura

PENAWARTA.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Kamis, 19 Maret 2020 ini akan menggelar dialog publik tentang penanganan kasus corona bersama JTV Madura.

“Kegiatan ini penting kami gelar, untuk memberikan pemahaman pada publik seputar corona,” kata Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz dalam rilis yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Rabu (18/3/2020).

Dalam dialog ini ada tiga narasumber yang diundang sebagai pembicara pada acara yang akan dipandu oleh Sekretaris PWI Pamekasan Esa Arif AS itu.

Masing-masing Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pamekasan Totok Hartono, Ketua Penanggulangan Virus Corona (COVID-19) Pamekasan Akmalul Firdaus, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Farid Anwar.

Dialog yang digelar dalam program “Spektrum” yakni program dialog hasil kerja sama antara PWI Pamekasan dengan JTV Madura, akan membahas beberapa hal seputar corona.

Antara lain tentang penanganan dan penanggulangan corona, pencegahan, serta upaya yang telah dan akan dilakukan oleh Pemkab Pamekasan.

Selain itu, melalui dialog ini, PWI Pamekasan ingin mengedukasi masyarakat akan pentingnya menyaring informasi yang bisa dipertanggung jawabkan terkait coronya, mengingat selama ini banyak informasi bohong yang menyebar secara luas, yang sengaja diproduksi oleh oknum yang tidak berlangsung jawab.

“Jadi, dialog ini juga bagian dari tanggung jawab moral PWI Pamekasan kepada publik dalam ikut memberikan pendidikan publik,” kata Aziz.

Sementara itu, jumlah kasus baru penyakit akibat virus corona (COVID-19) yang dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 17 Maret 2020 mencapai 11.526 kasus secara global atau menurun dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai angka tertinggi 13.903 kasus.

Berdasarkan laporan situasi harian WHO terkait COVID-19, total kasus secara global menjadi 179.112 kasus dengan total kematian 7.426 jiwa (475 angka kematian baru).

Penurunan angka kasus baru tersebut tidak bisa disebut sebagai tren penurunan kasus dikarenakan negara Iran tidak melaporkan adanya kasus baru dan kasus kematian per hari kemarin. Pada hari sebelumnya, yaitu 16 Maret 2020, Iran mencatat 2.262 kasus baru (total 14.991) dan 245 kematian baru (total 853).

Namun demikian, kasus COVID-19 baru di beberapa negara Eropa yang menjadi episentrum seperti Italia dan Spanyol memang mengalami penurunan kasus dibanding hari sebelumnya.

Di Italia (total 27.980) bertambah 3.233 kasus baru berkurang dari hari sebelumnya yang pertambahan kasusnya mencapai 3.590 per hari. Di Spanyol (total 9.191) bertambah 1.438 kasus, berkurang dibanding hari sebelumnya yang bertambah 2.000 kasus.

Kasus COVID-19 di Spanyol kini menjadi terbanyak ketiga di luar China menyalip kasus di Korea Selatan. Korea Selatan konsisten menekan kasus baru di bawah 100 yaitu 84 kasus baru per hari kemarin (total 8.320) dengan enam kematian baru (total 81 kematian).

Kasus terbanyak lainnya berada di Prancis (6.573), Jerman (6.012), Amerika Serikat (3.503), Swiss (2.200), Inggris (1.547), Belanda (1.413), Norwegia (1.169), Austria (1.132), Belgia (1.085), dan Swedia (1.059).

Sementara kasus positif COVID-19 di Indonesia meningkat menjadi 172 orang, dengan lima orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Sembilan pasien dinyatakan pulih dan sudah kembali ke rumah.

“Kabupaten Pamekasan ini memang termasuk kabupaten yang aman. Namun demikian, upaya antisipatif perlu terus dilakukan,” kata Pewarta Perum LKBN Antara wilayah Madura ini, menjelaskan. (PW-12).

Cuaca Buruk Berpotensi Terjadi dalam Tiga Hari Ke depan

PENAWARTA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (6/3/2020) menyampaikan peringatan dini tentang potensi cuaca buruk dalam tiga hari ke depan.

Menurut Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemkab Pamekasan Budi Cahyono, potensi cuaca buruk ini, berdasarkan rilis yang disampaikan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Kabupaten Pamekasan dan beberapa kabupaten lain di Jawa Timur diperkirakan masuk dalam prakiraan BMKG tentang potensi cuaca buruk tersebut,” kata Budi.

Ia menuturkan, sesuai dengan rilis yang diterima BPBD Pemkab Pamekasan, selama tiga hari ke depan berpotensi terjadi hujan sedang hingga deras yang disertai petir.

“Waktunya mulai dari pagi, siang, hingga malam hari,” kata Budi.

Oleh karenanya, sambung dia, pihaknya perlu menyampaikan hal itu kepada masyarakat agar lebih waspada dan melakukan antisipasi dini.

“Kami juga telah menyampaikan hal ini ke masing-masing camat, agar bisa disampaikan ke aparat desa,” katanya, menjelaskan.

Budi juga meminta agar semua pihak bisa meningkatkan koordinasi, apabila terjadi bencana alam dengan cara menyampaikan secara langsung ke sms center BPBD Pemkab Pamekasan.

“Petugas keamanan yang ada di masing-masing desa, seperti Babinsa dan Babinkamtibmas juga diharapkan bisa saling menginformasikan jika terjadi bencana,” katanya, menjelaskan. (PW-012)

Inilah Penjelasan BMKG terkait Gempa Lombok

PENAWARTA.COM – Memperhatikan perkembangan terbaru terkait beredarnya berita viral yang memberitakan Gempa Lombok akan memicu aktifnya sumber gempa megathrust maka BMKG menyatakan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Gempa Lombok memiliki sumber gempa yang berbeda dengan sumber gempa Megathrust. Gempa Lombok dibangkitkan oleh Sesar Naik Flores, sedangkan sumber gempa Megathrust dibangkitkan oleh aktifitas tumbukan lempeng di zona subduksi.
  2. Peristiwa gempa Lombok tidak akan memicu aktifnya gempa megathrust karena keduanya merupakan sumber gempa yang berbeda dengan jarak yang cukup jauh. Selain itu kondisi aktivitas kegempaan di Pulau Lombok sat ini sudah memasuki kondisi stabil dan tidak akan mempengaruhi sumber gempa megathrust.
  3. Potensi gempa kuat di zona megathrust Jawa merupakan hasil kajian model yang siapapun tidak tahu kapan terjadinya. Untuk itu BMKG meminta masyarakat saat ini tidak perlu mengkait-kaitkan kemungkinan akan terjadinya gempa kuat yang berdampak di Jakarta.
  4. Informasi bahwa hari ini terjadi Gempa di Hawai berkekuatan M=8.2, Gempa di Fiji M=8.2, Gempa Jepang M=6.4, dan Gempa Lombok M=7.0 juga berita bohong. Hasil monitoring BMKG dan lembaga monitoring gempa di dunia pada hari ini tidak mencatat aktivitas gempa tersebut.
  5. Terkait isu akan terjadinya gempa di Kawasan Bandung Utara dan Jakarta akibat aktivitas Sesar Lembang dan Sesar Cimandiri juga berita bohong, untuk itu dimohon masyarakat tidak mempercayainya.
  6. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing berita bohong (hoax) serta isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
  7. Pastikan informasi gempabumi berasal dari lembaga resmi pemerintah dalam hal ini BMKG yang dapat diperoleh melalui website BMKG (www.bmkg.go.id), mobile apps (Info BMKG) dan media sosial resmi BMKG.

Jakarta, 6 Januari 2020
Deputi Bidang Geofisika BMKG, Dr. MUHAMAD SADLY, M.Eng. (Rilis)

Waspadai Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

PENAWARTA.COM – Adanya pola tekanan rendah di Samudra Hindia selatan wilayah Nusa Tenggara menyebabkan terbentuknya pola pertemuan angin atau konvergensi di sepanjang wilayah Jawa Timur. Dari analisa MJO mulai menguat yang mengindikasikan suplay uap air meningkat, Selain itu saat ini wilayah Jawa Timur juga sudah mendekati puncak musim hujan.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Juanda Surabaya memprakirakan dalam sepekan ke depan POTENSI CUACA EKSTREM, CURAH HUJAN DENGAN INTENSITAS LEBAT YANG DAPAT DISERTAI KILAT/PETIR DAN ANGIN KENCANG berpotensi terjadi di beberapa wilayah sebagai berikut ini:

Periode 04- 10 Januari 2020 :
• Bangkalan
• Banyuwangi
• Bondowoso
• Jember
• Jombang
• Kab. Blitar
• Kab. Kediri
• Kab. Malang
• Kab. Mojokerto
• Kab. Pasuruan
• Kab. Probolinggo
• Kota Batu
• Kota Blitar
• Kota Kediri
• Kota Malang
• Kota Mojokerto
• Kota Pasuruan
• Kota Probolinggo
• Lamongan
• Lumajang
• Magetan
• Pacitan
• Pamekasan
• Pulau Bawean
• Sidoarjo
• Situbondo
• Sumenep
• Surabaya
• Trenggalek
• Tuban
• Tulungagung

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti BANJIR TANAH LONGSOR, BANJIR BANDANG, GENANGAN, ANGIN KENCANG, POHON TUMBANG DAN JALAN LICIN.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Juanda Surabaya membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:

  • http://www.bmkg.go.id;
  • http://www.juanda.jatim.bmkg.go.id;
  • follow media sosial @infobmkgjuanda;
  • telp (031) 8668989

Surabaya, 04 Januari 2020
Kepala BMKG Juanda Surabaya
Bambang Hargiyono, S. Si. (PENAWARTA.COM)

PWI-JTV Bahas Pemanfaatan Dana Desa 2020

PENAWARTA.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan bersama JTV Madura membahas pemanfaatan dana desa 2020 pada dialog mingguan “Spektrum” yang akan digelar Kamis (7/11/2019).

“Pembahasan tentang pemanfaatan dana desa ini penting, agar masyarakat bisa paham, disamping memang karena ada prioritas khusus dari pemerintah pusat,” kata Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz dalam dialog terbatas bersama tim “Spektrum” di Pamekasan, Selasa (5/11/2019) malam.

Aziz menjelaskan, pemerintah menginginkan agar pertumbuhan ekonomi bisa merata secara menyeluruh, yakni tidak hanya terfokus di perkotaan saja, akan tetapi juga di pedesaan.

Keinginan dan niat baik pemerintah ini telah dibuktikan dengan membentuk regulasi yang mengatur tentang teknik tata kelola pemerintah dan keuangan desa, sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014.

Ada 21 poin yang akan menjadi prioritas penggunaan dana desa tahun 2020, meliputi, pelaksanaan pembangunan desa dengan pola padat karya tunai, penanganan kasus balita kerdil (stunting), pengembangan anak usia dini holistik terintegratif, serta pelaksanaan keamanan pangan di desa.

Poin berikutnya adalah pelayanan pendidikan bagi anak, pengembangan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, pembelajaran dan pelatihan kerja, pengembangan desa inklusi, dan pengembangan produk unggulan desa/kawasan perdesaan.

Lalu, pembentukan dan pengembangan BUMDes, pembangunan dan pengelolaan pasar desa, pembangunan embung desa terpadu, pengembangan desa wisata, pendayagunaan SDA, pengendalian perubahan iklim melalui mitigasi dan adaptasi, pencegahan dan penanganan bencana alam, dan kegiatan tanggap darurat bencana aman.

Selain itu sistem informasi dan keterbukaan informasi desa, berikut pemberdayaan hukum di desa juga menjadi prioritas program alokasi dana desa 2020.

“Khusus untuk sistem informasi dan keterbukaan informasi desa, memungkinkan desa untuk membentuk kelompok informasi masyarakat (KIM) dan mengaktifkan website atau blog desa,” katanya.

Pihak desa bisa memilih diantara ke-21 jenis program itu yang akan menjadi unggulan di masing-masing desa, sesuai dengan potensi desa.

Dialog Publik dalam program “Spektrum” ini sebagai salah satu bentuk pendidikan publik yang solutif, serta sebagai upaya menggugah kesadaran publik berperan serta dalam ikut mensukseskan program pembangunan di Pamekasan.

Isi dari dialog publik ini, juga akan dinarasikan dalam bentuk artikel hasil kerja sama antara PWI Pamekasan dengan media online lokal Madura, dan kelompok informasi masyarakat (KIM), sehingga penyebaran informasi dalam isi dialog akan lebih luas ke berbagai media lain dan bisa diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

Dialog publik dengan nama “Spektrum” hasil kerja sama PWI Pamekasan dengan JTV Madura dan Radio Ralita FM digelar rutin setiap hari Kamis, dengan tema-tema aktual dan menjadi perhatian publik di Kabupaten Pamekasan, baik tentang peristiwa, sosial, ekonomi, politik, tata kelola pemerintahan, pendidikan, kesehatan dan kebijakan publik, sebagai bentuk sumbangsih pemikiran dalam berupaya mewujudkan Pamekasan lebih baik. (PENAWARTA.COM)