Category: Peristiwa

Kebakaran di Pakong Pamekasan Hanguskan Tiga Bangunan

PENAWARTA.COM – Kebakaran yang terjadi di Dusun Sumber Taman, sebelah selatan Pasar Pakong, Pamekasan, Kamis (26/3/2020) malam menghanguskan tiga bangunan, yakni rumah, bengkel dan toko.

Ketiga bangunan ini milik Haji Siful warga setempat, dan kejadian mulai pukul 19.00 WIB, Kamis (26/3/2020) malam.

“Kalau korban jiwa tidak, akan tetapi hampir semua isi bangunan ludes terbakar,” kata petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian Moh Gufron.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran ini, namun menurut dugaan karena sambungan arus pendek listrik.

Api pertama kali berasal dari bengkel dan toko onderdil yang berdempetan dengan rumah, lalu meluas ke rumah yang ditempati Haji Siful. (PW-013)

Kebakan Terjadi di Pakong Pamekasan

PENAWARTA.COM – Kebakaran melanda sebuah rumah di Dusun Sumber Taman, terletak di sebelah selatan Pasar Pakong, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (26/3/2020) malam.

Kobaran api terlihat dari kejauhan dan musibah ini menyebabkan warga di sekitar lokasi kejadian panik. Sebagian berupaya memadamkan kobaran api dengan alat seadanya dan sebagian warga menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Reporter penawarta.com di lokasi kejadian melaporkan, beberapa orang petugas dari kepolisian Polsek Pakong dan Koramil Pakong telah tiba di lokasi kebakaran. Mereka bergabung dengan warga membantu memadamkan kobaran api. (PW-012)

Kodim Pamekasan Gelar Personil dan Perlengkapan dalam Penanganan Virus Covid-19

PENAWARTA.COM – Kodim 0826 Pamekasan melakukan apel gelar personil dan perlengkapan dalam penanganan Virus Covid-19 di lapangan Makodim lapangan Makodim 0826/Pamekasan Jl. Letnan Maksum No 12 Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan-Madura-Jatim, senin (23-03-2020)

Pasiops Kodim Pamekasan Kapten Inf Bambang mengatakan pihaknya melakukan siaga personil, alat perlengkapan dan kendaraan dalam penanganan virus covid-19.

“Kami bersama komponen lainnya akan terus melakukan tindakan dan upaya dalam penanganan virus covid-19 yang sekarang lagi menyerang bangsa kita Indonesia.”

“Dengan maraknya kabar dan berita tentang Virus Covid 19 jangan sekali kali dalm pikiran kita di anngap enteng karena sudah banyak korban akibat Viris Covid 19 ini,” ltambahnya.

Lebih lanjut Pasiops juga memerintahkan kepada jajaran anggotanya untuk dapat memberikan pengertian kepada masyarakat agar meminimalisir untuk keluar rumah dan menghindari kerumunan orang banyak.

“mari kita banyak berdoa dan di usahakan hidup bersih sehingga terhindar dari virus Covid-19 ini,” tutupnya. (PW3/TNI)

Bupati Pamekasan Pimpin Penyemprotan Disinfektan COVID-19

PENAWARTA.COM – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Senin (23/3/2020) memimpin langsung penyemprotan disinfektan di tempat ibadah sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19) di wilayah itu.

Bupati bergabung bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan COVID-19 Pemkab Pamekasan dan bergabung dengan tim 3.

“Saya sengaja turun langsung bergabung dengan tim, untuk menggugah masyarakat di Pamekasan ini agar benar-benar memperhatikan imbauan pemerintah terkait penanganan dan pencegahan COVID-19 ini,” kata bupati.

Tempat ibadah yang didatangi langsung oleh Bupati Baddrut Tamam adalah Masjid Agung As-Syuhada di area Monumen Arek Lancor Pamekasan.

Bupati datang ke masjid terbesar di Pamekasan ini didamping Sekda Pemkab Pamekasan Totok Hartono, Kabag Humas Sigit Priyono, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Akmalul Firdaus dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Marsuki.

Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Inf M Effendi dan Kapolres AKBP Djoko Lestari juga turut serta bersama Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan sama-sama menyemprotkan diinfektan di masjid As-Syuhada Pamekasan.

Menurut Kepala BPBD Pemkab Pamekasan Akmalul Firdaus, tim dibagi dalam tiga kelompok dan serentak melakukan penyemprotan disinfektan di Pamekasan.

Selain tempat ibadah, yang juga menjadi sasaran tim kali ini adalah pasar tradisional dan terminal.

“Jadi ada sembilan masjid, tiga pasar tradisional, dua terminal dan satu mall pelayanan publik yang kita lakukan penyemprotan disinfektan hari ini,” kata Firdaus menjelaskan.

Ia menjelaskan, penyemprotan disinfektan itu dibagi dalam tiga tim, yakni tim 1, 2 dan 3.

Tim 1, melakukan penyemprotan di Masjid Bagandan, Alfalah (Jalan Dirgahayu), Masjid An-Nur (Kelurahan Kolpajung), dan Masjid Al-Anwar di terminal lama Kelurahan Lawangan Daja, Kecamatan Pademawu, lalu ke Terminal Bus Ronggosukowati dan Pasar Gurem Pamekasan.

Tim 2 melakukan penyemprotan di Masjid Sumur Putih di Jalan Kabupaten Pamekasan, Masjid Taqwa di Jalan Amin Jakfar dan di Masjid Al-Munawarah di Jalan Segara Pamekasan, lalu ke Pasar 17 Agustus dan Pasar Kolpajung Pamekasan.

Sedangkan tim 3 melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Agung As-Syuhada di area Monumen Arek Lancor Pamekasan, lalu Masjid Ridwan di Kampung Arab Pamekasan dan Mall Pelayanan Publik di Gedung Islamic Centre Pamekasan dan berlanjut ke terminal lama dan Pasar Blumbungan, Pamekasan. (PW-012)

Warga Sampang demo di Tengah Laut

PENAWARTA.COM – Dengan menggunakan perahu nelayan dan kapal besar, ratusan warga asal Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, berunjuk rasa di tengah laut perairan Pulau Mandangin Sampang, Jumat (19/3/2020) sore.

Mengatasnamakan Gerakan Sampang Menggugat (GSM), massa menuntut Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) sebagai perusahaan migas memberikan kontribusi yang jelas kepada pemerintah daerah dalam pengelolaan Participasing Interes (PI).

Serta bentuk tanggungjawab sosial terhadap masyarakat khususnya wilayah terdampak di Kecamatan Camplong. Massa juga mendesak agar Kementerian Lingkungan Hidup meninjau ulang analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) HCML yang diterbitkan sejak tahun 2011.

Dalam aksinya, warga mengepung area pengeboran HCML dalam menyampaikan aspirasi. Sambil membentangkan spanduk bertuliskan ‘Usir HCML’.

Demonstran dibuat geram lantaran pihak HCML tak mau menemui massa yang berorasi ditengah laut perairan.

Terlihat kapal pengamanan bertuliskan Rescue dan polisi sempat menghalau agar perahu dan kapal para demonstran tidak mendekati pengeboran. Namun mereka tetap bersikukuh menyampaikan tuntutan.

Korlap Aksi Syamsuddin saat berorasi mengatakan, sejak HCML sebagai salah satu KKKS beroperasi di wilayah perairan Sampang tahun 2017 sudah memproduksi gas 110 Million Standard Cubic Feet Per Day (MMSCFD) dan 7.000 barel perhari.

“Tetapi tidak memberikan kontribusi yang nyata kepada pemerintah daerah, justru yang terjadi sebaliknya masyarakat dan pemerintah yang dirugikan, seolah-olah ini ada pembiaran dan tutup mata,” ucap Syamsuddin.

Hal senada disampaikan orator lainnya Zhaenal Abidin. Menurut Zhaenal, aktivitas HCML mulai tahun 2013 hingga tahun 2020 ini keberadaan Pemkab Sampang terabaikan. Bahkan masyarakat sudah berulang kali melayangkan ganti rugi atau kompensasi diakibatkan pengusiran oknum yang menjaga di perairan.

“Ada pencemaran lingkungan akibat kebocoran gas di area pengeboran, hal ini juga membuat pendapatan nelayan berkurang yang ditimbulkan dari dampak negatif saat melaut,” ujarnya.

Kepala Lapangan HCML Suryo saat menemui massa menyampaikan, segala yang menjadi bentuk tuntutan massa sudah disampaikan kepada pimpinan yang mempunyai kewenangan penuh.

“Kalau kami disini tidak mempunyai wewenang, tuntutan masyarakat sudah kami catat dan diterima, nanti akan kami koordinasikan kembali dengan pimpinan,” ungkap Suryo diatas kapal sembari menggunakan pengeras suara.

Mengenai dugaan terjadi kebocoran gas yang menyebabkan pencemaran lingkungan. Suryo membantah tidak ada kebocoran gas selama pengeboran.

Usai mendengar penjelasan tersebut ratusan nelayan kemudian langsung membubarkan diri. Meski begitu, massa mengancam akan kembali berdemo menutup paksa kegiatan eksplorasi migas dan mendatangi kantor SKK Migas Surabaya jika dalam waktu 7×24 jam tuntutannya tidak ada kejelasan. (PW-12)

Pasien PDP meninggal dunia di RSUD Pamekasan

PENAWARTA.COM – Pasien dalam status dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Martodirjo Pamekasan, Jumat (20/3/2020).

“Pasien yang meninggal dunia ini masuk PDP karena berasal dari Malang, dan Malang termasuk zona merah COVID-19,” kata Direktur RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan Farid Anwar kepada wartawan di Pamekasan per telepon, Jumat (20/3/2020) malam.

Pasien dirujuk ke RSUD Pamekasan dengan keluhan batuk dan sesak nafas dengan kondisi suhu tubuh tinggi.

Tim media RSUD Pamekasan telah mengambil spesimen pasien untuk diperiksa di laboratorium di Surabaya.

“Hasilnya masih baru bisa diketahui lima hari ke depan,” kata Farid menjelaskan.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini selanjutnya mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan terus meningkatkan pola hidup sehat sebagai upaya antisipasi.

Sebelumnya Pemprov Jatim merilis, wilayah yang paling banyak terdampak corona di Jatim ada di kawasan Malang Raya dan Kota Surabaya. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi zona merah kepada dua wilayah tersebut karena sudah ada yang positif corona.

Malang Raya menduduki posisi pertama dengan rincian 24 orang ODP, 8 orang PDP dan 2 orang dinyatakan positif corona. Kota Surabaya kemudian menyusul dengan 18 ODP, 8 PDP dan 7 orang dinyatakan positif.

Jember menyusul dengan 16 ODP dan 3 PDP. Sidoarjo mengekor di peringkat 4 dengan 10 ODP dan 3 PDP. Tulungagung terdapat 1 ODP dan 4 PDP. Lalu Mojokerto 5 ODP.

Jombang 1 ODP, Gresik 1 PDP, Bangkalan 1 ODP, Kabupaten Pasuruan 1 ODP, Situbondo 1 ODP dan 1 PDP, Bondowoso 2 ODP, Banyuwangi 1 ODP, Lumajang 1 PDP.

Blitar 2 ODP, Trenggalek 2 ODP, Ponorogo 1 PDP, Pacitan 2 PDP, Bojonegoro 1 ODP, Tuban 2 ODP, Lamongan 2 ODP, Kabupaten Kediri 2 ODP, dan Magetan 1 ODP.

Hingga Kamis (19/3/2020) pukul 18.00 WIB terdapat 9 pasien positif corona, 36 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 91 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jatim. Persebaran wabah corona tersebut ada di 23 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Kabupaten Pamekasan, menurut anggota tim Satgas Penanggulangan Virus Corona Pamekasan Farid Anwar ini, belum masuk sebagai daerah rawan.

Namun, demikian, dengan kehati-hatian dan kewaspadaan perlu terus ditingkatkan, agar masyarakat terhindari dari COVID-19. (PW-012).

Tanggap Bencana, Koramil Kadur bersama Polsek dan BPBD Bersihkan Puing Longsor

PENAWARTA.COM – Hujan dengan intesitas yang tinggi melanda wilayah kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura Jawa Timur, Jumat (13/03/2020) siang.

Dampak dari derasnya hujan itu mengakibatkan tanah longsor dengan panjang sekitar 10 meter dan tinggi sekitar 50 meter di Dusun Perempengan Desa Kadur Kecamatan Kadur.

Pasca kejadian bencana tanah longsor pihak Koramil-Polsek Kadur dan BPBD Pamekasan datang kelokasi untuk membersihkan puing longsor yang menutup separuh badan jalan pancoran.

Danposramil Kadur serma Suaedi mengatakan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana tanah longsor ini.

“Selanjutnya kami bersama dengan anggota polsek dan bpbd akan melakukan karya bakti bersihkan puing longsor agar tidak mengganggu pengguna jalan yang melintas di jalan pancoran,” tutupnya. (PW3/TNI)

Bupati Baddrut Tamam Tinjau Lokasi Banjir di Jokotole

PENAWARTA.COM – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Selasa (25/2/2020) malam meninjau lokasi banjir di Jalan Jokotole, Pamekasan.

Bupati datang ke lokasi didampingi Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Pamekasan Sigit Priyono, Kepala Dinas Sosial Syaiful Anam, Kepala Bagian Kesbangpol Imam Rifadi, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Masrukin dan sejumlah staf di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Bupati terlebih dahulu meninjau lokasi banjir di pemda timur, dan selanjutnya menuju gang disebelah barat kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Pamekasan.

Di gang ini, bupati masuk ke halaman rumah warga, dan menyapa para korban banjir, serta menyerahkan bantuan berupa nasi bungkus kepada para korban banjir.

“Disini rutin, setiap tahun seperti ini?,” tanya bupati kepada pemilik rumah di ujung gang ini.

“Ia, bapak. Soalnya air dari sawah di ujung sana mengalir kesini,” ujar warga kepada Baddrut Tamam.

Bupati muda ini selanjutnya menesuri aliran banjir di gang sempit yang terletak di belakang kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan tersebut.

Bupati melihat secara langsung saluran air sawah yang masuk ke perkampungan warga. Ia juga menyapa warga dan memberikan bantuan nasi bungkus.

Selanjutnya bupati bersama rombongan, meninjau genangan banjir di belakang kantor Disperindag sebelum akhirnya meninjau korban banjir di perkampungan warga yang ada di belakang pemda timur.

Di lokasi ini, bupati menelusuri perumahan warga yang penuh dengan genangan dan menyapa warga yang sedang patroli di pos jaga.

“Ini perlu penanganan khusus, agar tidak menjadi bencana rutin bagi warga yang tinggal disini,” ujar bupati.

Di dua lokasi banjir yang dikunjungi tersebut, yakni di belakang kantor Disperindag dan pemda timur, bupati justru menjadi sasaran warga berswafoto. (Adv/PW-12).

Tanggap bencana, Koramil Batu Marmar cek Lokasi Longsor

PENAWARTA.COM – Komandan Koramil 0826/11 Batu Marmar Kapten Inf Priyo Budi Utomo bersama Forpimka setempat dan BPBD Pamekasan melakukan peninjauan lokasi terdampak longsor di dusun Tengginah desa Batumarmar, Kamis (16/01/2020).

Diketahui sebelumnya, terjadi hujan lebat pada hari Rabu kemarin sehingga mengakibatkan tebing dengan tinggi kurang lebih 7 meter tepatnya dibelakang rumah Marjito mengalami longsor menimpa dapurnya, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Ditemui usai pengecekan Kapten Inf Priyo mengatakan akan mengerahkan personilnya untuk bergabung melaksanakan karya bakti memperrbaiki longsor itu bersama dengan Polsek, BPBD dan masyarakat.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat agar pada musim hujan ini lebih hati-hati, selalu waspada terhadap timbulnya bencana,” tambahnya.

Danramil bagian utara Pamekasan itu juga menghimbau kepada masyarajat agar apabila terjadi bencana, agar secepatnya memberikan laporan kepada petugas terdekat untuk segera mendapat bantuan. (PW3/TNI)