Category: Olahraga

Persepam Menang Tipis Atas Laga FC

PERSEPAMPENAWARTA.COM – Klub sepak bola Persepam Madura Utama (P-MU) berhasil memetik poin penuh di laga ketiga lanjutan Indonesian Soccer Championship (ISC) B Grup 6 yang digelar di Stadion A Yani Sumenep, Sabtu (14/5/2016) dengan skor 1:0 atas Laga FC.

Gol tercipta atas kreasi pemain cadangan Boy Jati yang masuk menjelang babak kedua berakhir menggantikan Yeikama Kahol.

Sejak kick off, pertandingan berlangsung dengan tempo sedang, kedua tim terlihat sama-sama sulit mengembangkan permainan, hingga nyaris tidak ada peluang berarti yang berhasil diciptakan keduanya, baik Persepam maupun Laga FC.

Hanya sesekali klub binaan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menekan pertahanan, tapi gol tak kunjung tercipta.

Setiap upaya mengusai bola yang dilakukan anak asuh Jaya Hartono kerap terpotong di tengah dan di sektor pertahanan Laga FC.

Dari segi permainan, justru tampak tim besutan Uston Nawawi yang tapil tanpa didampingi sang platih lebih nyaman menerapkan strategi permainannya.

Di pertengahan laga, kedua tim sama-sama menganti satu pemain, Laga FC lebih dulu menarik pemain tengahnya dan diganti pemain belakang, sedangkan PMU menarik pemain tengah dan juga diganti pemain tengah. Namun, babak pertama dipaksa berkahir tanpa gol.

Usai dari kamar ganti, kedua tim masih dengan stategi dan pemain yang sama. Seperti babak pertama, aksi kedua kesebelasan terlihat sangat menoton. Bahkan, para pemain PMU sulit mengontrol permainan, salah passing dan sering kehilangan bola menjadi pemandangan yang biasa.

Baru di sepuluh menit terakhir, Jaya Hartono memasukkan Boy Jati menggantikan stiker Yeikima Kahol yang terlihat kurang berkembang di lini serang Persepam.

Alhasil, di menit 88 pergantian itu terbukti jitu, Boy Jati berhasil mengoyak gawang Laga FC yang dijaga Ardi Yuniar setelah sempat terjadi kemelut, dan gol itu menjadi peyelamat P-MU dari hasil imbang untuk ketiga kalinya.

Seisi stadion yang bergemuruh, membuat Qischil dkk terpacu, sisa waktu normal dan 4 menit injury Persepam terus berupaya menekan, namun berhasil membuat gol tambahan. Skor tidak berubah tetap 1-0 hingga laga berakhir.

Bermain Tegang

Pelatih Persepam, Jaya Harono mengaku, timnya tidak bermain seperti biasanya. Dia beralasan, anak asuhnya bermain tegang, sehingga apa yang diinstuksikan tidak berjalan dengan baik.

“Pemain kelihatan tegang, tengang sekali, karena mereka tidak bisa memainkan permainan seperti yang ada latihan, sekema yang kita buat tidak jalan sama sekali,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, target wajib menang sangat mempengaruhi permainan Qischil CS, termasuk pula penyebabnya, karena main di kandang pertama, sehingga membuat para pemain tegang.

Disebabkan tegang itu, menurut Jaya, feeling pemain menjadi hilang, kerja sama hilang. Bahkan, pola permainan yang disepakati selama latihan juga hilang.

“Ya, mereka terbebani target wajib menang, jangankan kalah, imbang pun kami tidak boleh,” jelasnya.

“Secara hasil saya puas, tetapi secara permainan tidak, mudah-mudahan di laga berikutnya kami bisa memperbaiki semua kekurangan yang ada di tim, lebih-lebih mental pemain,” katanya, menambahkan. (PW/Media Madura)

MU Akhirnya Bawa Toni Mossi ke Palembang

Pelatih Madura United Gomes De Olievera saat melakukan seleksi pemain untuk melawan Sriwijaya FC.

Pelatih Madura United Gomes De Olievera saat melakukan seleksi pemain untuk melawan Sriwijaya FC.

PENAWARTA.COM – Pelatih klub sepak bola Madura United, Gomes De Oliviera, akhirnya memutuskan untuk membawa Toni Mossi untuk menghadapi Sriwijaya FC pada laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Jakabaring, Pelembang yang akan digelar pada 15 Mei 2016.

Dengan demikian, maka total pendukung Madura United (MU) yang akan berlaga melawan Sriwijaya FC sebanyak 18 orang dari sebelumnya 17 pemain.

“Mossi kami bawa karena perkembangan kesehatannya terus membaik setelah diterapi oleh pelatih Madura United,” kata Gomes De Oliviera dalam rilisnya.

Saat menyampaikan rilis ini, rombongan Madura United telah tiba di Palembang dengan 17 orang pemain.

Mossi akan menyusul ke Palembang Jumat (13/5) malam dan tidak bersamaan dengan 17 pemain Madura United lainnya.

Gomes mengatakan, meski Mossi diajak ke Palembang bersama 17 pemain lainnya, keputusan apakah ia akan diturunkan saat lawan Sriwijaya FC, masih akan melihat perkembangan lebih lanjut.

“Yang terpenting, kami bersyukur kesehatan Mossi terus membaik dan dia diharapkan dalam kondisi baik,” katanya.

Berikut Nama Pemain Madura United FC yang kini telah tiba di Palembang guna melawan Sriwijaya FC pada laga lanjutan TSC yang akan digelar pada 15 Mei 2016:
Herry Prasetyo dan Joko Ribowo (kiper), Fabiano Beltrame, Guntur Ariadi, Jeki Arisandi, Gilang Ginarsa, Munhar, Rendy Siregar (bek), Ahmad Maulana Putra, Asep Berlian, Bayu Gatra Sanggiawan, Elthon Mara, Engelberd Sani, Slamet Nurcahyo, dan Rossi Noprihanis (gelandang).

Dua pemain lainnya ialah Pablo Rodreguez Aracil, Rishadi Fauzi sebagai penyerang.

Di kompetisi TSC ini, Madura United meriah poin 4 dan berada di posisi 3 setelah sebelumnya berhasil menaham imbang dalam laga tandang di Stadion Gelora Bangkalan dengan skor 0.0 melawan Arema Cronos. (PW/Min/Rilis)

MU Bawa 17 Pemain Hadapi Sriwijaya FC

Madura-United-PWPENAWARTA.COM – Pelatih Madura United FC membawa 17 pemain untuk menghadapi Sriwijaya FC pada laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Jakabaring, Pelembang yang akan digelar 15 Mei 2016.

“Untuk menghadapi Sriwijaya FC, sebenarnya kami berharap bisa membawa serta seluruh pemain. Tetapi melihat kenyataannya hanya maksimal 18 pemain yang bisa dimasukkan dalam daftar susunan pemain, maka kami putuskan hanya bawa 17 pemain saja,” kata pelatih Madura United Mario Gomes De Olivera dalam keterangan yang diterima di Pamekasan, Kamis (12/5/2016).

Seleksi lewat latihan internal akan menentukan siapa saja pemain yang akan dibawa ke Palembang. “Sore ini latihan terakhir kami gelar, dan tim yang akan ikut ditentukan malam ini,” katanya.

Gomes menjelaskan tim MU akan berangkat dari Pamekasan menuju Palembang pada Jumat (13/5).

Saat ini pemain Madura United tinggal 22 orang, setelah Jeong Kwang Sik resmi diputus kontrak akibat masa izin tinggalnya habis, dan pemain Firly Apriyansyah mengundurkan diri.

“Tidak apa-apa kami memiliki pemain dalam jumlah sedikit tetapi mereka berkualitas dan mau berlatih maksimal dan mau bekerja di lapangan permainan,” ujarnya.

Gomes menyebutkan MU memiliki beberapa pemain yang dinilai sangat berkualitas antara lain mantan pemain Sriwijaya FC seperti Jeki Arisandi, Rishadi Fauzi, dan Bayu Gatra.

Di kompetisi TSC ini, Madura United meriah poin 4 dan berada di posisi 3 setelah sebelumnya berhasil menaham imbang dalam laga tandang di Stadion Gelora Bangkalan dengan skor 0-0 melawan Arema Cronus. (MU/PW/Antara)

Kapten MU: Saya Paham Pemain Arema

Pelatih, manajemen dan kapten kesebelasan Madura United saat jumpa pers di kantor PWI di Jalan Panglima Sudirman, Pamekasan.

Pelatih, manajemen dan kapten kesebelasan Madura United saat jumpa pers di kantor PWI di Jalan Panglima Sudirman, Pamekasan.

PENAWARTA.COM – Kapten Kesebelasan Madura United Fabiano Beltrame, mengaku paham dengan sebagian pemain Arema Cronos yang akan menjadi lawan di lapangan hijau pada laga tandang di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Jumat (6/5/2016).

“Saya pernah bersama mereka. Saya sedikit tahu mereka memiliki banyak pemain bagus dan suporter yang membeludak di kandangnya. Kami ingin mengulangi lagi kemenangan lawan mereka, tetapi bukan karena adu penalti,” kata Fabiano Beltrame, seperti dirilis manajemen Madura United ke sejumlah media di Pulau Madura, Rabu (4/5/2016)

Madura United pernah mempermalukan Arema di Piala Gubernur Kaltim (PGK), beberapa waktu lalu dengan adu pinalti.

Kapten kesebelasan Madura United Fabiano Beltrame, merupakan mantan pemain Arema Cronos, berserta empat pemain lainnya, yakni Gilang Ginarsa, Engelberd Sani, Toni Mossi dan Munhar

“Saat mengalahkan Arema di PGK lalu, kami merasa masih belum bisa tolak ukur bahwa kami lebih baik dari mereka. Waktu kami mujur, untuk besok, kami harus buktikan bahwa layak diperhitungkan,” ucap Gilang Ginarsa.

Engelberd Sani yang juga pernah memperkuat Arema Cronus menyampaikan ketidaksabarannya untuk menghadapi mantan klubnya.

“Saat bermain lawan Arema, semangat saya terus tumbuh dan terus naik. Saya suka jika mampu mengelabui mereka,” terangnya.

Begitupun dengan Toni Mossi. Pemain asal Spanyol itu berharap bisa diturunkan oleh coach Gomes de Oliviera kala melakoni laga bertajuk big match tersebut.

“Saya berharap terlibat dalam pertadingan lawan Arema. Sekali lagi saya ingin terlibat mengalahkan mereka,” pintanya.

Sedangkan menurut bek tangguh Madura United, Munhar. Siapapun yang menjadi lawan bagi timnya, para pemain tidak akan tinggal diam untuk mencuri poin. Tak terkecuali lawan mantan klub.

“Bagi saya, siapapun lawan akan dihadapi dengan maksimal. Tidak ada kata mantan tim,” pungkas Munhar. (MM/PW/MU)

Madura United Bawa 16 Pemain ke Bandung

TSC-Madura-UnitedPENAWARTA.COM – Madura United Foodball Club (MUFC) membawa sebanyak 16 pemain ke Bandung pada laga perdana Torabica Soccer Championship (TSC) melawan PS TNI pada 1 Mei 2016.

Menurut Pelatih Madura United Football Club (MU FC), Gomes De Olivera, Jumat (29/4/2016) pemain yang diikutkan dalam lawatannya tersebut berdasarkan kebutuhan tim sebagaimana evaluasi bersama manajemen.

Berikut daftar 16 pemain yang ikut bertandang ke Bandung :

1. Herry Prasetyo (PG)
2. Joko Ribowo (PG)
3. Fabiano Beltrame
4. Munhar
5. Maulana.
6. Gilang Ginarsa
7. Rendy Siregar
8. Guntur Ariyadi
9. Asep Berlian
10. Slamet Nurcahyo
11. Engelberd Sani
12. Elthon Maran
13. Jeong Kwang Sik
14. Pablo Aracil
15. Rishadi Fauzi
16. Bayu Gatra

Ia menjelaskan, pemain yang tidak ikut ikut tetap rutin berlatih agar selalu bugar.

Skuad Madura United FC akan melakoni pertandingan perdananya dalam Kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC)melawan PS TNI pada tanggal 1 Mei mendatang yang berlangsung di stadion Sliwangi Bandung.

Dari 16 pemain yang berlaga di terdiri dari Penjaga gawang, Herry Prasety dan Joko Ribowo

Belakang: Fabiano Beltrame, Munhar, Ahmad Maulana Putra, Gilang Ginarsa, Rendy Siregar, Guntur Ariyadi

Tengah: Asep Berlian, Slamet Nurcahyo, Engelberd Sani, Eliazer Thonchy Maran, Jeong Kwang Sik

Depan: Pablo Rodriguez Aracil, Rishadi Fauzi, Bayu Gatra Sanggiawan. (PWI Pamekasan)

“Berbaur-Bersahaja” Dukung Nobar Final Madura United

PWI-NOBAR-MUPENAWARTA.COM – Wakil rakyat di Pamekasan, yang terkenal dengan jargon “Berbaur/berbagi untuk rakyat” yakni Baddrut Tamam dan “Bersahaja/ berjuang bersama untuk Pamekasan sejahtera” yakni Halili, mendukung `nonton bareng/nobar` laga final Madura United Foodball Club pada Piala Bergilir Gubernur Kaltim 2016 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Madura pada 13 Maret 2016 di Area Monumen Arek Lancor setempat.

Tidak hanya mendukung, kedua wakil rakyat ini juga menyediakan hadiah menarik bagi para maniak bola Pamekasan yang akan hadir pada acara nonton bareng yang digelar PWI Pamekasan bersama manajemen Madura United.

“Bola ini merupakan wadah pemersatu masyarakat yang sangat efektif,” kata anggota DPRD Jatim Baddrut Tamam kepada panitia penyelenggara nobar PWI Pamekasan, Jumat (11/3/2016).

Oleh karenanya, sambung Baddrut, pihaknya mendukung kegiatan tersebut, dengan harapan sepak bola di Madura ini kedepan akan lebih maju dan berprestasi.

Nobar, kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, merupakan bentuk kekompakan dukungan masyarakat, terutama supporter bola pada klub sepak bola yang didukungnya.

Hal senada juga disampaikan wakil rakyat di DPRD Pamekasan Halili.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga Ketua DPRD Pamekasan ini menyatakan, dukungan terhadap klub sepak bola yang telah membawa nama harum Madura di kancah nasional patut dilakukan.

“Tidak ada salahnya, jika kita memberi semangat dengan cara nonton pada klub yang telah membawa harum nama Madura itu,” katanya.

Madura United berhasil merebut tiket final setelah mengalahkan Persiba Balikpapan dan Arema Cronus pada babak semifinal, sementara Pusamania Borneo FC mengalahkan Sriwijaya FC dan Surabaya United FC.

Menurut koordinator kegiatan PWI Pamekasan Zainul Atikurrahman, nobar yang digelar PWI Pamekasan ini, bukan hanya kali ini saja.

Sebelumnya pada babak semifinal, PWI Pamekasan juga menggelar nobar laga Madura United di Kedai Baca Sebelas 12 di Jalan Trunojoyo, Pamekasan, bersama para supporter sepak bola, serta mahasiswa di Pamekasan. (Humas PWI Pamekasan)

PWI Pamekasan Agendakan Nobar Laga Final PGK

PWI-NOBAR-MUPENAWARTA.COM  – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Madura, mengagendakan nonton bareng (nobar) babak final Piala Gubernur Kalimantan Timur (PGK) 2016 Minggu (13/3/2016).

Nonton bareng laga Madura United yang disiarkan secara live di salah satu stasiun televisi swasta nasional itu digelar di area Monumen Arek Lancor dan terselenggara berkat kerja sama antara organisasi profesi wartawan itu dengan manajemen Madura United Foodball Club.

Menurut Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz, nonton bareng pertandingan Madura United versus Burneo FC itu dipusat di Monumen Arek Lancor, karena tempatnya luas dan tempat berkumpulnya masyarakat.

“Selain itu, nobar laga final tim kebanggaan masyarakat Madura itu, kami juga akan menyediakan beberapa hadiah,” katanya.

Dapatkan pula doorprise menarik dengan hadiah utama sepeda gunung, kipas angin, helm SNI, payung dan kaos tim Madura United serta kartu perdana.

Acara ini juga terselenggaran berkat dukungan beberapa pihak. Antara lain Cahaya Pro Mild dan didukung oleh handphone Vivo, Huawei, serta Sinar Baru Pamekasan.

Asisten Manajer Madura United Ziahul Haq menyatakan, kerja sama dengan PWI Pamekasan dilakukan, karena organisasi profesi ini merupakan organisasi yang menaungi semua insan pers, di Pamekasan.

PWI juga memiliki bidang khusus olahraga, yakni seksi Pemuda dan Olahraga untuk tingkat kabupaten atau SIWO di tingkat provinsi.

“Kami tidak hanya siap bekerja sama dalam hal nobar, akan tetapi kami juga bersedia berdialog lebih inten tentang dunia olahraga,” katanya, menjelaskan.

Menurut koordinator Nobar Zainul Atikurrahman, nobar yang digelar PWI Pamekasan ini, bukan hanya kali ini saja.

Sebelumnya pada babak semifinal, PWI Pamekasan juga menggelar nobar laga Madura United d Kedai Baca Sebelas 12 di Jalan Trunojoyo, Pamekasan, para supporter sepak bola, serta mahasiswa di Pamekasan. (Humas PWI Pamekasan).