Moh Hasanuddin

Author's posts

Hamas Minta Pemkab Pamekasan Jamin Ketersediaan Sembako selama Ramadhan

PENAWARTA.COM – Anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan Haji Maskur Rasyid meminta pemkab menjamin ketersediaan kebutuhan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah di tengah pandemi virus corona (COVID-19) kali ini.

“Selain ketersediaan kebutuhan bahan pokok, yang juga tidak kalah pentingnya adalah harga kebutuhan bahan pokok yang murah dan terjangkau,” kata “Hamas” sapaan karib Haji Maskur Rasyid itu di sela-sela acara aksi bagi-bagi masker dan cuci tangan yang digelar DPC PPP di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Selasa (22/4/2020).

Hamas menyatakan, pandemi corona yang terjadi selama ini telah menyebabkan daya beli masyarakat berkurang dan pada akhirnya menyebabkan perekonomian memburuk.

Warga miskin dan kurang mampu yang tidak mempunyai penghasilan tetap, seperti tukang becak, pekerja transportasi daring dan sopir angkutan umum, sangat merasakan dampak COVID-19 ini.

Apalagi, sebenar lagi umat Islam akan menunaikan ibadah puasa Ramadhan, dimana tingkat konsumsi untuk mempersiapkan ibadah wajib itu biasanya cenderung meningkat.

“Maka dari itu, ketersediaan kebutuhan bahan pokok benar-benar harus dikawal oleh Pemkab Pamekasan, termasuk berupaya untuk mengendalikan harga,” kata Hamas.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, pemerintah sebenarnya telah mengumumkan untuk memberikan bantuan sosial kepada warga miskin dan kurang mampu terdampak COVID-19 melalui bantuan langsung tunai (BLT).

Program yang pernah direalisasikan pemerintah sepuluh tahun lalu ini, sebagai upaya untuk menekan efek sosial dan menekan angka kemiskinan di masyarakat, dinilai tepat.

“Tetapi program baik ini juga harus diikuti dengan upaya yang terukur juga, yakni melalui pendataan yang akurat bagi calon penerima bantuan,” katanya.

Oleh karenanya, Hamas meminta agar pendataan calon penerima bantuan akurat, sehingga program baik pemerintah pusat pada warga miskin dan kurang mampu terdampak COVID-19 benar-benar tepat sasaran.

Penasihat Komunitas Kedai Baca Sebelas 12 Pamekasan ini lebih lanjut menyatakan, jika keduanya bisa dilakukan sekaligus, yakni bantuan tepat sasaran dan harga sembako selama Ramadhan hingga Idul Fitri tetap terkendali, maka masyarakat tidak akan merasa kesulitan dan tidak akan terlalu merasakan dampak COVID-19. (PW-216)

KAHMI Pamekasan Bantu Tempat Cuci Tangan di Masjid As-Syuhada

PENAWARTA.COM – Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Pamekasan, Jawa Timur kini mulai menyebarkan bantuan tempat cuci tangan, guna mencegah penyebaran virus corona ke masjid.

“Masjid yang kami prioritaskan untuk dipasang tempat cuci tangan adalah masjid As-Syuhada,” kata juru bicara KAHMI Pamekasan Iskandar di Pamekasan, Jumat (27/3/2020).

Ia menjelaskan, masjid As-Syuhada menjadi prioritas bantuan tempat cuci tangan, karena masjid ini sering didatangi warga dari luar Pamekasan.

“Warga yang dalam perjalanan dari Surabaya dan hendak menuju Sumenep, banyak yang mampir disini untuk shalat,” kata Iskandar.

Selain itu, masjid As-Syuhada Pamekasan juga merupakan masjid terbesar di Kabupaten Pamekasan dan paling banyak jamaahnya.

Tempat cuci tangan paket lengkap, berupa tandon, wastafel dan sabun cair ini ditempatkan di halaman masjid.

“Selain itu, melalui bantuan ini, kami berharap bisa menjadi media edukasi kepada masyarakat. Apalagi, di Islam itu kan ada ajaran yang menyatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman,” kata mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang ini.

Ketua Umum Yayasan Masjid Agung As-Syuhada KH Achmad Baidawi Absar menerima langsung penyerahan bantuan tempat cuci tangan dari KAHMI Pamekasan ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian KAHMI Pamekasan. Selain sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona, bantuan tempat cuci tangan ini bisa menjadi media edukasi bagi masyarakat,” katanya.

Bantuan tempat cuci tangan paket lengkap ini merupakan hasil penggalangan dana dari anggota KAHMI Pamekasan dan para donatur yang peduli terhadap upaya pencegahan virus corona. (PW-0112).

HaMas Apresiasi Upaya Pemkab Tangani Corona

PENAWARTA.COM – Wakil Ketua Komisi III DPRD Pamekasan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Haji Maskur Rasyid (HaMas) mengapreasiasi upaya Pemkab Pamekasan mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Kami menilai, upaya yang dilakukan Pemkab Pamekasan sudah bagus, akan tetapi perlu dukungan semua pihak,” katanya, Kamis (19/3/2020).

Pelibatan institusi samping, seperti kepolisian Polres Pamekasan dan Kodim 0826 Pamekasan dalam menanggulangi virus corona merupakan bukti nyata dari pola kemitraan yang terintegratif.

Demikian juga dengan kelompok relawan yang juga terlibat aktif dalam upaya menangani kasus corona.

Upaya jemput bola yang dilakukan tim penanganan corona di Pamekasan seperti melakukan pemeriksaan pada orang dalam pemantauan (ODP) menurut Wakil Ketua Komisi III DPRD dari dapil 1 ini, merupakan nilai plus, sehingga masyarakat bisa merasakan kehadiran Pemkab Pamekasan.

Hanya saja, sambung dia, yang juga perlu diperhatikan oleh Pemkab Pamekasan dan tim penanganan corona adalah para petugas medis yang ditugaskan menangani virus ini.

“Fakta bahwa ada dokter yang meninggal dunia karena terserang virus corona adalah fakta yang tidak bisa diabaikan,” ujar politikus muda ini.

Bahkan, HaMas mengusulkan, jika memungkinkan, bagi petugas medis dan relawan diberi insentif khusus, karena jenis virus ini terbukti memang perlu diwaspadai dan berpotensi menimpa siapa saja apabila tidak hati-hati. (PW-12)

Pemuda Asal Pamekasan Terbitkan Buku Berjudul ‘Rindu Berdarah’

PENAWARTA.COM – Setiap orang memiliki kisahnya sendiri-sendiri, yang dialaminya setiap saat, mulai dari terbit matahari hingga terbenam di ufuk barat.

Ada banyak cerita yang mungkin dapat diceritakan, mulai dari kisah asmara, pekerjaan, pertemuan dengan teman sejawat dan keseluruhan kisah dalam kesehariannya.

Namun tidak banyak dari mereka yang mengabadikannya dalam sebuah karya tulis, sehingga menjadikannya sebuah karya abadi yang menjadikan pengarangnya dikenal sepanjang masa.

Imron Maulana (24) pemuda asal Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan adalah satu dari sekian pemuda yang memiliki talenta itu. Mengabadikan kisahnya dalam sebuah oretan pena menjadi sebuah buku.

“Soal menerbitkan buku sebenarnya itu berasal dari kesukaan saya di dunia literasi, dimana dari semua buku yang pernah saya baca harus saya tulis kembali dalam bentuk resensi,” katanya, Sabtu (29/06/2019).

Dari situ, kata Imron, kalau hanya membaca itu kurang afdol, jika hasil bacaan tersebut tidak disampaikan kepada orang lain. Karenanya Ia memilih menulis untuk menyampaikan hasil dari buku yang ia baca.

“Nah, dari situ kemudian terbitlah buku pertama saya yang judulnya ‘Rindu Berdarah’. Buku itu sebenarnya kumpulan cerpen dan puisi yang pernah saya terbitkan di media, baik media online dan media cetak, tapi itu lebih banyak yang ada di blog pribadi saya. Semua tulisan itu saya coba kumpulkan lagi dijadikan satu dalam kotak bernama ‘Rindu Berdarah’ itu,” tutur pemuda yang aktif di Komunitas Pamekasan Membaca (Kompak) itu.

Lebih lanjut, Imron menjelaskan mengapa bukunya diberi nama “Rindu Berdarah”, sebab nama itu yang pas untuk membungkus tema yang berkaitan dengan semua tulisan-tulisan itu.

“Selain memang itu adalah cerpen andalan saya dan cerpen itu juga yang juga dimuat oleh media cetak Koran Madura,” ujar dia.

“Dari karya pertama ini saya harap untuk diri saya pribadi agar lebih bersemangat berkarya, dan untuk para pemuda-pemuda di sekitar saya mungkin karya ini juga menginpirasi mereka agar menulis, sebab dengan menulis kita akan hidup abadi dan tumbuh subur dalam sejarah manusia,” tandasnya.

Imron Maulana memang masih menerbitkan satu buku yang berjudul “Rindu Berdarah”, namun tidak menutup kemungkinan bagi dirinya untuk terus berkarya dan berkarya.

Perlu diketahui, Imron Maulana merupakan pemuda penuh talenta, selain ia sebagai mahasiswa Pascasarjana IAIN Madura, ia juga aktif sebagai aktivis di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai Wadir Bidang Pengabdian Masyarakat Bakornas LAPMI PB HMI. (PENAWARTA.COM)

FKUB Pamekasan Sambut Kedatangan FKUB Probolinggo

PENAWARTA.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pamekasan menyambut kedatangan rombongan FKUB Kabupaten Probolinggo di Gedung PKK Ronggosukowati Pamekasan, Sabtu (29/06/2019).

Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka silaturrahim dan kunjungan kerja FKUB Kabupaten Probolinggo bersama FKUB Kabupaten.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Pamekasan, Syaifullah Farid Wadjdi mengucapkan permohonan maaf karena Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam tidak dapat menemui rombongan FKUB Kabupaten Probolinggo, dikarenakan ada agenda ke luar kota.

“Kami atas nama Bupati Pamekasan mengucapkan selamat datang, ahlam wa Sahlan bihudurikum. Selamat datang di Kabupaten Pamekasan yang mempunyai tiga julukan yakni kabupaten pendidikan, kabupaten batik dan kabupaten Gerbang Salam ini,” katanya saat sambutan mewakili Bupati Pamekasan.

Syaifullah Farid Wadjdi itu menjelaskan sekilas tentang Kabupaten Pamekasan kepada para rombongan FKUB Kabupaten Probolinggo.

“Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu kabupaten diantara empat kabupaten yang ada di Madura, dengan jumlah penduduk 800 ribu lebih, dan 13 kecamatan, 178 Desa dan 11 Kelurahan,” tutur Farid sapaan akrab Syaifullah Farid Wadjdi itu.

Kemudian, Farid mengungkapkan bahwa ada tempat peribadatan yang terkumpul menjadi satu wilayah yang bertempat di Vihara Avalokitesvara.

“Ini merupakan tempat ibadah yang unik dan terpadu, karena di dalamnya selain Vhihara, ada klenteng, ada mushollah, dan ada pura tempat peribadatan orang hindu. Masyarakat disana juga sangat baik dengan lingkungannya,” ucapnya menjelaskan.

Sementara Ketua FKUB Kabupaten Probolinggo, KH Idrus Ali, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kedatangannya ke Kabupaten Pamekasan untuk silaturahmi dan menimba ilmu bersama FKUB Kabupaten Pamekasan.

“Kedatangan kami kesini untuk silaturrahim dan kunjungan kerja balasan,” katanya.

Selanjutnya, ketua FKUB Kabupaten Probolinggo memperkenalkan satu persatu rombongannya.

Setelah itu, kedua belah pihak baik dari FKUB Kabupaten Pamekasan dan FKUB Kabupaten Probolinggo saling memaparkan program kerja yang sudah terealisasi untuk kemudian bertukar pendapat dan sebagai bahan evaluasi kinerja selanjutnya.

Diketahui, hadir dalam acara silaturahim tersebut, Kepala Kemenag Kabupaten Pamekasan, Kabag Kesra, Plt Kepala Bakesbangpol, dan Camat Kota Pamekasan, FKPSEDU serta pengurus FKPUB Kabupaten Pamekasan. PENAWARTA.COM)

Ketuam PB HMI Sebut Sikap Prabowo Patriotik

PENAWARTA.COM – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan menolak keseluruhan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019. Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Respiratori Saddam Al Jihad meyakini bahwa Pasangan Calon (Paslon) 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menjadi pihak Termohon bisa menerima putusan MK secara konstitusional.

Menurutnya, Prabowo memahami mekanisme demokrasi bahwa dalam sistem demokrasi di Indonesia, pihak yang berkeberatan dengan hasil pemilu bisa mengajukan gugatan hukum lewat MK. Dan langkah tersebut sudah ditempuh kubu Paslon 02.

Saddam mengatakan, sikap Prabowo yang menghormati putusan MK merupakan sikap patriotik sehingga bisa menghindarkan konflik horizontal akibat persoalan kepemiluan dan politik di Indonesia.

“Bila Prabowo menerima putusan MK maka ini merupakan sikap patriotik Prabowo. Sehingga di luar itu yang menolak hasil MK adalah pelaku demokrasi kriminal,” kata kandidat Doktor Ilmu Pemerintahan ini, seperti dilansir sindonews.com, Kamis (27/6/2019).

Ia menekankan bahwa bisa jadi yang “memanas-manasi” situasi demokrasi ini itu merupakan musuh kedaulatan rakyat sesungguhnya. “Siapapun yang menolak hasil demokrasi adalah musuh rakyat,” tegas penulis buku Pancasila Ideologi dunia ini.

Menurutnya, siapa pun yang mengadu domba rakyat untuk kepentingan politik, mereka sebenarnya tidak pernah senang adanya persatuan. Dan mereka adalah musuh rakyat.

Di sisi lain, pihak-pihak yang menerima penyelesaian sengketa pemilu di MK, mereka adalah pihak yang menyadari betul bahwa dalam sistem demokrasi, ada mekanisme hukum.

Selanjutnya, kata Saddam, pihak yang mengadu-domba untuk kepentingan politik, baik di elite atau di akar rumput, serta yang menyudutkan hasil demokrasi bisa dikatakan sebagai agen asing yang ingin memecah belah kedaulatan rakyat dan NKRI secara sosial politik.

Terakhir, Saddam menekankan bahwa generasi milenial siap merajut persatuan dan meyakini tidak akan bisa diadu domba oleh pihak-pihak yang menghayal untuk memecah belah rakyat karena persoalan kepentingan politik. (PENAWARTA.COM)

Rumah Mebel di Pademawu Pamekasan Terbakar

PENAWARTA.COM – Rumah mebel milik warga di Dusun Sawahan, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, Selasa (23/6/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB terbakar.

Rumah mebel yang terbakar itu milik warga bernama M Siran (60) warga setempat.

Sebelum kebaran, terdengar suara letupan dari arah belakang rumah, yakni di bagian dapur, dalam radius sekitar 1 kilometer lebih.

Tak lama kemudian api terlihat membubung dan langsung menjalar ke arah depan, yakni ke rumah M Siran.

Tiupan angin kencang membuat kobaran api semakin membara dan dengan cepat membakar rumah berukuran 6 x 10 meter yang terbuat dari papan kayu tersebut.

Warga yang mengetahui kejadian ini berupaya memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Sebagian berupaya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Dua unit sepeda motor jenis Supra dan Vario yang berada di dalam rumah itu juga terbakar.

“Api membakar dengan cepat, karena selain angin bertiup dengan kencang, di dalam rumah itu juga ada sepeda motor,” kata saksi mata di lokasi kejadian Riskiyatul Hidayah.

Api baru berhasil dipadaman, sekitar 1 jam lebih setelah petugas pemadam tiba di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini, namun kerugian materiel ditaksi mencapai Rp250 juta lebih.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran, namun berdasarkan dugaan, karena sambungan arus pendek listrik.

Menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, musibah kebakaran yang melanda rumah mebel kayu milik M Siran kali ini merupakan kali kelima dalam dua bulan terakhir ini. (PENAWARTA.COM)

Semangat Para Calon Awardee LPDP di Sorong untuk Melanjutkan Pendidikan

PENAWARTA.COM – Bertempat di AULA Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sorong, 35 putra putri terbaik Sorong yang telah melalui berbagai proses penyaringan untuk mengikuti Coaching Clinic.

Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 18 Mei 2019 ini merupakan salah satu bentuk kontribusi para alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang tergabung dalam Mata Garuda Papua Barat capter Sorong Raya.

Bimbingan yang dilakukan untuk persiapan pendaftaran beasiswa LPDP, meliputi bimbingan penulisan essay, simulasi seleksi, pre test toefl untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris peserta serta berbagi pengalaman pendaftaran hingga proses seleksi beasiswa LPDP.

Peserta merupakan para alumni dari beberapa perguruan tinggi di Sorong, maupun perguruan tinggi di luar Sorong, para dosen, pegawai, guru dan mahasiswa semester akhir yang memiliki kemauan tinggi untuk melanjutkan pendidikan Magister dan Doktoral melalui beasiswa LPDP.

Para peserta kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang akan dipantau dan dibimbing oleh para mentor yang merupakan alumni beasiswa LPDP dalam maupun luar negeri.

“Dengan adanya kegiatan coaching clinic ini kami berharap akan lebih banyak putra putri Papua yang dapat melanjutkan pendidikan melalui beasiswa LPDP, setelah mereka selesai study, mereka dapat kembali mengabdi dan berkontribusi untuk membangun Papua Barat pada umumnya dan Sorong pada khususnya” ujar salah satu mentor Coaching Clinic, Erpin Said. (PENAWARTA.COM)

Minggu Besok, DLH Pamekasan Ajak Masyarakat Bersih-bersih di Pantai Jumiang

PAMEKASAN, PENAWARTA.COM- Dalam rangka memberikan penyadaran terhadap masyarakat Pamekasan khususnya masyarakat pesisir, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan mengajak masyarakat untuk melaksanakan aksi bersih-bersih.

Dalam minggu ini, tepatnya pada hari Minggu tanggal 17 Maret 2019, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pamekasan akan mengadakan aksi simpatik untuk membersihkan sampah plastik di Pantai Jumiang yang akan dilangsungkan pada pukul 06.30 WIB sampai selesai.

“Walaupun tidak rutin, rencananya akan diagendakan secara periodik. Kita akan tentukan durasinya atau interval waktunya,” kata Kadis DLH Pamekasan, Amin Jabir, Senin, (12/03/2019) kemarin.

Menurutnya, kegiatan ini memang merupakan salah satu upaya untuk memprovokasi masyarakat terutama yang berada di areal sungai dan laut untuk tidak membuang sampah plastiknya, dan jika memang terlanjur, untuk berupaya membersihkan sampah-sampah itu.

Selain bersih-bersih pantai, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan melalui berbagai macam aksi seperti sosialisasi dengan stiker dan berbagai macam upaya lainnya. “Hal ini juga selalu kita upayakan untuk tetap ada, termasuk melalui media,” terangnya.

Disamping aksi-aksi nyata ini, lanjut Amin Jabir, Dirinya juga sedang mengkomunikasikan dengan beberapa stakeholder untuk melakukan aktifitas di dalam kota.

“Seperti halnya pembersihan saluran dan sungai bekerjasama dengan PU Cipta Karya dan Tata Ruang, yang memiliki program bersua sahabat dan juga TNI Polri,” katanya menjelaskan. (PW/12/03/2019)