Pantau Vaksinasi, Forkopimka Batumarmar Motivasi peserta Tak Takut divaksin

Pantau Vaksinasi, Forkopimka Batumarmar Motivasi peserta Tak Takut divaksin

Forkopimka Batumarmar kabupaten Pamekasan, Camat Fahmi, Kapolsek Ipda Safril S dan Danramil Pelda Yoyok Hari saat memantau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerah tersebut hingga memberi semangat dan motivasi pelajar untuk tak takut divaksin (penawarta-arifin)

PENAWARTA.COM – Pamekasan, Forum Koordinasi Pimpinan kecamatan yang terdiri dari Camat, Kapolsek serta Danramil Batumarmar memantau langsung pelaksanaan vaksinasi di wilayah itu untuk memotivasi para peserta vaksinasi, Sabtu (23/10/2021).

Terdapat tiga titik gerai vaksin yang berlangsung di Kecamatan Batumarmar, diantaranya, Pos Pelayanan Vaksinasi Terpadu Tamberu-Sokobanah, UPT Puskesmas Batumarmar dan SMPN 1 Batumarmar.

Forkopimka Batumarmar terus gencarkan serbuan vaksinasi sebagai upaya percepatan vaksinasi di Kecamatan tersebut, serta untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) demi mencegah dari terpaparnya virus corona.

Pelda Yoyok Hari Pjs Koramil 0826-11 Batumarmar mengatakan, selain Gerai Vaksinasi Terpadu yang sudah ada di Pos Terpadu Tamberu-Sokobanah dan Puskesmas, juga melaksanakan vaksinasi keliling yang saat ini berada di SMPN 1 Batumarmar.

“Hari ini bersama Forkopimka kita mengecek langsung pelaksanaan vaksinasi untuk memberikan dukungan dan memastikan apabila ada kendala dilapangan, sebagai evaluasi untuk kelancaran pelaksanaan selanjutnya.” terang Pelda Yoyok.

“Vaksinasi juga diberikan kepada pelajar sebagai generasi penerus yang harus dijaga agar mempunyai jiwa raga yang sehat.” sambungnya.

Sedangkan Kapolsek Batumarmar, Iptu Sapril S mengatakan, bahwa vaksin itu halal dan aman sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan takut untuk melaksanakan vaksin.

“Kepada seluruh masyarakat wilayah Batumarmar, bagi yang belum vaksin, e atoren (disilahkan) datang ka gerai vaksinasi Covid-19, vaksin itu aman dan halal,” ujarnya.

diketahui, kabupaten Pamekasan terdapat 13 kecamatan yang saat ini sudah berada di level 1. Hal itu berdasarkan peta sebaran Covid-19 pemprov Jawa Timur yang merupakan provinsi pertama masuk PPKM Level 1. (Arifin-PW3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *