Percepat Vaksinasi, Di Pamekasan Siapkan 27 Gerai Vaksin

Percepat Vaksinasi, Di Pamekasan Siapkan 27 Gerai Vaksin

Salah satu warga saat di suntik dosis vaksin Covid 19 di gerai monumen Arek Lancor, jalan Panglima Sudirman (penawarta-arifin)

PENAWARTA.COM – Pamekasan, Vaksinasi Covid 19 di kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, hingga saat ini gencar dilakukan. Sedikitnya, terdapat 27 Gerai Vaksin yang tersebar di 13 kecamatan se Pamekasan. Hal itu sebagai upaya peningkatan capaian vaksinasi minimal 70 persen dari seluruh total warga bumi Gerbang Salam, guna mengantisipasi penyebaran Covid 19 dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Tejo Baskoro, melalui Kepala Unit Intel Kodim 0826, Kapten Inf Asnan menyampaikan, gerai vaksinasi itu diciptakan guna memberikan pelayanan vaksinasi kepada warga bumi Gerbang Salam yang belum divaksin.

“Pelaksanaan vaksinasi dan penyediaan gerai vaksin ini bertujuan untuk mewujudkan kekebalan kelompok atau imunitas tubuh masyarakat meningkat, sehingga terhindar dari paparan virus corona,” kata Kapten Inf Asnan saat ditemui di lokasi vaksinasi, Jalan Panglima Sudirman, Taman Monumen Arek Lancor, Kamis (14/10/21) siang.

Menurut Asnan, di sejumlah titik, selain memberikan layanan dan ruang bagi yang mau vaksin dengan cara datang langsung ke lokasi, juga dilaksanakan penyekatan dengan memeriksa para pengguna bermotor untuk menunjukkan sertifikat vaksin dan dicocokkan dengan kartu identitas berupa E-KTP.

Bila tidak divaksin, lanjut Asnan, maka diminta untuk ke loket pendaftaran vaksinasi yang telah disiapkan petugas. Selanjutnya, mereka menunggu giliran untuk diperiksa mulai dari suhu tubuh, riwayat penyakit hingga kondisi tubuh untuk memperoleh suntikan dosis vaksin dari tenaga medis yang telah stanbay di gerai vaksin.

“Jadi di gerai vaksin, juga terdapat tim Satgas gabungan yang sudah siap siaga menjaga para pengendara bermotor, mereka terdiri dari TNI-Polri, Satpol-PP, personel Dishub dan personel lainnya untuk memeriksa identitas dan menanyakan kartu vaksinnya, bila ada yang belum vaksin maka diminta untuk divaksin terlebih dahulu,” tambahnya, menjelaskan.

Asnan menambahkan, meski dilakukan penyekatan, namun saat ini masyarkat sudah mulai menyadari akan pentingnya divaksin, sehingga hanya sebagian warga saja yang masih khawatir dan takut divaksin. Padahal vaksin itu guna meningkatkan kekebalan tubuh manusia, agar tidak rentan terpapar virus terlebih Covid 19.

Dirinya juga meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19 meski warga sudah di vaksin.

“Tetap patuhi Prokes, jangan abai terhadap protokol kesehatan, sebab Covid-19 masih ada dan belum berlalu dari ibu Pertiwi,” tandasnya. (Arifin-PW3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *