UKW dengan Protokol Kesehatan Ketat Digelar PWI Gresik

UKW dengan Protokol Kesehatan Ketat Digelar PWI Gresik

PENAWARTA.COM, GRESIK – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik, Jawa Timur menggelar uji kompetensi wartawan (UKW) dengan protokol kesehatan ketat.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-32 yang digelar organisasi profesi wartawan itu bekerja sama dengan PWI Jawa Timur di Hotel Horizon GKB Gresik, Rabu (25/8/2021).

UKW yang berlangsung selama dua hari hingga Kamis (26/8/2021) digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat karena masih suasana pandemi Covid-19. Seluruh peserta dan penguji mengikuti tes antigen untuk memastikan mereka dalam kondisi tidak terpapar virus corona.

“Saya baru tahu kalau wartawan itu ada uji kompetensinya, karena terkadang saya takut kalau ketemu wartawan. Namun, dengan melihat kalau ada uji kompetensinya, saya semakin yakin kalau ada wartawan profesional,” kata Bu Min Aminatun Habibah, saat membuka UKW.

Bu Min berharap dengan adanya UKW, para wartawan di Gresik bisa semakin profesional dan turut mendukung pembangunan Kota Pudak menjadi lebih baik melalui informasi yang diberitakan.

Ainur Rohim Ketua PWI Jatim mengatakan pelaksanaan UKW gelaran PWI Kabupaten Gresik merupakan kali pertama digelar di masa pandemi Covid-19, karena syarat untuk menyelenggarakan kegiatan ini sangat susah dan wajib memenuhi sejumlah aturan ketat.

Ainur mengapresiasi pengurus PWI Kabupaten Gresik yang menyelenggarakan UKW dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, sebagai bagian upaya pencegahan timbulnya klaster baru penyebaran virus corona.

“Selamat, semoga UKW berjalan lancar dan bisa menjadi acuan bagi pelaksanaan kegiatan serupa di PWI kabupaten/kota lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Sholahuddin Ketua PWI Gresik mengatakan pelaksanaan UKW Angkatan Ke-32 ini digelar dengan sangat hati-hati karena dilaksanakan di masa pandemi dan sebanyak 18 orang peserta (terbagi tiga kelas) yang berasal dari Surabaya, Gresik, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro itu wajib menjalani tes antigen sebelum mengikuti UKW.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan UKW ini, khususnya PT Smelting yang menjadi sponsor utama. Mudah-mudahan semua peserta bisa lulus dan dinyatakan kompeten,” kata Cak Hud, sapaan Sholahuddin. (RILIS PWI JATIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *