Pemkab Pamekasan Beri Jaminan Sosial bagi Pekerja Rentan

Pemkab Pamekasan Beri Jaminan Sosial bagi Pekerja Rentan

PENAWARTA.COM, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memutuskan hendak memberikan perlindungan perlindungan sosial berupa program Jaminan Kesejahteraan Sosial (JKN) ketenagakerjaan kepada para pekerja rentan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Selain sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam berupaya mensejahterakan rakyatnya, program perlindungan bagi tenaga kerja ini juga merupakan amanah dari undang-undang,” kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam di Pamekasan, Kamis (16/6/2021).

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat Forum Grup Discussion (FGD) Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan bersama BPJS Ketenagakerjaan di Peringgitan Dalam Mandhapah Agung Ronggosukowati, Rabu (16/6/2021) menyatakan, di Pamekasan masih banyak pekerja rentan yang belum mendapatkan perlindungan sosial dan perlindungan keselamatan kerja.

Ia menyebutkan seperti para tukang becak, buruh tani, buruh bangunan dan pedagang pasar yang semuanya bekerja di sektor informal.

“Kami akan menelaah dulu, kami buat klaster-klaster. Misalnya klaster guru ngaji, klaster tukang becak, klaster tukang ojek dan lain-lain,” kata Bupati Baddrut Tamam.

Bupati muda itu menegaskan, pihaknya akan bekerja maksimal dalam merealisasikan program atau kebijakan yang bersentuhan langsung dengan semua lapisan masyarakat.

“Kita ini ada beberapa regulasi yang mewajibkan pemerintah memberikan jaminan ketenagakerjaan. Sementara yang kita pahami dari BPJS Ketenagakerjaan itu jaminan pekerjaan, jaminan hari tua dan lain-lain, kita kaji dulu antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Indra Fitriawan menjelaskan, pekerja rentan adalah mereka yang bekerja untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan masih serba kekurangan. Pekerja rentan ini, seperti tukang becak, tukang ojek, penjual sayur, guru ngaji.

“Mereka juga berhak mendapat perlindungan ketika mengalami resiko sosial. Ini yang kita sampaikan kepada bapak bupati supaya ada kepedulian dari pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja rentan melalui program lingkaran (peduli pekerja rentan),” tegas Indra Fitriawan.

Katanya, Pemkab Pamekasan sangat responsif dan mengapresiasi terhadap program yang digagas BPJS Ketenagakerjaan ini. Sebab, pemerintah daerah menginginkan setiap masyarakat bisa mendapatkan perlindungan saat mengalami resiko kerja. “Alhamdulillah, Pemkab dalam hal ini bapak bupati menyambut baik tawaran kami,” katanya, menjelaskan. (PWI/321/ PROGRAM PRIORITAS PAMEKASAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *