PENAWARTA.COM, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pamekasan, KH. Muid Khozin beserta jajarannya melakukan sosialisasi ke tingkat kecamatan guna memperkanalkan FKUB dan mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan umat beragama.

Sosialisasi FKUB tersebut selain bersama Forum Kerukunan Wanita Umat Beragama (FKWUB) dan Forum Kerukunan Pemuda Umat Beragama (FKPUB) juga menggandeng TNI-Polri dan Camat Galis, Pademawu dan Larangan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid 19 di kabupaten Pamekasan.

Seluruh peserta maupun panitia pelaksana kegiatan sosialisasi FKUB diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum memasuki tempat.

Kemudian, pemerintah desa serta tokoh masyarakat (tomas) yang ada di tiga kecamatan tersebut. Dalam sosialisasi yang ditempatkan di pendopo Kecamatan Galis itu mengusung tema “Menjaga kerukunan umat beragama merupakan bagian dari kerukunan nasional”.

Ketua FKUB Kabupaten Pamekasan, KH Muid Khozin mengatakan, kegiatan sosialisasi FKUB ini sudah digelar di beberapa kecamatan sejak (16/11) hingga (25/11) mendatang.

“Pada Senin (16/11) kemarin kami sudah melakukan sosialisasi di tiga kecamatan yakni, Kecamatan Waru, Batumarmar, dan Pasean,” katanya, Senin (23/11/2020).

Sementara pada (18/11) kemarin, kata dia, sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Kota, Tlanakan, dan Proppo.

“Dan untuk hari ini, kami melakukan sosialisasi di Kecamatan Galis, Pademawu dan Larangan. Dan untuk kegiatan terakhir akan dilakukan di kecamatan Pegantenan, Pakong, Kadur, dan Palengaan,” ungkapnya, menjelaskan.

Dijelaskan, kegiatan sosialisasi ini dalam rangka memperkenalkan FKUB dan mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan umat beragama.

“Sebab menjaga kerukunan adalah kewajiban kita bersama. Karenanya, masyarakat di desa juga dipandang perlu untuk tahu perihal FKUB untuk kemudian dapat bersinergi menjaga kerukunan umat beragama,” lanjutnya.

Di Kabupaten Pamekasan ini, kata dia, komposisi keberagaman umat beragamanya lengkap, ada Islam, Konghucu, Kristen, Hindu, dan Budha.

KH Muid Khozin berharap sosialisasi yang dilakukannya berjalan dengan lancar dan diterima oleh tomas serta elemen masyarakat.

“Dan, jika semuanya baik dari pemerintah kecamatan, desa, tokoh masyarakat serta masyarakatnya menerima, InsyaAllah kami akan membentuk FKUB di tingkat kecamatan,” jelasnya.

Sementara Camat Galis, Amirus Shaleh menyambut baik niat FKUB untuk membentuk FKUB di tingkat kecamatan. Menurutnya, hal itu menjadi ide yang baik untuk dapat menumbuhkan semangat toleransi antar umat beragama.

“Kami siap mendukung. Nanti kami bersama para tokoh membina untuk kemudian dapat menjaga kerukunan umat, minimalnya hidup enak dalam bertetangga (toleransi antar umat beragama),” ungkap mantan Camat Kadur itu.

Menurut Amir, di kecamatan Galis ini yakni di Desa Polagan ada Vihara (tempat peribadatan non muslim), maka diharapkan dengan adanya FKUB kecamatan ini, masyarakat bisa lebih berbaur dan rasa toleransinya semakin kuat.

Untuk diketahui, selain sosialisasi FKUB dalam acara tersebut juga dilaksanakan sosialisasi anti narkoba dari pihak kepolisian setempat. (Fa/pw3)

FKUB Pamekasan Sosialisasi Ke tingkat Kecamatan dengan Prokes Ketat
Ditag pada:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *