Bupati Pamekasan minta Satgas Semprotkan Disinfektan semua Pesantren

Bupati Pamekasan minta Satgas Semprotkan Disinfektan semua Pesantren

PENAWARTA.COM – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam meminta tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan COVID-19 menyemprotkan disinfektan ke semua pondok pesantren di wilayah itu, sebagai upaya untuk mencegah penularan virus corona.

“Kalau santri yang tinggal di pondok pesantren itu memang tidak kemana-mana. Tapi keluarga atau orang tua yang mengirim ke pondok bisa saja berinteraksi dengan banyak orang. Makanya perlu dilakukan penyemprotan,” katanya saat memimpin rapat penanggulangan COVID-19 di ruang peringgitan Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Senin (23/3/2020) malam.

Selain perlu menyemprotkan disinfektan, di pondok pesantren juga perlu disediakan tempat cuci tangan. Sehingga tamu, seperti orang tua yang hendak menemui santri harus cuci tangan dulu menggunakan sabun.

Selain pondok pesantren, tempat publik lainnya yang juga perlu disemprotkan disinfektan adalah tempat ibadah, seperti masjid, mushalla, gereja dan vihara.

Tempat berkumpulnya masyarakat seperti warung, perlu dilakukan penutupan, karena ini sebagai langkah untuk melakukan pencegahan beredarnya virus corona.

Berdasarkan laporan tim Satgas Penanggulangan Virus Corona di Pamekasan, hingga kini, penyemprotan disinfektan di Pamekasan masih di 17 titik dan belum menyebar ke berbagai daerah di Pamekasan.

Sementara itu, Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Virus Corona Pamekasan, Senin (23/3/2020) malam menggelar rapat membahas hasil evaluasi dan perkembangan penyebaran virus asal Wuhan,China tersebut.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Wakil Bupati Raja’e, Kapolres AKBP Djoko Lestari dan Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Inf M Effendi hadir secara langsung dalam rapat terbatas yang digelar di peringgitan Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan ini.

Pada pukul 20.44 WIB Sekda Totok Hartono mulai membuka acara dan langsung menyampaikan sejumlah hal terkait kebijakan pemkab yang telah dilakukan.

“Ke depan perlu dilakukan ketegasan langkah oleh aparat terkait penanganan COVID-19 ini,” kata Totok.

Sekda selanjutnya memaparkan data sebaran COVID-19 di tingkat nasional, dan regional Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Pamekasan.

“Di Pamekasan ODR sebanyak 486 orang, 22 orang ODP dan satu orang PDP,” katanya.

Sejumlah pejabat pemkab yang hadir antara lain Sekda Pemkab Pamekasan Totok Hartono, Kabag Humas dan Protokoler Sigit Priyono, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Akmalul Firdus, Plt Kepala Dinkes Marsuki, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bambang Edy Suprapto.

Selanjutnya Kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) Ahmad Sjaifudin, Kabag Kesbang Imam Rifadi, Kepala Dinas Sosial Syaiful Anam, Direktur RSUD Pamekasan Farid Anwar dan Direktur RSUD Waru Hendarto.(PW-012)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *