Bupati Pamekasan Kunjungi Korban Bencana Angin Kencang dan berikan Bantuan Sembako

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam berbincang dengan warga saat meninjau lokasi bencana akibat hujan deras yang disertai dengan angin kencang.

PENAWARTA.COM – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengunjungi korban angin kencang yang terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pamekasan, Minggu (5/1/20) sore.

Setidaknya tercatat 25 rumah dan dapur milik masyarakat hancur diterjang angin yang lebih dikenal dengan sebutan angin puting tersebut. Sebanyak 18 rumah korban bencana ini terdapat di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, dan 7 rumah terdapat di Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan.

Di Desa Jarin angin puting beliung itu melanda di empat dusun. Sementara di Desa Larangan Tokol terjadi di satu dusun.

Untuk memastikan akan adanya kejadian dan melihat korban bencana itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Senin (6/1/20) pagi meninjau secara langsung kondisi para korban.

Ia didampingi Sekdakab Pamekasan Totok Hartono dan sejumlah pimpinan OPD terkait dilingkungan Pemkab Pamekasan.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Desa Jarin Kecamatan Pademawu. Bupati bersama rombongan langsung menuju salah satu rumah milik warga di Dusun Barat, Desa Jarin.

Kepala Desa Jarin H Muzakki bersama sejumlah aparat desa, kecamatan dan aparat dari OPD terkait juga tampak berada dilokasi, mendampingi Bupati Baddrut Tamam.

Seorang warga Dusun Barat Desa Desa Jarin mengungkapkan bencana hujan deras dan angin kencang yang berputar putar itu terjadi tepatnya sekitar jam 16.00 WIB.

Kejadian diawali dengan turunnya hujan yang deras. Tak lama berselang hujan turun, lalu diikuti dengan angin kencang yang mengakibatkan hancurnya sejumlah bangunan milik warga.

Rumah warga yang hancur akibat terjangan angin puting beliung itu kebanyakan rumah gedek. Ada juga bangunan rumah gedung yang terdampak, namun dibagian depan, samping atau terasnya saja yang kebetulan terbuat dari bahan seng dan asbes.

Bupati meminta masyarakat terdampak bencana untuk besabar. Kejadian atau bencana itu menurut dia, merupakan kehendak Allah. Jika yang menerima musibah sabar, maka Allah SWT akan mengangkat derajatnya dan akan menggantinya dengan keutamaan yang lebih baik.

Bupati kala itu memberikan bantuan sementara berupa sembako kepada para korban angin puting beliung itu.

Dia berjanji akan mendata secara tepat dan cermat korban dari musibah itu, lalu kemudian akan memberikan bantuan kepada mereka semua.

“Tolong data semuanya jangan ada yang tercecer. Nanti kita akan beri bantuan dari Pemkab untuk meringankan beban yang dialami oleh para korban musibah ini. Namun yang terpenting kami minta untuk semua korban bersabar, karena dengan sabar Allah akan beri balasan yang lebih utama,” katanya.

Kepala Desa Jarin H Muzakki mengaku bahwa dari pihak desa juga telah ada pesediaan bantuan kepada mereka para korban. Bantun itu nanti akan dipadukan dengan yang dari Pemkab Pamekasan. Harapannya bisa cukup dan bisa membantu meringankan beban bagi para korban bencana.

Selain di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Bupati Baddrut Tamam juga mengunjungi korban angin kencang di Kecamatan Palengaan, Pamekasan.

Sebagaimana di Desa Jarin, di Palengaan, Bupati Baddrut Tamam juga menyerahkan bantuan sementara kepada korban bencana ala kadarnya, dan menyapa secara langsung warga yang rumahnya menjadi korban angin kencang tersebut. (adv/PW/12)

https://www.youtube.com/watch?v=6qq9RwFBlyE

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.