Akademisi Delapan Negara Akan Hadiri Pekan Ngaji 5

PENAWARTA.COM – Kegiatan pekan ngaji 5 Ponpes Mambaul Ulum Bata-bata sudah berlangsung dan resmi dibuka pada Selasa malam 7 Januari 2019 kemarin.

Kegiatan tahunan dengan tema Think Global act Lokal ini akan ditutup pada sabtu 18 januari mendatang.

Kegiatan pekan ngaji ini menyajikan puluhan seminar dengan tema berbeda. Baik di Ponpes Muba puteri maupun Muba putra. Diantaranya ngaji kewirauaahaan, pemikiran Islam, peternakan, pertanian, budaya, sejarah dan sebagainya.

Sesuai jadwal, ada beberapa tokoh atau akademisi dari delapan negara yang akan hadir ke Ponpes Muba. Delapan negara itu diantaranya dari Singapure, Brunai, Malaysia, Yaman, Mesir, Sudan, Syiria, Maroko.

Mereka adalah Sayyid Syarif Adnan Talidy El-Hasany dari Maroko yang rencananya bakal Ngaji Sejarah ” Mengunggkap Sejarah Pesantren di Madura dan Kaitannya Dengan Walisongo”, kemudian Syeikh Dr. Mahir Hasan Al-Munajjid dari Syria yang bakal tentang Ngaji Pemikiran Islam
(“الوسطية من منظور إسلامي”).

Tokoh akademisi selanjutnya, Syaikh Dr. Syady Mushthofa ‘Arbasy dari Syiria. Ia akan mengisi tentang Kepustakaan Islam (“Bedah Perpustakaan Islam Internasional”), kemudian Syekh. DR. Tageldin Ahmed Saeed Abbas dari Sudan yang rencananya bakal ngaji tentang محاضرة علمية
(“جماليات التصوف الإسلامي”).

Pemateri berikutnya Syekh Dr. Mohamed Elhusseiny Farag dari Mesir yang bakal ngaji محاضرة علمية
“جماليات التصوف الإسلامي”.

Syekh Samih Al-Khuhaly dari Yaman yang akan Ngaji Retorika Dakwah
“تجديد لغة الدعوة في العصر الراهن”.

Selanjutnya Prof. Datin Dr. Raihanah Binti Hj. Abdullah dari Malaysia akan Ngaji Hukum Keluarga “Polemik Pernikahan Dini, Dalam erspektif Hukum Islam dan Hukum Positif”
Pemateri ke 8 Dr. H. Hambali Bin H. Jaili Brunei bakal Ngaji Asawaja Negara Serumpun dalam “Kajian Historis Perjuangan Kaum Sunni di Asia Tenggara”, terakhir Tuan Guru Mohamed Tooifur asal Singapure yang akan ngaji tentang “Menciptakan Entrepreneur Muslim Dengan Basis Keagamaan Yang Kuat”.

Mereka juga akan memberikan materi disiplin keilmuan kepada puluhan ribu santri, alumni muba dan masyarakat. Selain tokoh internasional, tokoh nasional juga akan diagendakan hadir, diantaranya Fahri Hamzah, Anis Matta, Sandiaga Salahuddin Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak dan tokoh-tokoh lainnya.

“Ada sekitar sembiln tokoh yang berasal dari delapan negara yang akan hadir pada pekan ngaji 5,” kata RKH. M Tohir Abd Hamid selaku Dewan A’wan Ponpes Muba.

Kiai muda visioner tersebut menjelaskan, tokoh-tokoh nasioanal dan internasional dihadirkan untuk memotivasi santri dan memberikan banyak disiplin keilmuan kepada mereka.

“Diharapkan santri memiliki kekayaan ilmu yang diperoleh dari berbagai tokoh yang memang sudah membidangi,” terangnya.

Dijelaskan, dengan kegiatan ini pula, mampu meningkatkam ekonomi masyarakat. Sebab selama pekan ngaji mereka bisa mencari rezeki dengan membuka stand.

“Masyarakat bisa memiliki keuntungan secara finansial dari kegiatan ini, itulah yang saya harapkan dan banggakan karena manfaatnya jelas,” tandasnya. (siaran pers/PW3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *