Kodim Pamekasan Bantu Bersihkan Material Longsor di Waru

Kodim Pamekasan Bantu Bersihkan Material Longsor di Waru

PENAWARTA.COM – Kodim 0826 Pamekasan bersama anggota polri , pemerintah Kecamatan Waru dan BPBD setempat, melakukan karya bakti dampak bencana alam di wilayah itu, Kamis (2/1/2020) yang terjadi pada hari Rabu (1/1/2020) kemarin.

Para personil TNI-Polri, pemerintah kecamatan waru, BPBD Pamekasan dan masyarakat membersihkan material tanah akibat longsoran di Dusun Kendal, Desa Waru Timur, Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan.

Pjs Danramil Waru Letda chb Firdausi menjelaskan, karya bakti itu merupakan kepedulian pemerintah dalam tanggap bencana

“Dari kemarin kami sudah berupaya membersihkan puing-puing longsoran sehingga hari kita melanjutkan pengerjaan sekaligus melakukan pengecekan-pengecekan dititik lainnya,” katanya, menjelaskan.

Letda chb Firdausi lebih lanjut menjelaskan bahwa karya bakti pada hari ini di fokuskna untuk membersihkan material material tanah longsor dengan panjang 5 meter, lebar 3 meter dan tinggi 5 meter yang kemarin menutup akses jalan antara Desa Waru Barat dengan Desa Sana Daya.

Prajurit TNI ini selanjutnya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada apabila terjadi hujan atau cuaca extrim karena wilayah Kecamatan Waru masuk daerah rawan bencana.

Bencana alam berupa banjir dan tanah longsor melanda Pamekasan, Jawa Timur di hari pertama 1 Januari 2020 dan menyebabkan fasilitas umum puskesmas di wilayah itu rusak, termasuk tanah longsor di Dusun Kendal, Desa Waru, Kecamatan Waru, Pamekasan.

Musibah bencana alam itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu terjadi hujan deras disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan banjir dan pemohonan tumbang.

Pagar puskesmas Waru juga jebol akibat derasnya air yang masuk ke halaman puskesmas dan kejadian ini sempat menyebabkan arus lalu lintas dari arah Waru menuju Kota Pamekasan terganggu.

Selain menyebabkan longsor di Desa Waru Barat dan mengakibatkan tembok Puskesmas Waru jebol, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di hari pertama tahun 2020 di Kecamatan Waru ini, juga menyebabkan sejumlah tebing di Desa Waru Timur longsor.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan telah mengingatkan akan potensi hujan deras yang disertai angin kencang di awal tahun.

“Sesuai dengan prakiraan yang disampaikan oleh BMKG, cuaca buruk masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan,” kata Kepala BPBD Pemkab Pamekasan Akmalul Firdaus.

Sementara itu, Kecamatan Waru memang termasuk salah satu kecamatan dari 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan yang rawan terjadi bencana alam berupa angin kencang dan tanah longsor.

Kecamatan lainnya yang juga rawan bencana alam adalah Kecamatan Palengaan, Pegantenan, Pakong, Proppo, Kecamatan Pademawu, Tlanakan dan Kecamatan Pamekasan. (PW-012)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *