HaMas: Program Pembangunan di Pamekasan Harus Berbasis Data

oleh -
Dilaog publik bertajuk "Mengawal Pembangunan dan Infrastruktur Pamekasan" yang digelar JTV Madura, Jumat (6/12/2019)

PENAWARTA.COM – Wakil Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Haji Maskur Rasyid menyatakan, agar program pembangunan yang dicanangkan Pemkab Pamekasan melalui masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) harus berbasis data, agar bisa tepat guna dan bernilai guna bagi masyarakat Pamekasan.

“Selain data, target dan sasaran program pembangunan juga harus jelas, dengan memetakan berdasarkan kebutuhan,” kata “HaMas” sapaan akrab Haji Maskur Rasyid itu di Pamekasan, Sabtu (7/12/2019) pagi.

Dengan cara seperti itu, sambung dia, maka program pembangunan di Pamekasan akan lebih terarah, terukur dan tepat sasaran. Selama ini, yang sering terjadi adalah data yang kurang valid.

“Jika data lengkap, kan bisa ditentukan berapa panjang jalan yang harus diaspal dan berapa yang haris dipaving, sehingga benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” kata polikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Dan data ini, sambung Hamas, sebenarnya bukan hanya untuk bidang infrastruktur saja, akan tetapi juga bidang lainnya, seperti bidang pendidikan, kesehatan dan bidang-bidang lainnya yang menyangkut masyarakat luas di Kabupaten Pamekasan.

Sebelumnya dalam dialog bertajuk “Mengawal Pembangunan dan Infrastruktur Pamekasan” yang digelar JTV Madura, Jumat (6/12/2019) HaMas juga menyinggung pentingnya program yang terarah antara masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Program yang tumpang-tindih antara satu OPD dengan OPD lainnya hanya akan banyak menguras anggaran, akan tetapi sebarannya kurang luas, disamping juga bisa memboroskan penggunaan anggaran.

“Yang selalu kami tekankan ke pihak eksekutif dalam setiap rapat koordinasi dan serap informasi tentang hal itu,” katanya.

Hal lain yang juga disampaikan HaMas terkait pembangunan infrastruktur di Pamekasan pentingnya asas pemerataan antar berbagai wilayah di Kabupaten Pamekasan, semisal antara wilayah utara dengan wilayah selatan.

Poin ini dinilai penting, karena pembangunan infrastruktur memiliki pengaruh penting pada pertumbungan ekonomi masyarakat. “Aspek pemerataan pembangunan ini, memang sudah menjadi atensi Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakilnya Raja’e,” kata Haji Maskur.

Namun demikian, komitmen baik Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan tersebut, harus didukung sepenuhnya oleh institusi teknis, yakni masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan. Sebab sebagus apapun program yang dicanangkan oleh kepala daerah, tanpa dukungan dan komitmen dinas teknis, maka sulit akan terwujud sesuai harapan.

Demikian juga, dengan upaya percepatan realisasi program yang kini diinstruksikan oleh Presiden RI Joko Widodo, agar lelang proyek mulai Januari dan pelaksanaannya Maret, akan sulit terlaksana dengan baik, jika masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan tidak bergerak cepat merealisasikan instruksi tersebut.

Politikus PPP Haji Maskur Rasyid ini merupakan satu dari dua narasumber dalam dialog bertajuk “Mengawal Pembangunan dan Infrastruktur Pamekasan” di JTV Madura yang disiarkan secara live, Jumat (6/12/2019) itu.

Narasumber lainnya yang juga diundang hadir dalam dialog publik yang dipandu oleh Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan Esa Arif AS itu adalah politikus Partai Demokrat Ismail. (PENAWARTA.COM)