Sampang Manfaatkan Hari Jadi Pamerkan Potensi Daerah

oleh -
Bupati Sampang Slamet Junaidi meninjau pameran pembangunan di Lapangan Wijaya Kusuma Sampang.

PENAWARTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, memanfaatkan momentum Hari Jadi Ke-396 kabupaten itu, sebagai media untuk memamerkan berbagai potensi ekonomi dan hasil pembangunan di wilayah itu dalam bentuk kegiatan Pameran Pembangunan 2019.

Menurut Bupati Sampang Slamet Junaidi di Sampang Selasa (5/11/2019), pameran pembangunan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-396 Kabupaten Sampang yang digelar di Lapangan Wijaya Kusuma akan berlangsung selama 13 November 2019.

“Selain hasil karya pembangunan, hasil kerajinan kreatif masyarakat Sampang juga dipamerkan pada pameran ini dengan tujuan agar menjadi daya ungkit ekonomi masyarakat Sampang,” kata Junaidi, menjelaskan.

Pameran ini, sambung dia, sekaligus sebagai wadah promosi bagi para pengrajin kreatif yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Sampang. Sehingga, produk-produk lokal masyarakat Sampang akan lebih dikenal luas.

“Misalnya hasil kerajinan masyarakat Pantura, nanti juga akan dikenal oleh masyarakat di wilayah selatan Sampang ini, dan demikian juga sebaliknya,” katanya.

Masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sampang juga ikut memeriahkan pameran pembangunan dan ekonomi di Kabupaten Sampang yang digelar pemkab dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sampang tersebut.

Bupati menyatakan, melalui wadah itu, diharapkan bisa menumbuhkan semangat bagi UKM dan usaha sejenisnya agar lebih aktif dalam berbagai usaha perekonomian dan kerajinan sehingga mampu menumbuhkan perkembangan ekonomi kreatif.

“Semua pihak tentunya harus bergandeng tangan dan bersinergi membangun Kota Bahari ini, jangan malu mengaku orang Sampang, sudah banyak program kerja nasional yang sukses di Sampang ini,” kata bupati.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Pameran Pembangunan Hari Jadi Ke-396 Kabupaten Sampang Imam Sanusi, kegiatan pameran pembangunan ini tidak menggunakan dana APBD Pemkab Sampang, akan tetapi terselenggara berkat kerja sama saling menguntungkan antara berbagai pihak.

“Ini tentunya menunjukkan bahwa Sampang tetap bisa melaksanakan kegiatan kendatipun dengan anggaran yang terbatas, yakni dengan cara menggerakkan semua elemen masyarakat yang berkepentingan yang ada di Sampang ini,” katanya, menjelaskan. (PENAWARTA.COM)