WCDI di Pantai Tlanakan, Wabup: Persoalan Sampah Harus Menjadi Kesadaran Bersama

oleh -

PENAWARTA.COM – Wakil Bupati Pamekasan, H. Raja’e menyatakan, persoalan sampah bukan saja menjadi persoalan pemerintah daerah, tetapi menjadi persoalan bersama yang harus ditangani secara serius dan menjadi kesadaran bersama. Hal itu disampaikan Raja’e saat menghadiri Word Cleanup Day Indonesia (WCDI) atau hari bersih – bersih se Dunia.

“Kita ikut prihatin dengan kondisi lingkungan dan pantai kita. Makanya kami hadir sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan pantai kita dengan berpartisipasi dalam kegiatan hari bersih – bersih se Dunia,” kata Wabup ditengah ribuan relawan bersih-bersih sampah plastik di pantai Tlanakan, Sabtu (21/9/2019) pagi.

Dok penawarta.com : Wabup Raja’e bersama sejumlah relawan menanam pohon mangrove di pantai Tlanakan

Menurut Raja’e, masyarakat harus menyadari bahwa kebersihan itu tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya Pemkab maupun relawan peduli lingkungan saja.

Di Pantai Tlanakan tersebut, Wabup Raja’e turut serta bersama 1.500 relawan dari berbagai organisasi masyarakat. Bahkan Forum Wartawan Pamekasan (FWP) juga ikut ambil bagian dalam rangka memperingati Hari bersih – bersih se Dunia yanbg yang digelar serentak di 158 negara itu.

Menurut Raja’e, ketika pantai pesisir bersih, maka lautan tidak akan tercemari. Bahkan, ia menilai pantai Tlanakan tak kalah bagus dengan pantai Bali. Hanya saja, kesadaran masyarakat harus tumbuh untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Kegiatan seperti ini memang digelar setiap tahunan, tetapi diharapkan bisa berkesinambungan. Artinya, kedepan bisa setiap bulan. Bagi yang biasa membuang sampah sembarangan, mengotori lingkungan, ayo kedepan kebiasaan itu dirubah,” katanya mengajak seluruh masyarakat di Pamekasan.

Disisi lain, selama bersih – bersih sampah plastik berlangsung, Wabup bersama DLH, Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) dan relawan juga menanam pohon mangrove guna menjaga kelestarian pantai.

Sebagai informasi, bersih – bersih sampah plastik di pantai Tlanakan merupakan inisiatif Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) sebagai rangkaian kegiatan hari bersih – bersih se Dunia dengan mengundang para relawan, semua Orgainsasi kemasyarakatan, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Instansi pemerintah serta seluruh elemen masyarakat sekitar Kecamatan Tlanakan guna menjaga pantai Tlanakan asri. (PW3)