Bupati Pamekasan Lepas Karnaval Peringatan HUT ke 74 RI, Begini Maknanya

Bupati Pamekasan Lepas Karnaval Peringatan HUT ke 74 RI, Begini Maknanya

PENAWARTA.COM – Bupati Pamekasan, Madura Jawa Timur, Baddrut Tamam menilai peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI sebagai wadah pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia. Hal itu disampaikan usai dirinya melepas peserta karnaval di depan kantor Bappeda, Senin (12/08/2019).

“Peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI kali ini bertema “SDM Unggul dan Indonesia Maju”, perlu kita cermati dan menghayati karena permasalah kita semua berujung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” ungkap orang nomor satu itu.

Baddrut mengatakan, dinamika politik, pembangunan, kemiskinan, kebodohan dan hukum serta banyak persoalan lainnya menjadi kometmen dan tekad bersama memberi ketauladanan, mendorong bergotong-royong, berintegritas demi terwujud keadilan dan kesejahteraan rakyat.

“Seperti harapan para pejuang bangsa ini, kedepan pembangunan sumber daya itu, Pemerintah kabupaten Pamekasan akan memaksimalkan kemampuan meningkatkan sumber daya aparatur dan memberikan beasiswa bagi anak berprestasi yang kurang mampu,” lanjutnya.

menurutnya, pelepasan peserta karnaval budaya dan Pembangunan merefleksikan tekad, semangat serta keinginan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan dalam bentuk atraksi sejarah, keragaman budaya, penampilan program dan hasil pembangunan Pamekasan.

“Penampilan tematik, peningkatan semangat kejuangan kita semuanya. Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini buah perjuangan dari seluruh pahlawan yang mendahului kita,” katanya, menjelaskan.

Lebih lanjut bupati Baddrut mengungkapkan sebagai tanda semangat pengorbanan untuk bangsa dan negara perlu ditancapkan di pikiran dan hati kita menjadi gerak dan langkah pengabdian serta menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan Pemkab dalam rangka memperingati HUT ke 74 kemerdekaan RI kali ini bertema “Pengembangan Budaya Lokal Sebagai Penyangga NKRI menuju Pamekasan Hebat, Rajjha, Bhajjra tor Parjhuga”.

Adapun peserta untuk tingkat SD/MI 12 kelompok dengan mengangkat s sub tema ‘Kepahlawanan’, jenjang SMP/MTs diikuti 10 lembaga dengan sub tema ‘Budaya Lokal Madura’. Peserta tingkat SMA, SMK dan MA diikuti sebanyak 8 lembaga dengan sub tema ‘Batik Pamekasan’. (PW3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *