PWI Malang Bentuk Tim Rescue

oleh -

PENAWARTA.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Selasa (2/7/2019), melaunching Tim Rescue yang beranggotakan sejumlah jurnalis. Tim Rescue yang dibentuk PWI sebagai pengembangan dan mendidik, serta melatih para jurnalis. Targetnya agar wartawan memiliki skill atau keahlian dalam bidang kebencanaan.

Demikian disampaikan Ketua PWI Malang Raya, Ariful Huda, Selasa (2/7/2019), usai menggelar Halal Bihalal bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompida), Pengusaha, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Parpol se-Malang Raya, di Istana Dieng Malang.

Arif menilai, para jurnalis yang bertugas meliput berita di wilayah Malang Raya ini, dipastikan mereka belum memiliki ilmu dasar Search And Rescue (SAR). Sehingga mereka sering terjebak dalam lokasi bencana saat melakukan peliputan.

“Berangkat dari itu, maka PWI Malang Raya membentuk tim rescue, agar para jurnalis ketika terjadi bencana bisa menyelamatkan dirinya sendiri, dan juga bisa membantu korban bencana,” terang Arif, dalam rilis yang diterima penawarta.com, Selasa (2/7/2019) malam.

Menurut Arif, dari rasa kepedulian kepada sesama berdasarkan nurani untuk menolong orang lain itulah, maka PWI Malang membentuk Tim Rescue. Mengingat, wilayah Malang Raya ini, khususnya wilayah Kabupaten Malang merupakan salah satu daerah di Jawa Timur (Jatim) yang masuk rawan terjadinya bencana alam.

Sehingga, dengan dibentuknya PWI Malang Rescue, maka para jurnalis bisa melakukan peliputan di lokasi bencana, karena mereka sudah dibekali ilmu dalam penyelamatan.

“Kami meminta dukungan kepada masyarakat dan lembaga yang begerak dibidang rescue, agar para jurnalis yang tergabung dalam PWI Malang Rescue bisa menjalankan kegiatan kemanusiannya secara profesional, dan tetap menjalankan tugasnya dalam melakukan peliputan di lokasi bencana,” ujar Arif.

Ditempat yang sama, Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Aprilianto menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada PWI Malang, yang telah membentuk tim rescue yang beranggotakan para jurnalis.

Sehingga dirinya sangat mendukung PWI Malang Rescue, dan PMI sendiri telah siap memberikan pelatihan rescue kepada para jurnalis.

“Mengingat di wilayah Kabupaten Malang sebagai daerah yang rawan terjadinya bencana alam. Sehingga dibutuhkan para relawan untuk membantu dalam penyelamatan korban ketika di wilayahnya terjadi bencana alam,” paparnya. (PENAWARTA.COM)