Cegah Stunting, Pemkab Pamekasan Rembuk Strategi Konvergensi Penanggulangan dan Pencegahan

Cegah Stunting, Pemkab Pamekasan Rembuk Strategi Konvergensi Penanggulangan dan Pencegahan

PENAWARTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar rembuk stunting sebagai strategi konvergensi penanggulangan dan pencegahan stunting di wilayah itu, Senin (29/7/2019) di pendopo Agung Ronggosukowati.

Bupati Pamekasan, Madura Jawa Timur, Baddrut Tamam melalui Sekda Totok Hartono mengatakan, rembuk stunting ini merupakan aksi ketiga dari pilar ketiga penanganan stunting.

“Kegiatan rembuk stunting adalah suatu langkah penting yang dilaksanakan dengan maksud, bahwa pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama – sama akan melakukan konfirmasi, sinkronisasi dan sinergitas hasil analisisasi dan penyusunan rancangan kegiatan dari OPD penanggung jawab pelayanan di tingkat kabupaten, Kecamatan, puskesmas dan tingkat desa,” kata Totok Hartono saat memberikan arahan.

Setelah rembuk stunting ini, lanjut mantan Kadis PUPR, dan memiliki rancangan rencana kegiatan yang merupakan aksi kedua dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting terintegrasi dengan desa prioritas 2020.

Hasil riset kesehatan dasar (Risetsar) 2018 menunjukkan, penurunan revalensi stunting di tingkat nasional sebesar 6,4 persen selama periode 5 tahun, yaitu dari 37, 2 persen menjadi 30,8 persen pada tahun 2018.

“Sedangkan hasil riset kesehatan dasar di Jawa Timur pada tahun 2018 mencapai 32, 7 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa revalensi stunting di Jawa Timur masih diatas angka rata rata nasional.

“Pada tahun 2013, angka stunting di Pamekasan mencapai 42, 5 persen. Saai ini telah turun menjadi 27,67 persen. Hal itu berkat kerja keras para relawan, tim medis dan tim kesehatan,” imbuhnya. (PW3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *