Mahasiswa UTM Jadi Korban Begal Sadis di Bangkalan Madura

oleh -
Salah satu korban begal sadis di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

PENAWARTA.COM – Warga yang menjadi korban begal sadis di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur ternyata seorang mahasiswa di kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan.

Hal ini disampaikan oleh Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno kepada wartawan di wilayah itu, saat menjelaskan tentang terjadinya kasus pembegalan di wilayah itu.

“Informasinya seorang mahasiswa, tinggal di kawasan kampus UTM, dan dia hendak pulang ke Gresik,” katanya, Minggu (12/5/2019).

Kasus begal sadis di paling barat di Pulau Madura ini semakin marak, memasuki bulan suci Ramadhan ini.

Kasus kejahatan di Kabupaten Bangkalan, Madura, terus terjadi, dan marak setelah setelah ibadah shalat tarawih.

Menurut Iptu Suyitno saat ini yang sering terjadi di jalan menuju akses tol Jembatan Suramadu, yakni di Desa Morkepek, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

“Iya benar. Saya konfirmasi ke Kasatreskrim dan ke Polsek Sukolilo, benar,” ungkap Suyitno kepada wartawan Bangkalan.

Aksi begal di Kabupaten Bangkalan sempat mereda selama hampir sepuluh bulan terakhir. Setelah tindakan represif bahkan hingga tembak mati terhadap tiga pelaku begal di tempuh Polres Bangkalan di pertengahan 2018.

Namun, kini seorang warga kembali menjadi korban begal sadis. sekira pukul 11.30 WIB, seorang pengendara sepeda motor, Dian Wibowo (22), Desa/Kelurahan Panti, Kecamatan Menganti, Gresik ditemukan terkapar di Jalan Desa Morkepek Kecamatan Labang, Bangkalan.

Suyitno menjelaskan, anggota Satreskrim Polres Bangkalan telah menemui korban yang tengah dirawat di Puskesmas Kamal.

Sementara itu, berdasarkan catatan media, kabupaten Bangkalan memang tergolong kabupaten yang rawan terjadi tindak pidana kriminal, dibanding tiga kabupaten lain di Madura, yakni Sampang, Pamekasan dan Sumenep. (PENAWARTA.COM)