Pemungutan suara di TPS-20 Kelurahan Kowel Lambat

oleh -
Situasi di TPS-20 Kelurahan Kowel, Pamekasan, Madura, pada pukul 07.20 WIB masih terlihat lengang dan belum ada petugas KPPS dan petugas keamanan yang datang ke lokasi TPS.

PENAWARTA.COM – Pemunguatan suara pemilu Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten di TPS-20 Kelurahan Kowel, Pamekasan, Jawa Timur lambat, bahkan hingga pukul 7.20 WIB belum ada petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang datang ke TPS.

Padahal sesuai dengan ketentuan, pelaksanaan pemungutan suara, serentak dimulai pukul 07.00 WIB. Tidak hanya petugas KPPS, petugas keamanan juga belum terlihat di lokasi tempat pemungutan suara yang terletak di Dusun Ngaporan, Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota, Pamekasan.

“Padahal, disini masuk kecamatan kota, dan lokasinya tidak terlalu jauh dari kota,” kata warga setempat, Zaini Zen.

Ayah dua orang anak sengaja lebih pagi, karena ia segera bekerja, sebagaimana biasanya.

Di lokasi TPS, juga terlihat belum siap, dan hanya terpasang bilik suara, tenda, dan kursi yang akan ditempati petugas penyelenggara pemilu di TPS itu.

Secara terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan Moh Hamzah menyatakan, pihanya telah menyampaikan tentang waktu pelaksanaan pemungutan suara itu kepada masing-masing penyelenggara, melalui panitia pemungutan suara (PPS).

“Dalam berbagai kegiatan sosialisasi telah kami sampaian, bahwa pada pukul 07.00 WIB harus dimulai,” kata Hamzah.

Terait keterlambatan pelasaan pemungutan suara sebagaimana kasus yang terjadi di TPS-20 Dusun Ngaporan, Kelurahan Kowel, Pamekasan itu, Hamzah menyatakan, akan meminta pertanggung jawaban panitia pemilihan kecamatan (PPK) Pamekasan dan panitia pemungutan suara (PPS) Kelurahan Kowel.

Pemilu 17 April 2019 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur kali ini digelar di 3.133 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan dengan jumlah pemilih sebanyak 706.619 orang.

Menurut Divisi Perencanaan dan Data KPU Pamekasan Mohammad Subhan, mereka itu terbagi dalam beberapa kelompok usia, yakni sebanyak 161.216 orang pemilih produktif dengan klasifikasi usia 31-40 tahun, dan pemilih berusia 21-30 tahun sebanyak 159.534 orang.

“Kalau DPT yang berusia antara 41 hingga 50 tahun terdata sebanyak 137.409 orang dan katagori usia 51-60 tahun sebanyak 96.667 orang pemilih,” tuturnya.

Selanjutnya katagori usia pemilih 60 tahun ke atas sebanyak 87.770 orang pemilih dan pemilih pemula atau pemilih berusia 20 tahun ke bawah sebanyak 64.023 orang. (PENAWARTA.COM)