“MM” dan “ANQ” dalam Kehidupan Hettik Selfia

oleh -
Foto Muhammad Hadari bersama istri keduanya Hettik Selfia asal Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura.

PENAWARTA.COM – Laporan dugaan kekerasan yang disampaikan perempuan asal Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Hettik Selfia atas suaminya Muhammad Hadari ke Mapolres Pamekasan, terus mendapatkan tanggapan balik dari pihak terlapor.

Dalam jumpa pers yang disampaikan Muhammad Hadari bersama penasihat hukumnya beberapa hari lalu Hadari disebutkan, ada lelaki lain dalam kehidupan Hettik Selfia selain dirinya.

Lelaki itu berinisial “MM” dan “ANQ”. MM merupakan caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), sedangkan “ANQ” merupakan anggota DPR RI.

Hadari menuturkan, pernah pada suatu hari, saat Hettik dan Hadari bersantai di rumah kosnya di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan Hettik langsung mengajak Hadari lari karena melihat ada MM dan QM. “MM ini adalah Caleg DPR RI dari PAN Dapil Madura,” kata penasihat hukum Muhammad Hadari, Sulaisi Abdurrazaq, menjelaskan.

Kala itu, tanpa berpikir panjang, Hadari langsung mengikuti keinginan sang istri dan membawa Hettik ke rumah salah seorang temannya. Setelah sampai dirumah teman Hadari itu, ternyata Hettik mengaku telah bertunangan dengan salah satu anggota DPR RI dari Dapil Jawa Barat berinisial ANQ.

Padahal dirinya pada saat itu masih sebagai istri sah Muhammad Hadari secara secara agama. Bahkan kepada Hadari Hettik mengaku telah dibelikan rumah oleh “ANQ” dan telah diberi pekerjaan.

“Tapi si Hettik ini bilang tidak akan melepaskan Hadari. Ini kan suatu cara berpikir yang aneh,” ucap Sulaisi yang dibenarkan oleh Muhammad Hadari saat bersama penasihat hukumnya Sulaisi yang menyampaikan hak jawab atas pemberitaan Hadari di media.

Hal lain yang juga menjadi titik klarifikasi pihak Hadari tentang pernyataan penasihat hukum Hettik Selfia yang menyebutkan bahwa sebelum melapor Muhammad Hadari pihaknya telah menyampaikan somasi kepada Hadari.

Padahal, kata Sulaisi, selama ini tidak pernah ada somasi kepada Muhammad Hadari, kecuali seseorang yang mengaku sebagai pengacara Hettik Selfia mengirim pesan melalui aplikasi whatshapp (WA), dan seolah-olah berharap dapat mengambil keuntungan dari hubungan antara Muhammad Hadari dan Hattik Selfia dengan membawa-bawa pasal dan sedikit tekanan bahasa berharap ada sinyal/respon dari Muhammad Hadari.

“Jadi, tidak pernah ada somasi, kalau mengirim WA kepada klien kami memang benar,” kata Sulaisi, menjelaskan. (PENAWARTA.COM)