Bupati Pamekasan Tutup Tempat Karaoke

oleh -

PENAWARTA COM – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bersama Wakil Bupati Raja’e menutup secara langsung sejumlah tempat karaoke yang ada di Kabupaten Pamekasan.

Penutupan dilakukan, karena ada pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada Pemkab Pamekasan bahwa tempat karaoke itu menjadi tempat maksiat di Kabupaten Pamekasan.

Sejumlah tempat karaoke yang ditutup langsung Bupati Pamekasan antara lain tempat karaoke di Hotel Putri yang terletak di Jalan Trunojoyo Pamekasan.

Tempat karaoke lainnya adalah King One, karaoke Kampung Q-ta, Dapur Desa, dan karaoke di Puja Sera, Pamekasan.

Sebelum melakukan penutupan, Bupati Pamekasan terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan pimpinan LPI Pamekasan Kiai Abd Aziz yang merupakan penggerak penutupan usaha hiburan dan event organizer di Kabupaten Pamekasan dengan dalih karena mengandung maksiat dan menodai ajaran agama Islam.

Kiai ini menginginkan agar Pamekasan bebas dari berbagai jenis hiburan apapun dan Kabupaten Pamekasan menerapkan kabupaten yang bersyariat Islam seperti di Arab Saudi dan di Aceh.

Akibat penutupan ini, sejumlah karyawan yang selama ini mengais rizki untuk memenuhi kebutuhan keluargae dari usaha hiburan itu, terpaksa menganggur.

Dalam berbagai pertemuan yang digelar dengan Pemkab Pamekasan sebelumnya, kelompok masyarakat ini hanya meminta tempat karaoke ditutup dan belum ada solusi bagaimana para pekerja di tempat usaha hiburan tersebut mendapatkan penghasilan pengganti, sedangkan diantara mereka sudah ada yang memiliki anak dan istri dan menjadi tulang punggung keluarga. (PW/Is/As/01/2019)